Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Piala Super Jerman 2013, Awal Rivalitas Klopp Vs Guardiola

Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi, Rafael Nadal vs Roger Federer, Klopp vs Guardiola, dan rivalitas lainnya di Piala Super Jerman 2013
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 04 Februari 2021
Nostalgia - Piala Super Jerman 2013, Awal Rivalitas Klopp Vs Guardiola
Pep Guardiola dan Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi, Rafael Nadal vs Roger Federer, Aryton Senna vs Alain Prost, Valentino Rossi vs Marc Marquez. Begitu banyak persaingan yang dikemas dalam bentuk rivalitas dalam dunia olahraga.

Rivalitas itu menambah seru kenikmatan pecinta olahraga dunia kala menyaksikan olahraga favorit mereka masing-masing. Rivalitas itu tak sekedar melingkupi atlet olahraga saja, melainkan juga di level pelatih.

Pep Guardiola dan Jurgen Klopp bisa jadi contoh rivalitas itu. Meski keduanya menyangkal rivalitas itu ada, namun permainan media dan persaingan mereka selama delapan tahun di Eropa cukup menguatkan bukti rivalitas itu.

"Saya tidak pernah berpikir tentang rivalitas antar pelatih dalam karier saya. Semua pasti tergantung situasi. Ada masanya saya bersaing dengan (Antonio) Conte. Sekarang saatnya saya bersaing dengan Liverpool dan Klopp," tutur Guardiola di masa lalu.

"Saya tidak perlu bercerita hal seperti ini. Hal-hal yang ingin saya sebarkan perasaan negatif ke kolega saya. Dengan atau tanpa rivalitas, saya tetap ingin meraih kemenangan," imbuh Klopp.

Baca Juga:

Pujian dan Sindiran Guardiola untuk Manchester United

Jurgen Klopp Mulai Khawatir dengan Performa Liverpool

Liverpool Kembali Terjungkal, Jurgen Klopp Singgung Masalah Mental

Jurgen Klopp dan Pep Guardiola

Rekor pertemuan keduanya berlanjut dari Jerman hingga ke Inggris dengan catatan 20 laga: delapan kemenangan untuk Guardiola, sembilan kemenangan untuk Klopp, dan sisa tiga laga berakhir imbang.

Persaingan keduanya semakin menjadi dengan persaingan klub yang pernah dilatih mereka dalam perebutan titel liga di Bundesliga dan Premier League.

Ditambah fakta filosofi sepak bola Guardiola dan Klopp yang saling bertolak belakang, rivalitas manajer asal Spanyol dan Jerman tersebut selalu jadi sajian menarik di Inggris saat ini.

Klopp dengan gaya heavy metal atau permainan gegenpressing yang mengandalkan intensitas bermain, kecepatan dalam serangan balik di saat berhasil merebut bola dari penguasaan lawan, hasil dari tekanan tinggi para pemainnya.

Lalu Guardiola yang memiliki filosofi sepak bola dengan 'genre lagu pop' yang elegan, menghibur penonton dengan sepak bola ofensif dan penguasaan bola. Guardiola sudah konsisten melakukannya sejak melatih Barcelona, Bayern Munchen, hingga kini di Manchester City.

Pun demikian Jurgen Klopp dari Borussia Dortmund hingga kini di Liverpool. Dari 20 pertemuan kedua pelatih top Eropa itu pertemuan pertama mereka terjadi pada 2013 di ajang Piala Super Jerman.

Pep Guardiola Mengusik Ketenangan Jurgen Klopp

Jurgen Klopp dan Pep Guardiola

Juli 2013, bulan transisi dari musim lama ke musim baru. Selang beberapa waktu setelah Bayern mengalahkan Dortmund di final Liga Champions keduanya kembali bertemu di ajang Piala Super Jerman.

Jupp Heynckes tak lagi melatih Bayern usai mempersembahkan treble winners bersejarah titel Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions. Guardiola datang menggantikan posisinya dan untuk kali pertama bertemu dengan Klopp.

Dortmund tengah goyah menyusul kepergian Mario Gotze namun masih memiliki Robert Lewandowski. Pertandingan berlangsung di Signal Iduna Park pada 28 Juli 2013 dan dipimpin oleh wasit laga Jochen Drees.

Piala Super Jerman acapkali dilihat sebagai turnamen 'pemanasan' pramusim seperti halnya Community Shield di Inggris. Akan tapi dengan adanya Der Klassiker pada 2013 maka gengsi laga tersebut cukup besar.

Kedua tim meski begitu turun tanpa kekuatan terbaik. Tak ada Franck Ribery dan Manuel Neuer di Bayern, serta Lukasz Pisczcek dan Henrikh Mkhitaryan untuk Dortmund. Laga berjalan seru.

Dortmund pada akhirnya keluar jadi pemenang dengan skor 4-2 melalui dua gol Marco Reus (6' 86'), bunuh diri Daniel van Buyten (56'), dan Ilkay Gundogan (57') yang diperkecil dua gol Arjen Robben (54' 64').

Caption

Klopp memenangi titel Piala Super Jerman tapi Guardiola belajar banyak dari pengalaman itu. Laga itu menjadi titik momen kala Guardiola mulai mengusik ketenangan Klopp di Jerman setelah memenangi dua Bundesliga beruntun pada 2011 dan 2012.

Diawali dengan kemenangan 3-0 Bayern atas Dortmund pada November 2013, Bayern menunjukkan taring mereka dan kembali menguasai Jerman dengan raihan titel DFB Pokal. Selepas momen itu Bayern praktis mendominasi.

Filosofi sepak bola Guardiola sudah dipahami betul oleh skuad Bayern. Alhasil raihan titel Bundesliga pada 2015, 2016 diraih oleh Guardiola dengan Bayern. Tak ada kans bagi Dortmund menghancurkan dominasi itu.

Klopp pindah ke Liverpool pada 2015 dan seolah takdir sudah menentukannya, Guardiola juga berkarier di Inggris setahun setelahnya dengan membesut Manchester City. Rivalitas mereka pun berlanjut di ranah Inggris.

Breaking News Nostalgia Jurgen Klopp Pep Guardiola Bayern Bayern munchen Dortmund Borussia Dortmund

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Argentina, Live TVRI Kamis (16/7) Pukul 02.00 WIB
Jadwal siaran langsung Inggris vs Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Simak informasi live TVRI, link streaming resmi, prediksi susunan pemain, serta head to head kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Argentina, Live TVRI Kamis (16/7) Pukul 02.00 WIB
Piala Dunia
Tempat Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Gratis di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Inggris vs Argentina di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026, jadwal kick-off Kamis 16 Juli pukul 02.00 WIB, serta informasi siaran langsung dan hasil pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Tempat Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Gratis di Jakarta
Liga Indonesia
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Luis Milla dipastikan bukan pelatih Dewa United Banten FC untuk Super League 2026/2027. Osmar Loss menjadi kandidat terkuat pengganti Jan Olde Riekerink.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Bagikan