Nostalgia - Miodrag Belodedici, Buronan Politik yang Dua Kali Taklukkan Eropa

Pada 29 Mei 1991, Miodrag Belodedici berandil saat Red Star Belgrade juarai Piala Champions.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 29 Mei 2020
Nostalgia - Miodrag Belodedici, Buronan Politik yang Dua Kali Taklukkan Eropa
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada 29 Mei 1991, Red Star Belgrade menjadi juara Piala Champions setelah mengalahkan Marseille pada laga final di Stadion San Nicola, Bari, Italia. Wakil Yugoslavia itu menang 5-3 lewat adu penalti setelah dalam 120 menit imbang tanpa gol. Ini merupakan pertama dan terakhir kalinya wakil Yugoslavia menjadi kampiun Eropa, mengingat negara tersebut kemudian bubar.

Laga di Bari kerap disebut sebagai pertandingan final Piala Champions yang antiklimaks dan duel paling membosankan. Padahal sebelum laga banyak yang berharap laga bakal berjalan sengit, mengingat kedua kubu sama-sama memiliki aliran menyerang. Marseille yang bisa dikatakan pelopor klub dengan dukungan dana melimpah menjadi unggulan.

Klub Prancis yang kala itu disokong dana Bernard Tapie tersebut diperkuat Chris Waddle, Jean-Pierre Papin, hingga Jean Tigana. Sementara Red Star diprediksi akan memberikan perlawanan hebat. Pasalnya, Red Star juga diperkuat pemain tangguh macam Dragan Stojkovic, Robert Prosinecki, Sinisa Mihajlovic, Darko Pancev, dan Dejan Savicevic.

Baca Juga:

Nostalgia - Gol Sundulan Jadi Salam Perpisahan Zidane Kepada Publik Santiago Bernabeu

Final Liga Champions 1994, Laga yang Mendefinisikan Sepak Bola Modern

Nostalgia - Final Piala Winners 1964, Sejarah Sporting dan Legenda Cantinho do Morais

Namun di atas lapangan, pelatih Red Star Ljupko Petrovic secara mengejutkan memilih bermain bertahan, super-bertahan. Bahkan Red Star memilih membiarkan lawan untuk menguasai bola dan permainan.

"Beberapa jam sebelum laga, tujuh dari kami menonton rekaman pertandingan Marseille. Saya ingat, pelatih mengatakan, jika kami menyerang, pertahanan akan terbuka dan rapuh saat diserang balik. Pelatih kemudian mengatakan, jika kamu mendapatkan bola, berikan kembali kepada mereka. Jadi kami bisa dikatakan menghabiskan 120 menit tanpa menyentuh bola," papar Mihajlovic.

"Jika melakukan pendekatan bermain menyerang, kami kemungkinan besar akan kalah. Bukan berarti Marseille lebih baik, tapi karena pemain mereka lebih berpengalaman di panggung besar. Sedangkan kami adalah sekumpulan pemain berusia 21, 22, dan 23 tahun."

Di tengah laga yang membosankan, muncul satu nama yang mencatatkan namanya dalam buku sejarah. Dia adalah Miodrag Belodedici. Bagi sang libero, ini adalah kedua kalinya dia berhasil menjuarai Piala Champions. Pada lima tahun sebelumnya, dia menjadi kampiun bersama klub Rumania, Steaua Bucharest. Artinya, Belodedici mencatatkan diri sebagai pemain pertama yang memenangi Piala Champions bersama dua klub berbeda.

Saat itu, Miodrag Belodedici disebut sebagai salah satu pemain belakang paling berkelas. Pemain Rumania berdarah Serbia ini menjadi kunci dari keberhasilan Red Star. Sebagai libero, Belodedici merupakan benteng kokoh di lini belakang sekaligus orang pertama yang melancarakan inisiasi serangan. Gayanya yang elegan membuat Belodedici mendapatkan julukan Si Rusa.

Miodrag Belodedici memiliki perjalanan karier dan hidup yang sangat menarik. Bahkan tidak sedikit yang mengibaratkan kisah hidupnya sebagai cerita di novel perang.

Kala itu Rumania sedang di bawah rezim diktator Nicolae Ceausescu. Pada 1988 atau dua tahun setelah membawa Steaua Bucharest menjadi juara Piala Champions, Belodedici memutuskan lari dan membelot ke Yugoslavia.

Walau sudah lepas dari Rumania, rezim Ceausescu terus berusaha menghancurkan hidup Belodedici. Meski akhirnya bisa bergabung dengan Red Star, Belodedici hanya bisa menjalani laga tidak resmi. Pasalnya Federasi Sepak Bola Rumania memalsukan kontrak dan data sang pemain yang berakibat UEFA melarang Belodedici tampil selama setahun.

Tidak hanya itu, rezim Ceausescu juga menyatakan Belodedici bersalah telah melakukan makar dan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara secara absentia.

"Sebagai tentara, apa yang saya lakukan bisa dianggap sebagai desersi, tapi saya bukanlah pengkhianat atau pelaku makar," ujar Belodedici dikutip dari Vice Sports.

Revolusi Rumania pada 1989 berhasil menjatuhkan rezim Ceausescu setahun kemudian dan semua hukuman Belodedici dihapuskan. Dua tahun berselang, Belodedici kembali tampil di final Piala Champions. Selain menjadi kunci kokohnya pertahanan, Belodedici juga menjadi salah satu pemain sukses menjadi algojo adu penalti.

"Di atas lapangan, setelah mengangkat trofi, saya tidak menyadari kalau saya adalah pemain pertama yang mengangkat trofi ini bersama dua klub berbeda," ujar Belodedici dikutip dari These Football Times.

Belodedici lari dari rezim komunis ke negara yang tengah perang saudara. Ya, di Yugoslavia, Belodedici menjadi saksi pecahnya sebuah negara. Bahkan dia terlibat langsung ketika permusuhan etnis masuk ke lapangan hijau. Belodedici ada pada laga Dinamo Zagreb melawan Red Star, yang kemudian menjadi bersejarah karena aksi Zvonimir Boban yang menendang polisi.

"Saya ingat laga melawan Dinamo Zagreb. Pertandingan rusuh, saya melihat penonton turun ke lapangan. Saya melihat Boban menendang polisi."

Tendangan Boban menjadi penting karena menggambarkan semakin dekatnya Yugoslavia menuju perang saudara. Dan terbukti, setahun setelah Red Star menjadi juara di Bari, Yugoslavia menghilang dari kancah sepak bola dunia, ditandai dengan pencoretan mereka dari Piala Eropa 1992. Yugoslavia digantikan Denmark yang kemudian keluar sebagai juara.

Skuat Red Star yang menjuarai Piala Champions 1991 tidak pernah lagi tampil bersama di ajang internasional. Para pemain memilih hengkang ke luar negeri. Prosinecki hijrah ke Spanyol, sedangkan Pancev, Mihajlovic, dan Savicevic ke Italia.

Belodedici sendiri mencoba peruntungan di Spanyol bersama Valencia sebelum kembali ke Steaua Becharest. Di kancah tim nasional, Belodedici tampil membela Rumania di Piala Dunia 1994. Di ajang ini Rumania mencatat pencapaian tertinggi dengan lolos hingga perempat final. Sayang mereka gagal ke semifinal setelah kalah adu penalti dari Swedia. Belodedici kembali menjadi salah satu algojo, namun kali ini dia gagal menjalankan tugasnya.

Belodedici menggantung sepatu pada Juni 2001 dan mengabdi kepada Federasi Sepak Bola Rumania untuk mengurusi pemain muda.

Nostalgia Red Star Belgrade Liga Champions

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Champions
Menang 9-1 Atas RC Lens, Como Ukir Rekor Baru di Liga Champions
Como pesta gol 9-1 di kandang RC Lens pada Liga Champions 2026/2027. Cesc Fabregas bawa Como ukir rekor bersejarah di kompetisi Eropa!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 November 2026
Menang 9-1 Atas RC Lens, Como Ukir Rekor Baru di Liga Champions
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Slavia Praha vs Arsenal dan RC Lens vs Como
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai Arsenal kalahkan Slavia Praha dan Como bantai RC Lens 9-1. Cek posisi Real Madrid, Liverpool, dan tim lainnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 November 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Slavia Praha vs Arsenal dan RC Lens vs Como
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Real Madrid Menang Dramatis, Liverpool dan Arsenal Beda Nasib
Hasil Liga Champions 2026/2027: Real Madrid menang dramatis 3-2 atas AEK Athena, Liverpool dipermalukan Fenerbahce, sedangkan Arsenal sukses meraih tiga poin.
Johan Kristiandi - Kamis, 05 November 2026
Hasil Liga Champions: Real Madrid Menang Dramatis, Liverpool dan Arsenal Beda Nasib
Italia
Hajar Feyenoord, Modal Inter Milan Hadapi Como
Inter Milan bangkit dengan membantai Feyenoord 3-0 di Liga Champions. Kemenangan ini menjadi modal Cristian Chivu menghadapi Como.
Arief Hadi - Rabu, 04 November 2026
Hajar Feyenoord, Modal Inter Milan Hadapi Como
Prediksi
Jadwal dan Sederet Hal yang Perlu Diketahui soal Laga AEK Athens vs Real Madrid
RB Leipzig menjamu Manchester City pada Liga Champions 2026-2027. Simak jadwal, rekor pertemuan, kondisi tim, dan statistik Haaland.
Arief Hadi - Rabu, 04 November 2026
Jadwal dan Sederet Hal yang Perlu Diketahui soal Laga AEK Athens vs Real Madrid
Prediksi
Jadwal dan Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga AEK Athens vs Real Madrid
AEK Athens vs Real Madrid tersaji pada 5 November 2026 di Liga Champions. Simak jadwal, rekor pertemuan, dan pemain kunci kedua tim.
Arief Hadi - Rabu, 04 November 2026
Jadwal dan Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga AEK Athens vs Real Madrid
Prediksi
Jadwal dan Segala Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Laga Fenerbahce vs Liverpool
Jadwal Fenerbahce vs Liverpool di Liga Champions 5 November 2026. Simak fakta pertandingan, rekor kedua tim, pemain kunci, dan sosok Dirk Kuyt.
Arief Hadi - Rabu, 04 November 2026
Jadwal dan Segala Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Laga Fenerbahce vs Liverpool
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming RB Leipzig vs Manchester City, Live di Sini!
Berikut cara menonton dan link streaming RB Leipzig vs Manchester City di Red Bull Arena, Kamis (5/11) pukul 03.00 WIB. Tayang di TV?
Gazza Roosaryatama - Rabu, 04 November 2026
Cara Menonton dan Link Streaming RB Leipzig vs Manchester City, Live di Sini!
Liga Champions
Akhirnya, Barcelona Catatkan Clean Sheets di Liga Champions
Barcelona akhirnya mencatatkan clean sheets di Liga Champions setelah 18 pertandingan. Kemenangan 3-0 atas Aston Villa membuat Hansi Flick bahagia.
Arief Hadi - Rabu, 04 November 2026
Akhirnya, Barcelona Catatkan Clean Sheets di Liga Champions
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Streaming RB Leipzig vs Man City: The Citizens Mencoba Bangkit
Simak prediksi dan link streaming RB Leipzig vs Manchester City di Red Bull Arena, Kamis (5/11) pukul 03.00 WIB. Lengkap dengan head to head dan susunan pemain.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 04 November 2026
Prediksi Skor dan Link Streaming RB Leipzig vs Man City: The Citizens Mencoba Bangkit
Bagikan