BolaSkor.com – Winger muda Real Madrid, Yan Diomande, menjadi bintang lapangan saat timnya menang telak 4-1 atas Sevilla.
Pemain berusia 19 tahun ini tampil mengesankan dengan memberi assist untuk gol pembuka Arda Guler, serta menambah satu gol solo yang memukau.
Proses golnya memperlihatkan aksi individu luar biasa melalui lari cepat nan bertenaga dari sisi sayap sebelum melepaskan tembakan terukur ke dalam gawang.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: Real Madrid, AC Milan, dan Arsenal Tersenyum, Juventus Beda Nasib
Penampilan ciamik ini makin menegaskan kecepatan serta talentanya dalam situasi menyerang, maupun transisi bermain ofensif.
Meski begitu, Jose Mourinho tak mau anak asuhnya cepat puas. ia menggunakan sesi konferensi pers usai laga untuk menekankan bahwa pemain mudanya itu masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki.
Potensi Besar Diomande, Pujian dari Mourinho
Mourinho tak menampik besarnya tekanan beban ekspektasi yang dipikul Diomande akibat nilai transfer fantastis saat dipinang ke Santiago Bernabeu (125 juta euro).
Pria asal Portugal itu mengingatkan tingginya standar yang diterapkan di klub sekelas Real Madrid.
"Dia masih memiliki banyak hal untuk ditingkatkan dan ruang berkembang yang sangat luas," kata Mourinho.
Dia masih muda, naif, dan merupakan produk yang belum selesai. Di Real Madrid, tingkat tuntutannya sangat tinggi.
Baca juga:
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Real Madrid Bantai Sevilla: Punggung Barcelona Mulai Terlihat
Mourinho juga menyentuh topik mengenai nilai transfer sang pemain yang kerap menjadi sorotan publik.
Menurut Mourinho, permainan Diomande kini dinilai sudah sepadan dengan angka fantastis yang dikeluarkan klub untuk memboyongnya.
Daripada bermain dengan nomor punggung 25 di punggungnya, dia bermain dengan beban nilai 125 (juta euro) yang mereka bayarkan untuknya,
imbuh The Special One.
Kendati menyebut sang winger sebagai 'produk belum selesai', Mourinho tetap percaya penuh bahwa Diomande akan mampu mengasah ketajaman dan pengambilan keputusannya di lini depan. Ia memprediksi sang pemain bakal menjelma menjadi bintang papan atas.
"Dia terus berkembang dan perlu memperbaiki penyelesaian akhirnya. Dia sering mencapai area berbahaya tetapi kesulitan untuk tenang di momen akhir, memberikan assist yang lebih baik, serta mengangkat kepalanya untuk melihat rekan setimnya."
"Dia akan sampai ke tahap itu. Saya teringat betul saat Vinicius Junior pertama kali tiba di Madrid, dan dua atau tiga tahun kemudian, dia menjadi pemain tingkat teratas," tutup Mourinho.