Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Sejarah Perseteruan Persija Vs Persib Berumur Satu Abad

Persija Jakarta vs Persib Bandung punya hubungan baik dalam sejarah.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Sabtu, 20 November 2021
Nostalgia - Sejarah Perseteruan Persija Vs Persib Berumur Satu Abad
Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Perserikatan 1952. (BolaSkor.com/Dokumen Pribadi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Persija Jakarta akan menghadapi Persib Bandung, pada laga pekan ke-12 Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (20/11).

Persija menjadi tim pemegang rekor gelar terbanyak kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan 11 gelar. 9 gelar juara Perserikatan (1931, 1933, 1934, 1938, 1954, 1964, 1973, 1975, dan 1979), satu gelar Liga Indonesia 2001, dan satu gelar Liga 1 2018. Persib membuntuti di posisi kedua dengan raihan lima gelar Perserikatan (1939, 1961, 1986, 1989–90, dan 1993–94), satu gelar Liga Indonesia 1994/95 dan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Baca Juga:

Persib Kontra Persija, Yann Motta Kesampingkan Hubungan Baik dengan Marc Klok

Persib Vs Persija, Robert Rene Alberts Tanggapi Koneksi Riko dan Simic

Tak hanya adu gengsi, pertandingan Persija Vs Tim Pangeran Biru adalah laga panas di kancah sepak bola Indonesia. Bumbu pertikaian kedua suporter adalah penyebabnya, yakni The Jakmania (Persija) dan Bobotoh (Persib).

Meski kedua suporter kali ini sedang menempuh jalur damai, bukan tidak mungkin pertandingan masih berjalan panas karena sebuah gengsi. Apalagi, persaingan keduanya sudah berjalan sangat lama. Hampir satu abad keduanya bersaing di dunia bal-balan Tanah Air. Makanya pertandingan Persija Vs Persib disebut duel klasik.

"Seluruh pemain termotivasi untuk meraih kemenangan (saat melawan Persib), karena ini merupakan laga penuh tensi tinggi. Kami pasti selalu sudah latihan tiga hari sebelum laga dimulai," ungkap salah satu pemain yang membawa Persija juara Liga Indonesia 2001, Imam Nahumarury kepada BolaSkor.com.

"Itulah melawan Persib selalu spesial. Kalau lawan dengan tim lain, belum tentu kami latihan tiga hari sebelum pertandingan," tambahnya.

Apa yang dikatakan Imam Nahumarury memang benar apa adanya. Esensi persaingan klasik terasa kental di duel Persija Vs Persib. Para pemain kedua tim seperti mendapat suntikan tenaga lebih.A

Baca Juga:

Skuat Persib Dinilai Lebih Mumpuni, Pelatih Persija Tidak Gentar

Sebut Laga Spesial, Nick Kuipers Pastikan Persib Harus 100 Persen Hadapi Persija

Persaingan Persija dengan Persib sudah dimulai dari era Kolonial Belanda. Persija ketika itu masih bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ), sedangkan Persib memakai Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB).

Maklum, keduanya merupakan dua dari tujuh pencetus lahirnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di bawah komando sang pencetus ide, Ir Soeratin. Lima klub lainnya yang mendirikan PSSI adalah Persatuan Sepakraga Mataram (PSIM Yogyakarta, Daslam Hadiwasito, A.Hamid, M. Amir Notopratomo), Vorstenlandsche Voetbal Bond (Persis Solo, Soekarno), Madioensche Voetbal Bond (PSM Madiun, Kartodarmoedjo), Indonesische Voetbal Bond Magelang (PPSM Magelang, E.A Mangindaan), dan Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (Persebaya Surabaya, Pamoedji).

Partai panas VIJ kontra BIVB pertama kali terjadi pada final Perserikatan I tahun 1931. Sebuah awal lahirnya laga klasik Persija Vs Persib.

Persija Vs Persib di tahun 1952 (Dokumen Pribadi)
Persija Vs Persib di Tahun 1952. (BolaSkor.com/Dokumen Pribadi)

Data dari RSSSF Indonesia menunjukkan bahwa VIJ keluar sebagai juara Perserikatan I mengalahkan BIVB. Sayang, skor akhir pertandingan tidak terpikirkan untuk diarsipkan. Hanya lewat cerita dari kuping ke kuping secara turun menurun.

Gengsi keduanya kian menghangat karena dalam periode tahun 1930-an hingga 1970-an, keduanya kerap merajai kompetisi Perserikatan. Artinya, gengsi sebagai klub bersejarah masih terasa kental ketika Persija dan Persib bertemu. Ketika itu juga mulai terlihat dominasi di luar persaingan Persija-Persib, yakni dari Persis Solo, PSM Makassar, PSMS Medan, dan Persebaya Surabaya yang kerap menjadi juara Perserikatan.

Sebagai wawasan tambahan, Perserikatan adalah kompetisi pertama di Indonesia. Sistem kompetisi ini, di mana klub-klub besar (Persija, Persib, Persis, Persebaya dll) mengambil pemain-pemain hebat dari kompetisi internal antar klub anggota. Setelah membentuk tim, Persija dkk. bermain di kompetisi Perserikatan.

Duel Klasik Persija Vs Persib Diwarnai Pertikaian Suporter

Selanjutnya, persaingan Persija Vs Persib masuk ke ranah Liga Indonesia, kompetisi yang lahir dari leburan Perserikatan dan Galatama. Persaingan keduanya di Liga Indonesia hanya sebatas adu gengsi sejarah. Keduanya tidak terlibat dalam perebutan gelar juara sama sekali.

Persib hanya mampu menjadi juara di Liga Indonesia 1994/95, bersaing dengan Petrokimia Putra yang dikalahkan dengan skor 1-0 pada laga final. Sedangkan Persija menjadi juara Liga Indonesia 2001 usai mengandaskan perlawanan PSM 3-2.

Namun, duel Persija kontra Persib kian panas lantaran perseteruan kedua suporter, Jakmania dan Bobotoh yang sudah dimulai sejak tahun 1999. Imbasnya beberapa kali laga ini sempat ditunda, salah satu tim menyatakan walk out (WO), berakhir dengan kisruh sampai memakan korban jiwa.

Salah satu contohnya terjadi pada Liga Indonesia 2005, 4 September silam. Saat itu, Persija menang WO atas Persib, dikarenakan Tim Maung Bandung enggan bertanding di Stadion Lebak Bulus.

Pendukung Persib menyambut pertandingan ulang melawan Persija di Hari Ulang Tahun Persib. (Dokumen Pribadi/1963

Persib enggan bertanding karena faktor keselamatan, mengingat puluhan ribu Jakmania tumpah ruah di Stadion Lebak Bulus. Alhasil, Jakmania berhamburan di pinggir lapangan. Hasil ini tentu sangat tidak mengenakan bagi Persib, karena kekalahan tersebut membuatnya gagal melaju ke babak 8 besar Liga Indonesia. Sedangkan Persija lolos ke babak 8 besar.

Contoh lainnya adalah ISL 2013, 3 Maret silam. Ofisial dan pemain Persija harus datang dan diangkut dari Stadion Si Jalak Harupat menggunakan Barracuda milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Alasannya, karena Bobotoh hadir penuh sesak di stadion. Tentu saja mengancam keselamatan ofisial dan pemain Persija.

Selanjutnya, ada korban jiwa yang tewas tiap beberapa kali Persija menghadapi Persib atau sebaliknya. Contohnya Almarhum Harun Al Rasyid Lestaluhu (Torabika Soccer Championship 2016), Ricko Andrean (Laga Persib Vs Persija di putaran pertama Liga 1 2017), dan Haringga Sirila ((Laga Persib Vs Persija di putaran kedua Liga 1 2018).

Persija Jakarta Vs Persib Bandung
Persija Jakarta Vs Persib Bandung. (LIB)

Persija Vs Persib Laga Klasik Penuh Sejarah, Bukan Ajang Pertikaian Suporter

Ke depannya, laga klasik Persija kontra Persib diharapkan bisa se-kondusif mungkin untuk dilaksanakan, tanpa ada kisruh hingga korban jiwa, seperti Liga 1 2019 dan final Piala Menpora 2021. Sebab, sepak bola lahir dari rakyat untuk perjuangan bangsa. Jangan ternoda dengan hal di luar teknis si kulit bundar.

Laga Persija kontra Persib sampai kapan pun dikenang sebagai pertandingan klasik penuh sejarah. Tensi panas hanya terjadi di dalam lapangan untuk meraih kemenangan. Nilai sportivitas yang dijunjung tinggi wajib ditegakkan.

Persija jakarta Persib Bandung Liga 1 Persib vs persija Persija vs persib Breaking News Nostalgia

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan
Salah satu wasit paling berpengalaman di dunia, Anthony Taylor, resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan
Piala Dunia
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Berikut daftar tujuh pemain termuda dalam sejarah yang menjadi juara Piala Dunia. Penyerang Spanyol Lamine Yamal masuk lima besar.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Inggris
Resmi Gabung Chelsea, Morgan Rogers: The Blues Klub Terbesar di London
Chelsea resmi memperkenalkan Morgan Rogers sebagai rekrutan anyar pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026
Resmi Gabung Chelsea, Morgan Rogers: The Blues Klub Terbesar di London
Timnas
Mauro Zijlstra Terancam Absen pada Awal Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Penyebabnya
John Herdman mengungkap Mauro Zijlstra mengalami cedera paha belakang dan terancam absen pada awal Piala AFF 2026. Timnas Indonesia siapkan opsi lain.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Mauro Zijlstra Terancam Absen pada Awal Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Penyebabnya
Liga Indonesia
Gaji 4 Bulan Ditunggak, Pemain PSBS Gak Bisa Beli Token Listrik dan Bayar Sekolah Anak
PSBS Biak menunggak gaji pemain dan ofisial selama empat bulan. Erol Iba mengungkap dampaknya, dari anak putus sekolah hingga listrik tak bisa dibayar.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Gaji 4 Bulan Ditunggak, Pemain PSBS Gak Bisa Beli Token Listrik dan Bayar Sekolah Anak
Liga Indonesia
Andritany Ardhiyasa Bertekad Bantu Persija Juara Usai Resmi Perpanjang Kontrak
Resmi perpanjang kontrak, Andritany Ardhiyasa bertekad bisa membantu Persija Jakarta menjadi juara Super League.
BolaSkor - Selasa, 21 Juli 2026
Andritany Ardhiyasa Bertekad Bantu Persija Juara Usai Resmi Perpanjang Kontrak
Liga Indonesia
Didukung DRX, PSMS Medan Perkenalkan Jersey Baru untuk Piala Presiden 2026
PSMS Medan resmi meluncurkan jersey terbaru produksi DRX untuk Piala Presiden Elite 2026. Tim Ayam Kinantan siap bersaing melawan Persija, Persebaya, dan Port FC.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Didukung DRX, PSMS Medan Perkenalkan Jersey Baru untuk Piala Presiden 2026
Liga Indonesia
Perpanjang Kontrak, Andritany Ardhiyasa Masih Bersama Persija Jakarta
Sempat diisukan akan hengkang, Andritany Ardhiyasa justru memperpanjang kontraknya bersama Persija Jakarta hingga setahun ke depan.
BolaSkor - Selasa, 21 Juli 2026
Perpanjang Kontrak, Andritany Ardhiyasa Masih Bersama Persija Jakarta
Liga Indonesia
Marko Simic Yakinkan Radovan Pankov dan Denis Kolinger Gabung Persija
Marko Simic berperan besar dalam kedatangan Radovan Pankov dan Denis Kolinger ke Persija. Keduanya mengaku diyakinkan legenda Macan Kemayoran itu.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Marko Simic Yakinkan Radovan Pankov dan Denis Kolinger Gabung Persija
Berita
JHL Sport Competition 2026 Resmi Dibuka, Satukan Sportivitas dan Solidaritas Antar Unit Bisnis
JHL Sport Competition 2026 resmi bergulir dengan diikuti 21 unit bisnis JHL Group. Turnamen mempertandingkan badminton, mini soccer, dan basket hingga 7 Agustus.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026 Resmi Dibuka, Satukan Sportivitas dan Solidaritas Antar Unit Bisnis
Bagikan