Nostalgia: Ketika Gol Tendangan Bebas ke Gawang Milan Mengubah Hidup Christian Eriksen

Christian Eriksen di Inter Milan perlahan jalur mulai mulus usai gelandang asal Denmark itu membobol gawang AC Milan melalui tendangan bebas.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 18 April 2022
Nostalgia: Ketika Gol Tendangan Bebas ke Gawang Milan Mengubah Hidup Christian Eriksen
Christian Eriksen (serpentsofmadonnina)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perjalanan Christian Eriksen di Inter Milan tidak mudah. Namun, perlahan jalur mulai mulus usai gelandang asal Denmark itu membobol gawang AC Milan melalui tendangan bebas.

Harapan besar mengiringi langkah Christian Eriksen ke Inter Milan pada musim dingin 2020. Eriksen diharapkan menjadi kepingan yang hilang dalam taktik Antonio Conte. Apalagi, Inter saat itu dianggap ketiban durian runtuh karena hanya perlu mengucurkan 27 juta euro untuk mendapatkan servis Eriksen.

Namun, langkah tidaklah enteng. Proses adaptasi Eriksen berlangsung lambat. Antonio Conte pun tidak banyak memberikan kesempatan tampil kepada Eriksen. Ketika sang gelandang beraksi, Nerazzurri kerap kehilangan keseimbangan.

Kendati demikian, Eriksen tidak lantas mengibarkan bendera putih. Meskipun sempat digosipkan akan dijual hanya enam bulan berselang setelah kedatangan, tetapi Eriksen bersikeras membuktikan diri di Inter.

Kemudian, momen yang ditunggu pun tiba. Spesialnya, Eriksen mendapatkan panggung pada laga Derbi della Madonnina melawan Milan di perempat final Coppa Italia, Januari 2021.

Baca Juga:

Demi Gabung Inter, Dybala Tolak Tiga Klub

Romelu Lukaku Terus Rayu Inter untuk Pulangkan Dirinya

Antonio Conte Berpeluang Kembali ke Inter Milan

Saat itu, Inter dan Milan sedang bermain sama kuat 1-1. Gol Zlatan Ibrahimovic pada babak pertama disamakan Romelu Lukaku melalui tendangan penalti pada menit ke-71.

Conte yang memprakirakan laga akan berlanjut ke babak tambahan pun mulai memasukkan tenaga segar. Ia mengganti Marcelo Brozovic dengan Christian Eriksen pada menit ke-88.

Kemudian, pada masa injury time, Inter Milan memiliki peluang mencetak gol melalui tendangan bebas. Sebelumnya, Lautaro Martinez dilanggar tepat di depan kotak penalti.

Eriksen yang belum lama berada di lapangan pun ditunjuk sebagai eksekutor. Mantan pemain Ajax Amsterdam itu mulai mengambil ancang-ancang untuk melepaskan tembakan.

Hebatnya, tendangan melengkung Eriksen menghujam gawang Milan yang dijaga jelas Ciprian Tatarusanu. Inter pun melaju ke semifinal usai membekuk Milan dengan skor 2-1.

Gol tersebut sekaligus mengakhiri dahaga Inter mencetak gol lewat tendangan bebas. Sebab, dalam kurun waktu tiga tahun, La Beneamata mendapatkan 55 tendangan bebas, tetapi tidak ada yang menjadi gol. Terakhir kali Inter mencetak gol lewat tendangan bebas adalah pada April 2018 melalui Joao Cancelo yang saat itu sudah membela Manchester City.

Eriksen sadar, ia perlu memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan pelatih. Hebatnya, saat itu ia berhasil mendulang gol dan menjadi pahlawan kemenangan Il Biscione.

"Saya sangat senang. Saya mencoba memanfaatkan kesempatan bermain yang diberikan dan hari ini ada peluang melakukannya dengan baik," tegas Eriksen seperti dilaporkan Inter TV.

"Tendangan bebas adalah kesempatan emas untuk mendulang gol. Saya senang. Saya mendedikasikan gol itu untuk putri saya yang baru lahir, keluarga, dan semua suporter," tambahnya.

Sebelum melepaskan tendangan bebas, Eriksen mendapatkan suntikan semangat dari Stefan de Vrij. Bek tim nasional Belanda itu sadar cepat atau lambat Eriksen akan membuktikan diri di Inter.

"Ketika melihat tendangan bebas, saya menuju Eriksen dan mengatakan jika ini adalah momen untuknya. Saya tahu kualitas yang dimilikinya dan betapa hebatnya tongkat sihir di kakinya," urai De Vrij.

Sementara itu, Tatarusanu mengakui kehebatan Eriksen dalam mengambil tendangan bebas. Padahal, Milan ingin memaksakan laga dilanjutkan ke babak tambahan. Apalagi, Milan bermain dengan 10 pemain usai Zlatan Ibrahimovic mendapatkan kartu merah.

"Kami berusaha mempertahankan skor 1-1. Namun, gol hebat pada akhir laga membuat kami kalah dalam pertandingan," jelas Ciprian Tatarusanu.

Setelah laga itu, Eriksen pun mulai rutin bermain di Serie A. Hingga akhir musim, ia hanya tidak tampil ketika Inter menghadapi Fiorentina dan AS Roma. Bahkan, gelandang asal Denmark itu juga menambah rekening golnya usai mendulang tiga gol.

Cerita ditutup dengan manis usai Eriksen turut berperan penting dalam titel Scudetto yang diraih Inter. Nerazzurri unggul 12 poin dari Milan yang ada di posisi kedua.

Sayangnya, masalah kesehatan membuat Christian Eriksen terpaksa berpisah dengan Inter Milan. Kini, sang gelandang kembali ke Premier League, kompetisi yang mengizinkannya tampil menggunakan alat bantu jantung.

Meski demikian, gol tendangan bebas ke gawang Milan tetaplah akan sulit dilupakan suporter Inter. Gol tersebut adalah kenangan indah yang ditinggalkan Christian Eriksen.

Nostalgia Inter Milan Breaking News Christian eriksen AC Milan

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Bintang Muda AC Milan Cetak Hat-trick Gol di Liga Europa, Ukir Rekor Baru
Alphadjo Cisse mencetak hat-trick saat AC Milan menang 4-0 atas RB Salzburg. Ia menjadi pemain Italia termuda yang mencetak hat-trick di Eropa.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Bintang Muda AC Milan Cetak Hat-trick Gol di Liga Europa, Ukir Rekor Baru
Klasemen
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Nomor Satu, AC Milan Berada di Papan Tengah
Simak klasemen terbaru Liga Europa 2026-2027 pekan kedua. Juventus berada di puncak, sementara AC Milan menempati posisi ke-16.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Nomor Satu, AC Milan Berada di Papan Tengah
Hasil akhir
Hasil Liga Europa: AC Milan Pesta Gol di Austria, Juventus Menang Dramatis
Hasil Liga Europa: AC Milan membantai Salzburg 4-0, sedangkan Juventus menang dramatis 2-1 atas Celta Vigo. Simak hasil lengkap pertandingan.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Hasil Liga Europa: AC Milan Pesta Gol di Austria, Juventus Menang Dramatis
Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Italia
Cedera, Lautaro Martinez Berpotensi Absen Bela Inter Milan di Derbi Milan
Lautaro Martinez menderita cedera saat Inter Milan dikalahkan Club Brugge 3-4. Bomber Argentina itu kemungkinan absen hingga laga Derbi Milan mendatang.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Cedera, Lautaro Martinez Berpotensi Absen Bela Inter Milan di Derbi Milan
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Bagikan