Niko Kovac Merendah, Lewandowski Frustrasi Selepas Kekalahan Bayern dari Liverpool

Robert Lewandowski kecewa Bayern Munchen kurang greget bermain melawan Liverpool di 16 besar Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 14 Maret 2019
Niko Kovac Merendah, Lewandowski Frustrasi Selepas Kekalahan Bayern dari Liverpool
Robert Lewandowski (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Striker Bayern Munchen, Robert Lewandowski, sangat kesal timnya tersingkir melawan Liverpool di 16 besar Liga Champions 2018-19. Kekesalan Lewandowski bertolak belakang dari ucapan sang pelatih, Niko Kovac.

Liverpool menyingkirkan Bayern Munchen di fase 16 besar Liga Champions 2018-19 dengan agregat gol 3-1. Imbang tanpa gol di Anfield, The Reds menang telak 3-1 di markas Bayern pada leg dua yang berlangsung di Allianz Arena, Kamis (14/3) dini hari WIB.

Liverpool menang melalui dua gol Sadio Mane dan Virgil van Dijk, sementara satu-satunya gol dari Bayern tercipta melalui gol bunuh diri Joel Matip. Bayern mendominasi penguasaan bola 58 berbanding 42 persen Liverpool, tapi kalah dari segi intensitas bermain.

Bayern cenderung hati-hati dalam permainan mereka hingga tidak banyak menciptakan peluang berbahaya di area 16 meter Liverpool. Mereka hanya melepaskan tujuh tendangan dan dua di antaranya tepat sasaran.

Baca Juga:

Jadwal Undian Perempat Final Liga Champions 2018-19

Bayern Munchen 1-3 Liverpool: The Reds Lengkapi Kuartet Inggris

Demi Premier League, Mohamed Salah Rela Korbankan Liga Champions

Bayern Munchen

Bandingkan dengan Liverpool yang melepaskan 10 tendangan dan enam sepakan tepat sasaran ke arah Manuel Neuer. Wajar saja jika top skor Bayern, Robert Lewandowski, tidak mendapatkan cukup banyak suplai bola dari rekan setim dan frustrasi dengan permainan timnya.

"Kami sejak awal tahu ini akan jadi laga yang berat. Tapi di kedua laga, kami bermain terlalu defensif," ujar Lewandowski, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Kami tak mencoba untuk menekan dan menciptakan situasi-situasi peluang. Hari ini kami tak mengambil risiko cukup besar," lanjutnya.

"Kami bermain terlalu dalam. Kami sudah mencoba menekan Liverpool, tapi terkadang situasinya dua lawan empat. Ini bukanlah permainan kami," kelub penyerang asal Polandia tersebut.

Berbeda dari Lewandowski, Kovac legawa menerima kekalahan Bayern karena pemikiran sederhana: Liverpool bermain lebih baik. Menurutnya, tim asuhan Jurgen Klopp tahu persis cara mengeksploitasi kelemahan Bayern.

"Kami menghadapi lawan yang sangat, sangat kuat. Saya ingin memberi selamat kepada Liverpool dan Juergen Klopp. Mereka lebih baik dalam dua pertandingan," imbuh Kovac.

"Kami menjaga pertandingan tetap terbuka sampai gol kedua. Anda lihat bola mati bisa menentukan dalam pertandingan seperti ini."

"Mereka menutup ruang kami dengan baik. Kami tidak bermain dengan tenang dan gagal memberikan servis kepada Lewandowski, itulah kenapa ini adalah kekalahan yang pantas."

"Lawan kami menyerang sangat awal dan dalam kecepatan tinggi. Kami mencoba menggunakan fullback untuk menyerang. Kami tidak berhasil karena lawan kami tampil sangat baik, sementara kami tidak dalam hari terbaik. Mereka mengekspos keterbatasan kami," terang pelatih asal Kroasia tersebut.

Liverpool

Sementara itu, Klopp sangat bangga melihat mentalitas dan kekuatan bermain anak-anak asuhnya.

Allianz Arena bukan tempat yang bersahabat bagi klub-klub asal Inggris, namun Liverpool bisa mengalahkan Bayern dengan meyakinkan di sana. Tanpa ragu, Klopp menilai sudah kembali ke jajaran atas klub-klub kuat di Eropa.

"Siapapun yang kami dapatkan sebagai lawan di babak berikutnya, akan kami terima. Anak-anak menyukai kompetisi ini, mereka benar-benar bernafsu dalam momen-momen seperti ini," ujar Klopp.

"Sikap para pemain luar biasa. Tiga pemain depan luar biasa, sementara anak-anak yang masuk belakangan sangat membantu."

"Kami sudah menetapkan sebuah penanda malam ini, bahwa LFC kembali ke level top sepakbola Eropa lagi," pungkas eks pelatih Borussia Dortmund.

Breaking News Liga Champions Bayern FC Bayern Liverpool Robert Lewandowski Niko Kovac Jurgen Klopp

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Rating Pemain Brasil vs Jepang: Casemiro Pamer Kualitas
Rating pemain Brasil vs Jeapng di Piala Dunia 2026. Gelandang veteran Brasil Casemiro mendapat nilai paling tinggi.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Rating Pemain Brasil vs Jepang: Casemiro Pamer Kualitas
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Menang Dramatis atas Jepang, Brasil Lolos ke 16 Besar
Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Jepang pada babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Menang Dramatis atas Jepang, Brasil Lolos ke 16 Besar
Jadwal
Cara Menonton Brasil vs Jepang Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 00.00 WIB
Cari cara nonton Brasil vs Jepang secara gratis? Simak jadwal siaran langsung TVRI, jam tayang, link live streaming resmi, serta informasi terbaru jelang babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Cara Menonton Brasil vs Jepang Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 00.00 WIB
Inggris
Resmi, Manchester City Rekrut Enzo Maresca dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih baru hingga 2029 untuk menggantikan Pep Guardiola dan melanjutkan era kesuksesan klub.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Resmi, Manchester City Rekrut Enzo Maresca dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Internasional
Cape Verde Bukan Lawan Kaleng-kaleng, Argentina Wajib Waspada
Meski berstatus juara bertahan dan salah satu favorit juara, La Albiceleste sepatutnya tidak meremehkan Cape Verde.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cape Verde Bukan Lawan Kaleng-kaleng, Argentina Wajib Waspada
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Setelah Babak Grup Berakhir: Prancis vs Argentina di Final
Superkomputer Opta merilis prediksi terbaru juara Piala Dunia 2026 setelah babak grup berakhir. Prancis dijagokan mengalahkan Argentina di final, sementara Spanyol menguntit di posisi ketiga.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Setelah Babak Grup Berakhir: Prancis vs Argentina di Final
Piala Dunia
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Perjalanan tim-tim Asia di Piala Dunia 2026 berakhir jauh dari harapan. Dari sembilan wakil Asia yang tampil di Piala Dunia 2026, hanya Jepang dan Australia yang berhasil melangkah ke babak gugur.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Belanda vs Maroko: De Oranje Jinakkan Singa Atlas
Superkomputer Opta menjagokan Belanda mengalahkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan peluang kemenangan mencapai 45 persen.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Belanda vs Maroko: De Oranje Jinakkan Singa Atlas
Italia
Terbongkar, Super Agen Jorge Mendes Mendikte Pergerakan AC Milan di Bursa Transfer
Jorge Mendes disebut menjadi sosok di balik pergerakan AC Milan di bursa transfer. Goncalo Ramos, Antonio Silva, Marc Casado, hingga Francisco Trincao masuk radar Rossoneri.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Terbongkar, Super Agen Jorge Mendes Mendikte Pergerakan AC Milan di Bursa Transfer
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belanda vs Maroko
Belum yakin memilih pemenang Belanda vs Maroko? Simak tiga fakta penting mulai dari head to head, kondisi skuad, hingga statistik kedua tim jelang babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belanda vs Maroko
Bagikan