Olimpiade setelah Piala Eropa 2020, Situasi Pedri Buat Resah Barcelona

Meski belum genap berumur 20 tahun, Pedri terlalu diforsir bermain untuk negara dan klub.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 23 Juli 2021
Olimpiade setelah Piala Eropa 2020, Situasi Pedri Buat Resah Barcelona
Aksi Pedri kala melawan Mesir di Olimpiade Tokyo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak ditransfer dari Las Palmas pada 2020 sebesar lima juta euro, karier Pedri mengalami peningkatan signifikan di Barcelona hingga ia dibandingkan dengan legenda Barcelona, Andres Iniesta.

Baru berusia 18 tahun, Pedri memiliki kontrol bola bagus, visi bermain dan teknik yang bagus. Nilai plus lainnya adalah ketenangan bermain di usia semuda itu. Tak ayal Luis Enrique tergoda membawanya ke timnas Spanyol pada ajang Piala Eropa 2020.

Pada perhelatan Piala Eropa 2020 Pedri menjadi pemain tak tergantikan di lini tengah Spanyol. La Furia Roja mencapai semifinal tetapi akhirnya kalah oleh Italia yang menjadi juara Piala Eropa. Meski begitu performa impresif Pedri menjadikannya Pemain Muda Terbaik turnamen.

Baca Juga:

Barcelona Tak Kuasa Halangi Pedri Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Mengenal Lebih Dekat dengan Pedri, Bintang Barcelona yang Bersinar di Piala Eropa

5 Fakta Menarik Pedri, Matador Muda Spanyol

Pedri di timnas Spanyol

"Saya tak pernah melihat pemain muda dengan bakat seperti Pedri, terutama hal-hal yang ia lakukan di lapangan. Bahkan Iniesta pun tidak memiliki bakat sebagus ini," ucap Enrique soal Pedri.

Tidak lama berselang setelah mengikuti Piala Eropa 2020, Pedri bermain untuk tim Spanyol di Olimpiade Tokyo 2020. Barcelona tak kuasa mencegahnya agar tak mengikuti Olimpiade yang seyogyanya berlangsung tahun lalu.

Risiko yang Ditanggung Barcelona

Perjalanan musim lalu, Piala Eropa 2020, lalu Olimpiade 2020 di mana Pedri telah bermain satu laga melawan Mesir yang berakhir imbang tanpa gol. Itu artinya menjadi musim yang non-stop untuk Pedri sejak September 2020.

Bersama Barcelona, timnas Spanyol, dan tim Spanyol, Pedri sudah memainkan 66 pertandingan. Artinya, Pedri sudah bermain 321 hari tanpa jeda dan rata-rata satu laga setiap lima hari.

"Saya paham gairah yang dimiliki pemain-pemain, tapi kalender (pertandingan) sangat padat dan kami harus berhati-hati menangani mereka," ucap pelatih Barcelona, Ronald Koeman melihat dua turnamen besar (plus Copa America) di musim panas 2021.

Pedri dengan Barcelona

Musim lalu Pedri sudah bermain 52 kali untuk Barcelona: 37 di LaLiga, enam di Copa del Rey, dua di Piala Super Spanyol, dan tujuh di Liga Champions. Sedangkan untuk Spanyol Pedri bermain empat kali di tim U-21 dan sembilan kali di tim senior pada ajang Piala Eropa 2020.

Kini satu laga sudah dimainkannya dengan Spanyol di Olimpiade Tokyo. Meski baru berusia 18 tahun, situasi itu bisa membuat Pedri letih dan berisiko cedera, belum lagi dengan mental pemain karena kurangnya waktu istirahat dan liburan.

Jika Spanyol melaju jauh di Olimpiade maka Pedri baru bisa kembali ke Barcelona pada awal Agustus. Barcelona tentu saja akan memberinya waktu dua pekan liburan, tetapi itu belum tentu cukup untuk sang pemain yang sudah bepergian jauh dari Eropa menuju ke Jepang.

Kendati dalam tim Olimpiade saat ini ada dua rekan setimnya, Eric Garcia dan Oscar Mingueza, kondisinya berbeda. Garcia jarang main dengan Manchester City musim lalu meski tampil di Piala Eropa, sementara Mingueza sudah menjalani jeda sebelum tampil di Olimpiade.

Menarik untuk dinanti bagaimana Barcelona menangani Pedri selepas Olimpiade Tokyo.

Breaking News Pedri Barcelona FC Barcelona Spanyol Timnas Spanyol

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Rating Pemain Inggris vs RD Kongo: Harry Kane Jadi Pahlawan, Anthony Gordon Bawa Perubahan
Rating pemain Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026. Harry Kane menjadi man of the match dengan nilai 8,9 usai mencetak dua gol, sementara Anthony Gordon tampil impresif dengan dua assist.
Johan Kristiandi - Kamis, 02 Juli 2026
Rating Pemain Inggris vs RD Kongo: Harry Kane Jadi Pahlawan, Anthony Gordon Bawa Perubahan
Jadwal
Cara Menonton Belgia vs Senegal Secara Gratis, Live Kamis (2/7) Pukul 03.00 WIB
Cara nonton Belgia vs Senegal gratis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek jadwal live TVRI, link streaming, jam kick-off 03.00 WIB, dan prediksi susunan pemain.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Belgia vs Senegal Secara Gratis, Live Kamis (2/7) Pukul 03.00 WIB
Piala Dunia
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Bagan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Simak tiga laga yang sudah dipastikan, termasuk Prancis vs Paraguay, Brasil vs Norwegia, dan Kanada vs Maroko.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Jadwal
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Cari cara nonton Inggris vs RD Kongo gratis? Simak jadwal live TVRI, link streaming, prediksi susunan pemain, dan jam kick-off Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Lainnya
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Sekjen NOC, Wijaya Noeradi menjadi saksi dalam sidang di PTUN dalam perkara gugatan Ketua Pengprov Pertina NTT terhadap Menpora.
BolaSkor - Rabu, 01 Juli 2026
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Sebelum menyaksikan Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak prediksi superkomputer, head to head, kondisi pemain, dan statistik lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Liga Indonesia
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Persib resmi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk Liga 2 2026/2027. Simak tujuan kerja sama, manfaat bagi pemain muda, dan strategi jangka panjang Maung Bandung.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Piala Dunia
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp dikabarkan siap mempertimbangkan melatih Timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. Simak laporan Fabrizio Romano, posisi Julian Nagelsmann, dan perkembangan terbarunya.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Sebelum menyaksikan Belgia vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak 3 fakta penting, prediksi superkomputer Opta, kondisi pemain, dan statistik menarik.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Superkomputer Opta memprediksi Inggris jauh lebih diunggulkan saat menghadapi RD Kongo di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek prediksi skor, peluang menang, dan analisis lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Bagikan