Ogah Main jika Liga 1 2020 Dilanjutkan, Madura United Ungkap Alasan Pilih Opsi Setop

Madura United ingin Liga 1 2020 disetop.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 27 Mei 2020
Ogah Main jika Liga 1 2020 Dilanjutkan, Madura United Ungkap Alasan Pilih Opsi Setop
Selebrasi gol Madura United melalui Jaimerson Xavier. (Madura United)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Madura United menjadi salah satu tim yang meminta kompetisi Liga 1 2020 disetop tanpa embel-embel. Dirut PT PBMB Ziaul Haq menjelaskan mengapa Madura United mengambil opsi tersebut.

Sebelumnya, PSSI menggelar rapat virtual dengan 18 klub Liga 1 2020 untuk meminta saran soal nasib kompetisi. 8 klub ingin Liga 1 2020 disetop dan diganti dengan format baru atau turnamen. 5 tim memilih Liga 1 dilanjutkan.

Namun ada empat tim yang dengan tegas meminta Liga 1 disetop tanpa embel-embel atau syarat. Sementara Persipura Jayapura memilih abstain atau tidak ada opsi, menunggu keputusan Pemerintah Republik Indonesia soal tanggap darurat Virus Corona (COVID-19).

Madura United menjadi salah satu tim yang meminta Liga 1 disetop tanpa embel-embel. Tim lainnya yang sependapat dengan Madura United adalah Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, dan Bhayangkara FC.

Baca juga:

Hasil Rapat Virtual dengan PSSI, Mayoritas Klub Minta Liga 1 2020 dengan Format Baru

PSSI Akan Terapkan Protokol Kesehatan Super Ketat jika Kompetisi Kembali Bergulir

“Madura United pada rapat virtual bersama-sama dengan perwakilan 18 klub peserta Liga 1 yang dipimpin oleh PSSI dalam hal ini, Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, masih tetap pada penegasan untuk tidak melanjutkan kompetisi Liga 1 tahun 2020. Kalau tidak salah, kami bersama-sama dengan 12 klub Liga 1 lainnya juga menyampaikan sikap yang sama dengan komposisi 1 abstain dan 5 klub lainnya menyepakati kompetisi tetap berlanjut," ujar Ziaul Haq dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.

"Pilihan Madura United untuk tetap konsisten pada pernyataan kompetisi tidak dilanjutkan, atas banyak pertimbangan dan tentunya juga saran bagi PSSI agar lebih mudah dalam merencanakan program berikutnya di tahun 2021. Karena melanjutkan kompetisi, bukan semata-mata hanya Liga 1 yang harus dilanjutkan. Namun, seluruh kasta kompetisi harus dijalankan seluruhnya, baik Liga 1 sendiri, Liga 2 dan Liga 3."

"Arah dari dilanjutkannya kompetisi bukan semata hanya menjalankan kompetisi, tetapi penentuan hasil akhir sebagai reward ada juara, ada yang degradasi ke Liga 1. Demikian juga di Liga dua ada yang promosi dan ada yang terdegradasi, pun juga dengan Liga 3. Lebih-lebih, masih terlalu dini membahas kelanjutan kompetisi karena hingga saat ini pucuk pimpinan di PT Liga Indonesia masih belum terisi sepenuhnya usai pengunduran diri Komut, Komisaris dan Direktur Umum."

"Namun, yang utama dari kami tentang pilihan agar kompetisi tidak dilanjutkan, lebih pada keselataman semua pihak yang akan bekerja langsung dengan pertandingan. Baik itu, pemain, medis, perlengkapan maupun perangkat pertandingan. Meski saat ini pemerintah sudah mempersiapkan pola hidup baru yang disebut new normal, namun untuk saat ini kita masih dihadapkan dengan situasi bahwa penanganan COVID-19 di Indonesia masih belum sepenuhnya berhasil justru makin ada peningkatan pasien yang terinfeksi,” tambahnya.

Baca juga:

PSSI Akan Terapkan Protokol Kesehatan Super Ketat jika Kompetisi Kembali Bergulir

APPI dan PSSI Akan Bahas Revisi Kontrak Pesepak Bola jika Kompetisi Dilanjutkan


Sementara itu, Madura United ogah berrmain jika memang nantinya PSSI memutuskan Liga 1 dilanjutkan. Hal ini dipertegas oleh Direktur Madura United, Haruna Soemitro.

"Kalau kompetisi dimulai lagi di tengah ketidakpastian kontrol penyebaran COVID-19 ini, resiko kontrol terhadap orang dengan mobilitas masing-masing akan lebih mengancam kesehatan dan keselamatan orang," kata Haruna kepada wartawan.

"Jika berhenti resikonya terfokus pada bagaimana klub tidak mendapatkan gugatan dari beberapa pihak (pemain, pelatih dll). Tapi klub tidak memfasilitasi kegiatan yang beresiko terhadap penularan COVID-19."

"Jika terjadi resiko, maka exit plannya akan lebih sulit dan rumit karena statusnya kompetisi sudah on," tambahnya.

Madura United
Madura United. (Instagram Madura United)



Sebelumnya, PSSI melakukan rapat virtual dengan 18 klub Liga 1 2020 untuk meminta saran terkait nasib kompetisi, Rabu (27/5). Dalam rapat tersebut, 8 klub ingin Liga 1 disetop dan diganti dengan format baru atau turnamen. 5 tim memilih Liga 1 dilanjutkan.

Namun ada empat tim yang dengan tegas meminta Liga 1 disetop tanpa embel-embel atau syarat. Sementara Persipura Jayapura memilih abstain atau tidak ada opsi, menunggu keputusan Pemerintah Republik Indonesia soal tanggap darurat Virus Corona (COVID-19).

PSSI juga sudah meminta saran Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) untuk nasib dari kelanjutan Liga 1 dan Liga 2. Keduanya ingin kompetisi dilanjutkan dengan protokol kesehatan ketat.

Kini, PSSI akan membawa hasil saran dari APPI, APSSI, dan 18 klub Liga 1 ke rapat anggota Komite Eksekutif (Exco) pada 29 Mei mendatang. Di mana, tanggal tersebut merupakan penentuan status tanggap darurat Virus Corona Pemerintah Republik Indonesia.

Di mana, PSSI menghentikan kompetisi dengan status force majeure sampai tanggal 29 Mei 2020. Jika status tanggap darurat Virus Corona diperpanjang, kompetisi dihentikan. Jika tidak, kompetisi dilanjutkan setelah 1 Juli 2020. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)

Madura united Liga 1 Haruna Soemitro Breaking News PT Liga Indonesia Baru PT LIB

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Villarreal vs Espanyol, Sabtu (31/10/2026) pukul 03.00 WIB. Villarreal mengincar kemenangan ketujuh beruntun atas Espanyol. Cek live streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Italia
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menjanjikan pergerakan agresif pada bursa transfer Januari 2027. Ruben Amorim juga mendapat jaminan keamanan posisinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Le Havre vs PSG gratis, Sabtu (31/10/2026) pukul 01.00 WIB. PSG berpeluang menjauh dari kejaran Rennes. Cek siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Cara menonton gratis dan link streaming Java United vs Bhayangkara FC di Indosiar, Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB. Siapa yang akan meraih kemenangan?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Prediksi Villarreal vs Espanyol di LaLiga 2026/2027. Punya rekor enam kemenangan beruntun atas Espanyol, mampukah Villarreal kembali meraih tiga poin? Cek prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Liga Indonesia
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Tobias Ginanjar menegaskan pelaku pembacokan Bobotoh di Bogor bukan The Jakmania. Ia meminta polisi mendalami dugaan afiliasi suporter pelaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Prancis
Prediksi dan Link Streaming Le Havre vs PSG: Mangsa Empuk untuk Les Parisiens
Prediksi dan link streaming Le Havre vs PSG di Ligue 1 2026/2027. PSG sedang di puncak klasemen, sementara Le Havre terpuruk di dasar klasemen. Siapa menang?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Le Havre vs PSG: Mangsa Empuk untuk Les Parisiens
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC: Ogah Telan Kekalahan Perdana
Prediksi Java United vs Bhayangkara FC di Super League 2026/2027. Bhayangkara FC belum terkalahkan, tetapi Java United berambisi bangkit. Siapa yang akan menang? Cek prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC: Ogah Telan Kekalahan Perdana
Italia
Intip Megahnya Generali Stadium, Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan
AC Milan dan Inter Milan memperkenalkan Generali Stadium berkapasitas 71.500 penonton. Intip desain megah stadion baru yang ditargetkan rampung pada 2031!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Intip Megahnya Generali Stadium, Stadion Baru AC Milan dan Inter Milan
Klasemen
Klasemen Serie A Terbaru Usai Fiorentina vs Atalanta: Papan Bawah Tidak Kalah Seru
Klasemen Serie A 2026/2027 terbaru usai Fiorentina ditahan imbang 2-2 oleh Atalanta. La Viola masih di zona degradasi, bagaimana posisi kedua tim?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Klasemen Serie A Terbaru Usai Fiorentina vs Atalanta: Papan Bawah Tidak Kalah Seru
Bagikan