Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia: Ketika Amerika Serikat Membentuk Dream Team Basket

21 September 1991 menjadi sejarah lahirnya tim olahraga terkuat. Federasi Basket Amerika Serikat mengumumkan pembentukan timnas untuk Olimpiade 1992
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Senin, 21 September 2020
Nostalgia: Ketika Amerika Serikat Membentuk Dream Team Basket
Dream Team. (FIBA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 21 September 1991 menjadi saksi sejarah lahirnya tim olahraga yang disebut-sebut terkuat sepanjang masa. Federasi Basket Amerika Serikat mengumumkan pembentukan timnas untuk Olimpiade 1992.

Olimpiade 1988 meninggalkan sejarah kelam bagi timnas basket Amerika Serikat. Bukan tanpa alasan, mereka menerima hasil terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang empat tahunan itu.

Sebelum 1992, FIBA hanya mengizinkan pebasket amatir untuk berlaga di Olimpiade. Artinya, setiap negara hanya bisa menggunakan pebasket universitas atau non profesional.

Baca Juga:

Final Wilayah Barat NBA: Los Angeles Lakers Menjauh dari Denver Nuggets

Final Wilayah Timur NBA: Boston Celtics Kejar Miami Heat

Dream Team

Akan tetapi, Amerika Serikat kalah dari Uni Soviet pada Olimpiade 1988. Menariknya, terdapat tuduhan Uni Soviet menggunakan pemain profesional di kejuaraan tersebut.

Alhasil, setelah Olimpiade 1988, FIBA mengadakan pertemuan dengan asosiasi basket dari setiap negara. Mereka mempertimbangkan untuk mengizinkan pemain profesional tampil di Olimpiade.

Setelah diadakan pemungutan suara, hasilnya mayoritas meminta FIBA untuk memperbolehkan pemain profesional tampil di Olimpiade. Aturan baru itu akan diimplementasikan pada Olimpiade 1992.

Amerika Serikat tentu menjadi negara yang paling diuntungkan dari perubahan aturan tersebut. Pasalnya dengan demikian para pemain NBA bisa berlaga di Olimpiade.

Setelah itu, Amerika Serikat pun mulai mengumpulkan pemain dalam membentuk tim. Adalah Sports Illustrated yang pertama kali menyebutnya sebagai Dream Team pada edisi Februari 1991.

Terdapat 10 pemain yang pertama kali diumumkan sebagai anggota Dream Team. Chicago Bulls dan Utah Jazz menjadi penyumbang paling banyak saat itu.

Breaking News Nostalgia NBA Basket Olimpiade

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan