Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Mengenang Pentas Garuda Pertiwi di Asia

Timnas Putri Indonesia pernah kalahkan Jepang 1-0.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Minggu, 16 Januari 2022
Nostalgia - Mengenang Pentas Garuda Pertiwi di Asia
TC Timnas Putri Indonesia. (BolaSkor.com/Rizky Fitrianto)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Piala Asia Wanita 2022 di India pada 20 Januari sampai 6 Februari mendatang. Skuat Garuda Pertiwi tergabung di Grup B bersama Australia, Thailand, dan Filipina.

Timnas Putri Indonesia akan berangkat ke India pada 16 Januari 2022 dengan membawa 23 pemain. Timnas Putri akan melawan Australia pada laga perdana, 21 Januari mendatang. Disusul melawan Thailand (24 Januari) dan Filipina (27 Januari).

Ini merupakan keberhasilan Timnas Putri lolos ke Piala Asia Wanita usai 30 tahun lamanya menunggu. Sekaligus kelima kalinya Garuda Pertiwi mentas di Piala Asia Wanita.

Baca Juga:

Target Zahra Muzdalifah di Piala Asia, Lolos Fase Grup dan Bobol Gawang Australia

Timnas Putri Lawan Australia dan Thailand, Faktor Mental Akan Jadi Pembeda

Timnas Putri Indonesia
Timnas Putri Indonesia. (PSSI)

Perjalanan Sepak Bola Wanita

Tidak banyak arsip sepak bola wanita Indonesia yang tersimpan. Namun, sebelum Timnas Putri terbentuk, awalnya sepak bola wanita hadir di Indonesia pada medio 1960-an akhir.

PSSI kepemimpinan, Sjarnoebi Said bergerang cepat untuk membentuk Timnas Putri hingga turnamen dan kompetisi sepak bola kaum hawa. Piala Kartini menjadi turnamen pertama paling prestis sepak bola putri pada tahun 1981. Lalu satu tahun kemudian, PSSI baru membentuk kompetisi sepak bola putri bernama Galanita (Invitasi Sepak Bola Wanita).

Seiring perkembangan sepak bola wanita Indonesia dari Piala Kartini, lahir sejumlah klub ternama, antara lain Putri Priangan (Bandung), Putri Pagilaran (Pekalongan), Sasana Bakti (Surabaya), dan Buana Putri (Jakarta). Nama-nama pesepak bola putri Indonesia pun lahir, seperti Muthia Datau, Iin Parbo, Rosita Pella, hingga Elan Kaligis.

Kiprah di Asia

Timnas Putri Indonesia
Latihan Timnas Putri Indonesia. (PSSI)

Sebelum Piala Kartini dimulai, Timnas Putri sudah terbentuk. Garuda Pertiwi mentas di Piala Asia Wanita 1977 di China. Ini turnamen internasional pertama Timnas Putri.

Hasilnya memuaskan, Timnas Putri berhasil mengalahkan Jepang 1-0. Lalu meraih posisi keempat turnamen dengan rekor 1 kemenangan dan 3 kekalahan dari 4 laga.

Dengan adanya turnamen Piala Kartini, Timnas Putri kembali mentas di Asia pada 1981. Sayang, Timnas Putri hanya menempati posisi ke-8 dengan rekor 3 kekalahan dari 3 laga yang dijalani.

Lima tahun berselang, Timnas Putri mampu meraih posisi keempat Piala Asia Wanita di Hong Kong. Garuda Pertiwi sempat dikalahkan China 1-9 pada babak semifinal, sebelum meraih posisi keempat usai kalah 1-4 dari Thailand.

Timnas Putri Indonesia
Latihan Timnas Putri Indonesia. (PSSI)

Kemudian, Timnas Putri gagal lolos ke fase grup Piala Asia Wanita 1989. Garuda Pertiwi hanya meraih satu kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan dari 3 laga.

Selanjutnya, Garuda Pertiwi urung berpartisipasi pada Piala Asia 1991 sampai 2003. Lalu Garuda Pertiwi tidak lolos dari kualifikasi pada tahun 2006. Setelahnya, Timnas Putri kembali absen dari kualifikasi sejak tahun 2008 sampai 2018.

Kini, Garuda Pertiwi kembali masuk ke Piala Asia Wanita. Tentu besar harapan Zahra Muzdalifah bisa meraih hasil maksimal, paling tidak lolos dari fase grup hingga lolos ke Piala Dunia Wanita 2023.

Timnas Putri Indonesia Piala Asia Wanita Nostalgia Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Susunan pemain Singapura vs Timnas Indonesia resmi diumumkan. Cahya Supriadi jadi starter, sementara Mitchell Baker kembali diandalkan John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Analisis
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Persija Jakarta menutup Piala Presiden 2026 di peringkat ketiga. Witan Sulaeman, Victor Dethan, Arlyansyah Abdulmanan, Denis Kolinger, dan Fabio Calonego tampil sebagai pemain paling menonjol.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Termasuk Witan Sulaeman, Ini 5 Pemain Persija Jakarta Paling Bersinar di Piala Presiden 2026
Italia
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Menjelang pertandingan, Ruben Amorim tak ragu memberikan pujian kepada pelatih Chelsea, Xabi Alonso.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Jelang AC Milan vs Chelsea, Ruben Amorim Sanjung Xabi Alonso
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Italia
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Pelatih AC Milan Ruben Amorim membagikan pandangannya mengenai cara membangun sepak bola yang kompetitif saat berkunjung ke Indonesia.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bagi Resep Memajukan Sepak Bola Indonesia: Dimulai dari Pelatih dan Pembinaan Usia Dini
Italia
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan Rossoneri akan membidik gelar di setiap kompetisi yang diikuti pada musim 2026-2027.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Target Ruben Amorim: Bawa AC Milan Kembali ke Liga Champions
Italia
Ruben Amorim: AC Milan Datang ke Indonesia Bukan Sekadar Tur Pramusim
Pelatih AC Milan Ruben Amorim menegaskan kehadiran Rossoneri di Indonesia bukan sekadar menjalani tur pramusim.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim: AC Milan Datang ke Indonesia Bukan Sekadar Tur Pramusim
Italia
Ruben Amorim Bakal Turunkan Luka Modric dan Rafael Leao Hadapi Chelsea di SUGBK
Ruben Amorim memastikan Luka Modric dan Rafael Leao akan tampil saat AC Milan menghadapi Chelsea di SUGBK, Jakarta. Keduanya diproyeksikan bermain minimal 45 menit.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Ruben Amorim Bakal Turunkan Luka Modric dan Rafael Leao Hadapi Chelsea di SUGBK
Timnas
John Herdman Ungkap Permintaannya kepada Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura
John Herdman meminta Timnas Indonesia tetap tenang dan fokus menghadapi Singapura pada laga penentu Grup A Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu juga mengungkap evaluasi kekalahan dari Vietnam dan optimistis Garuda mampu meraih kemenangan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
John Herdman Ungkap Permintaannya kepada Timnas Indonesia Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Singapura
Bagikan