Pada Dasarnya Juventus, Inter, Roma, dan Milan Bangkrut

Arief HadiArief Hadi - Minggu, 16 Oktober 2022
Pada Dasarnya Juventus, Inter, Roma, dan Milan Bangkrut
Juventus dan AS Roma (Twitter)

BolaSkor.com - Sepak bola telah jauh berubah dari sisi kepemilikan klub khususnya di Italia. Sudah sangat jarang dilihat satu klub dikelola khusus oleh satu pemilik klub seperti di masa lalu ada Massimo Moratti di Inter Milan, atau Silvio Berlusconi di AC Milan.

Pembahasan itu jadi topik menarik yang ramai diperbincangkan oleh Direktur Olahraga Lazio yang juga mantan pemain profesional, Igli Tare, kala ia berbicara di sebuah event di Universitas LUISS di Roma mengenai evolusi olahraga dan profil ekonomi klub-klub.

Dalam kesempatan itu Tare menyindir klub-klub Serie A yang dimiliki oleh perusahaan multi-nasional hanya mementingkan keuntungan dari sisi komersil, hingga tak ada lagi passion dengan sepak bola.

Tare menyebut empat klub Italia yang masih dimiliki oleh keluarga seperti Lazio, Napoli, Atalanta, dan Udinese. Sementara empat klub dengan nama besar seperti Juventus, AS Roma, Inter Milan, dan AC Milan dinilainya pada dasarnya sudah bangkrut.

Baca Juga:

Torino 0-1 Juventus: Il Toro Kembali Gagal Tanduk Si Nyonya Tua

Kalah dari Milan, Juventus Bermain Bagus Cuma 20 Menit

Juventus Kalah Lagi, Massimiliano Allegri Mencoba Tenang

Igli Tare

"Hanya ada empat klub di Italia yang masih dimiliki oleh keluarga: Udinese, Atalanta, Lazio dan Napoli," kata Tare, meski pun secara teknis Atalanta sekarang dimiliki bersama dengan bantuan dana dari Amerika.

"Saya mendukung jenis kepemilikan itu, karena perusahaan multi-nasional hanya memiliki kepentingan komersial dan Anda kehilangan kegembiraan sepak bola, hasrat dan cinta untuk olahraga itu.

"Dana itu bekerja dengan algoritma dan tidak peduli dengan sejarah klub atau kota. Saya fans klasik sepak bola. Ini adalah tahun ke-15 saya di Lazio, saya beruntung bekerja dengan klub yang memiliki pendekatan keuangan yang baik."

"Saat ini ada klub seperti Juventus, Roma, Milan, dan Inter yang secara teknis bangkrut, tetapi mereka tetap hidup karena sistem membutuhkan mereka."

"Penting bagi kami untuk memiliki lebih banyak klub yang melihat proyek jangka panjang," terang pria asal Albania tersebut.

Sekedar catatan, klub yang dimiliki perusahaan multi-nasional juga tidak selalu memberikan keuntungan. Ambil contoh PSG yang mengumumkan kerugian 300 juta euro dari tahun finansial, serta Juventus yang merugi sebesar 254,3 juta euro.

Serie a Milan AC Milan Inter Milan Roma AS Roma Juventus Igli Tare
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.400

Bagikan