Paul Pogba Tidak Perlu Ban Kapten untuk Jadi Pemimpin di Man United

Jiwa kepemimpinan tidak didapat dengan hanya disematkan ban kapten.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 13 Agustus 2018
Paul Pogba Tidak Perlu Ban Kapten untuk Jadi Pemimpin di Man United
Paul Pogba (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Di tengah rumor kepergian Paul Pogba dari Manchester United, Jose Mourinho membuat keputusan – yang menurut fans dan pemerhati sepak bola – tepat dengan menunjuk Pogba sebagai kapten tim saat melawan Leicester City di Old Trafford.

Pogba memimpin Man United memenangi laga dengan skor 2-1 di pekan pertama Premier League 2018-19 melalui gol penalti yang dicetaknya, serta satu gol dari Luke Shaw. Gelandang Prancis berusia 25 tahun menjadi kapten setelah Antonio Valencia cedera. Penunjukkan itu dinilai tepat oleh publik.

Pasalnya, penunjukkan kapten Man United itu dianggap sebagai siasat Mourinho agar Pogba tidak hengkang ke klub Eropa lainnya di sisa waktu bursa transfer musim panas di Eropa. Seperti yang telah diketahui sebelumnya, hubungan Pogba tidak baik dengan Mourinho menyusul perdebatan soal posisi bermain musim lalu, hingga dia ingin hengkang dan kabarnya, ke Barcelona.

Pogba pun senang diberi tanggung jawab tersebut, terutamanya karena dia besar dari akademi Man United. Apalagi, di masa lalu Man United pernah memiliki kapten-kapten yang hebat seperti Eric Cantona, Bryan Robson, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Roy Keane, Ryan Giggs.

“Saya selalu mencintai klub ini. Saya cinta klub ini. Saya datang dari akademi, tumbuh, dan saya bermain untuk tim utama. Bagi saya, mimpi jadi nyata. Mengenakan ban kapten ini lebih spesial karena masa lalu, karena pemain-pemain yang bermain di sini dan pemain yang pernah mengenakannya. Jelas ini kehormatan untuk saya. Ketika saya mengenakannya, saya mendapat kepercayaan dari fans,” papar Pogba di Goal, Minggu (12/8).

“Mereka semua di sini, membantu saya, rekan setim saya, jelas sekali hal ini membuat saya ingin memberikan cinta kepada mereka dan juga performa bagus ketika bertanding,” sambungnya.

Kendati demikian, Pogba menegaskan bahwa dia tidak perlu ban kapten untuk jadi pemimpin di United. Dia mengakui belajar jadi pemimpin dari pemain-pemain hebat di masa lalu yang pernah bermain dengannya di United dan Juventus.

“Ketika saya pertama berada di United, Rio Ferdinand kapten tim, begitu juga Patrice Evra. Lalu saya pergi ke Juventus, dan Giorgio Chiellini serta (Gianluigi) Buffon kapten tim. Ketika saya masih muda, Michael Carrick juga terkadang menjadi kapten. Saya belajar dari mereka semua, tapi saya pikir, tidak ada buku panduan untuk jadi pemimpin,” tambah Pogba.

“Itu (menjadi pemimpin) bukan tentang mengenakan ban kapten. Saya selalu berbicara dengan rekan setim. Ini bukan peran yang saya berikan kepada diri sendiri. Saya hanya mencoba membantu tim sebanyak mungkin, seperti mereka juga membantu saya,” urainya.

Breaking News Manchester United Jose Mourinho Paul Pogba

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ogah Pasrah
Simulator Football Meets Data mengunggulkan Inggris saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, head to head, dan analisis jelang pertandingan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ogah Pasrah
Prediksi
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Tim Samba Diunggulkan
Brasil diunggulkan mengalahkan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berdasarkan simulasi Football Meets Data. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, head to head, dan analisis jelang laga.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Tim Samba Diunggulkan
Liga Indonesia
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Witan Sulaeman mengungkap alasan memperpanjang kontrak bersama Persija Jakarta hingga 2029. Kehadiran Shin Tae-yong serta ambisi mempersembahkan gelar juara menjadi faktor utama.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta hingga 2029
Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak Witan Sulaeman hingga musim 2028/2029. Presiden Mohamad Prapanca berharap Witan kembali tampil terbaik di bawah arahan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Witan Sulaeman Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta hingga 2029
Liga Indonesia
Persib Bandung Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gelandang Jepang
Persib Bandung resmi mendatangkan Ragnar Oratmangoen dan gelandang Jepang Gakuto Notsuda untuk menghadapi Super League 2026. Simak profil singkat dan kiprah kedua pemain anyar Maung Bandung.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Persib Bandung Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gelandang Jepang
Timnas
Malaysia Jadi Lawan Pembuka di Manahan, David Nascimento Ingin Timnas U-17 Rutin Uji Coba Internasional
Pelatih Timnas Indonesia U-17 David Nascimento menegaskan pentingnya uji coba internasional jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Malaysia menjadi lawan pertama Garuda Muda sebelum menghadapi Tiongkok pada agenda berikutnya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Malaysia Jadi Lawan Pembuka di Manahan, David Nascimento Ingin Timnas U-17 Rutin Uji Coba Internasional
Timnas
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Ketua BTN Sumardji menegaskan Piala AFF bukan "piala ciki". PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF 2026 setelah enam kali menjadi runner-up.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Piala Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Muhammad Rayhan Hannan mengaku menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai kelas gratis. Gelandang Persija itu belajar dari Lionel Messi dan Vitinha untuk meningkatkan permainannya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Setelah empat musim bersama, Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink resmi berpisah.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Prediksi
Prediksi dan Statistik Paraguay vs Prancis: Hati-hati, Les Bleus
Prancis vs Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit. Simak prediksi laga, head to head, hingga potensi Kylian Mbappe menambah gol.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Paraguay vs Prancis: Hati-hati, Les Bleus
Bagikan