Otavio Dutra Senang Bisa Jadi Bagian Sejarah Tim Juara dan Timnas Indonesia

Setiap pesepak bola pastinya memiliki kesan dan kenangan tersendiri sepanjang kariernya, termasuk Otavio Dutra.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Minggu, 26 April 2020
Otavio Dutra Senang Bisa Jadi Bagian Sejarah Tim Juara dan Timnas Indonesia
Otavio Dutra. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Setiap pesepak bola pastinya memiliki kesan dan kenangan tersendiri sepanjang kariernya. Termasuk yang pernah dialami salah satu pemain asing Persija Jakarta, Otavio Dutra.

Bermain di Indonesia sejak tahun 2010, suka dan duka kerap mengiringi perjalanan kariernya. Mulai dari gelar juara di tiga tim yang berbeda sampai dengan proses naturalisasi yang membuatnya kini resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Otavio Dutra menceritakan beberapa pengalamannya sehingga bisa mencapai titik sekarang. Sepuluh tahun bermain di Indonesia, ia berhasil memberikan tiga gelar juara untuk tim yang berbeda, Persebaya 1927, Persipura Jayapura, dan Bhayangkara FC.

Baca Juga:

Otavio Dutra Nilai Kompetisi di Indonesia Sudah Sangat Berkembang

Tips Otavio Dutra agar Tetap Konsisten, Cintai Sepak Bola dan Keluarga

Dari tiga gelar juara tersebut pemain berusia 36 tahun ini tidak bisa memilih salah satu tim mana yang paling berkesan untuknya. Menurutnya setiap kali pemain meraih gelar juara, nama pemain tersebut akan tercatat dalam sejarah tim.

"Menurut saya tidak ada beda antara ketiga klub yang pernah saya bawa juara, semuanya spesial di mata saya. Satu yang penting untuk saya ialah ketika berhasil membawa tim itu juara, maka nama pemain itu akan masuk dalam sejarah tim," kata Dutra kepada BolaSkor.com.

"Buat pemain bola itu penting ketika ada namamu di sejarah klub. Maka dari itu, saya selalu mau juara bersama tim manapun supaya nanti orang pasti melihat siapa pemain yang berhasil menjadi bagian dari tim itu ketika juara," tambahnya.

Otavio Dutra. (Istimewa)

Perjalanan karier Dutra tidak sampai disitu saja. Satu yang paling mengubah perjalanan karier sepak bolanya ialah proses naturalisasi yang dilakukan. Pemain kelahiran Fortaleza ini membeberkan alasannya mau menjadi WNI.

"Saya memutuskan untuk pindah kewarganegaraan karena saya sangat cinta dengan Indonesia. Dari awal karier saya pada tahun 2010 saya sudah cinta dengan negara ini," ujar mantan pemain Persipura Jayapura tersebut.

"Selama 10 tahun saya tidak pergi bermain untuk tim di negara lain selain di Indonesia. Padahal pada tahun 2015 lalu saya pernah ada kesempatan itu. Namun saya memutuskan untuk tetap berada disini dan itu alasan saya untuk menjadi WNI," ia menambahkan.

Otavio Dutra. (Istimewa)

Kesabarannya dan kecintaanya pun membuahkan hasil yang manis. Otavio Dutra akhirnya dipanggil untuk membela Timnas Indonesia yang kala itu masih dilatih oleh Simon McMenemy.

Dutra melakukan debutnya saat Timnas Indonesia bermain melawan Vietnam di putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Oktober 2019. Tapi sayangnya debutnya tidak berjalan manis karena Timnas Indonesia harus kalah 1-3 dari sang tamu.

"Saya dan keluarga sangat senang dan sangat bangga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Bermain untuk Timnas Indonesia adalah mimpi yang menjadi kenyataan bukan dari saya saja tapi dari keluarga saya," pungkasnya.

Otavio dutra Persija jakarta Bhayangkara FC Persipura jayapura Liga 1 Persebaya surabaya Timnas Indonesia Simon mcmenemy

Berita Terkait

Timnas
Jay Idzes Terancam Absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena Cedera saat Lawan Juventus
Jay Idzes mengalami cedera otot quadriceps paha kiri saat Sassuolo melawan Juventus. Bek Timnas Indonesia itu diperkirakan absen 4-6 pekan.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Jay Idzes Terancam Absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena Cedera saat Lawan Juventus
Liga Indonesia
Persija Tak Kena Pengurangan Poin karena Jamu Java United di Bali, Ini Alasannya
Persija Jakarta tidak terkena pengurangan poin setelah memindahkan laga kandang ke Bali untuk menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Persija Tak Kena Pengurangan Poin karena Jamu Java United di Bali, Ini Alasannya
Timnas
FIFA ASEAN Cup 2026: 4 Pilar Utama Terancam Absen, Erick Thohir Minta John Herdman Siapkan Plan B
Timnas Indonesia terancam tampil tanpa 4 pilar di FIFA ASEAN Cup 2026 akibat cedera. Erick Thohir minta John Herdman siapkan skema alternatif.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 15 September 2026
FIFA ASEAN Cup 2026: 4 Pilar Utama Terancam Absen, Erick Thohir Minta John Herdman Siapkan Plan B
Liga Indonesia
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Kyohei Yoshino mendapat pujian Shin Tae-yong usai tampil solid sebagai bek kanan Persija Jakarta dan sukses mematikan pergerakan Mariano Peralta saat mengalahkan Persib 2-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija Jakarta usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di Super League 2026/2027. Tidak ada perayaan spesial.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Liga Indonesia
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Shin Tae-yong enggan memilih mendukung Persib Bandung atau FC Seoul saat keduanya bertemu di ACL Two 2026/2027. Apa alasannya?
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Ditanya Dukung Persib atau FC Seoul di ACL Two, Ini Jawaban Pelatih Persija Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Shin Tae-yong menilai Muhammad Rayhan Hannan dan Arlyansyah Abdulmanan mendapat pengalaman berharga setelah tampil apik bersama Persija Jakarta saat mengalahkan Persib Bandung.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Persib Diacak-acak Jebolan Akademi Persija, Shin Tae-yong Berikan Respons
Liga Indonesia
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Persija Jakarta tidak bisa menggunakan SUGBK saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 karena persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Klasemen
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Klasemen Super League 2026/2027 terbaru hingga pekan kedua. Persija Jakarta naik ke posisi 3 usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Klasemen Pekan Kedua Super League 2026/2027: Persija 3 Besar, Persib Peringkat Berapa?
Liga Indonesia
Persija Pecundangi Borneo FC dan Persib, Shin Tae-yong Belum Puas
Persija Jakarta sukses tekuk Borneo FC dan Persib Bandung di awal Super League. Meski begitu, Shin Tae-yong minta finishing dievaluasi.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 13 September 2026
Persija Pecundangi Borneo FC dan Persib, Shin Tae-yong Belum Puas
Bagikan