Nikmatnya Mancing, Golf, hingga Modifikasi Motor bagi Pemain Bali United

Mancing, golf, modifikasi masing-masing menjadi hobi Ricky Fajrin, Leo Tupamahu, dan Wawan Hendrawan.
Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 10 Desember 2020
Nikmatnya Mancing, Golf, hingga Modifikasi Motor bagi Pemain Bali United
Ricky Fajrin dengan hasil pancingan. (Instagram Ricky Fajrin)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pemain sepak bola bukanlah sosok yang 24 jam berhubungan dengan si kulit bundar. Dalam kesibukan berlatih hingga bermain, mereka tetaplah manusia yang butuh refreshing. Terkadang, aktivitas yang dipilih tak ada hubungannya dengan sepak bola.

Tinggal di Pulau Dewata merupakan surganya para pemancing. Ada banyak spot yang menjanjikan ikan-ikan raksasa, macam Barakuda hingga Giant Travelly (GT). Kenikmatan ini begitu dirasakan bek asal Semarang, Ricky Fajrin.

Ricky Fajrin memang dikenal sebagai pemain yang hobi memancing. Ketika ada waktu senggang, Ricky biasanya memancing di pinggir maupun tengah lautan Pulau Dewata. Dia biasa berangkat dengan rekan setim maupun tetangga rumahnya.

Baca Juga:

Cerita Haru Gelandang Bali United, Hampir Berhenti Main Sepak Bola karena Kecelakaan

Evgeny Khmaruk Kenang Karier di Indonesia bersama Persija Jakarta

"Musim kedua di Bali United itu awal saya memancing di Bali. Saat itu dengan Martinus Novianto. Biasanya di Serangan sampai sekarang. Ikan paling besar yang pernah saya dapat itu GT sama Cakal Kuning," ucap Ricky Fajrin.

Meski gemar berburu ikan, Ricky Fajrin juga suka memelihara ikan, terutama jenis cupang. Dia bahkan membuat akun Instagram khusus yang menampilkan cupang-cupang top grade.

"Diperbanyak saja dulu," tulis Ricky Fajrin saat mengunggah video proses perkawinan cupang jenis Blue Rim.

Berbeda dengan Ricky Fajrin, golf menjadi pilihan Leonard Tupamahu. Bek yang besar bersama Persija Jakarta ini gemar bermain golf saat senggang. Bagi Leonard, golf layaknya terapi ampuh untuk mendukung karier sepak bolanya.

(Instagram Story Leonard Tupamahu)

"Di golf, kita diajarkan sabar, tenang, tidak boleh cepat kecewa, fokus di setiap pukulan. Kita juga diajari sopan dan memuji teman ketika mereka membuat pukulan bagus," tutur Leonard.

Olahraga ini dikenalnya saat membela Persija tahun 2006. Kemudian, dia semakin serius, bahkan sempat ikut turnamen di Malang, ketika dekat dengan pemain asal Singapura, Noh Alam Shah.

"Kenikmatannya itu kalau kita bisa pukul bola jauh, lurus dan bisa jatuh di tempat yang kita mau," jelas Leonard.

Bukan golf, bukan juga memancing. Namun kiper asal Brebes, Wawan Hendrawan memilih modifikasi motor sebagai salah satu saran refreshing. Ketika berangkat latihan, Wawan kerap mengendarai motor Yamaha Scorpio 225 edisi 2006 yang sudah dimodifikasi.

Di bagian kanan dan kiri, tertulis "Spiderwan", lengkap dengan nomor 59. Hobi ini mulai ditekuni Wawan ketika hasil jerih payah dari sepak bola sudah mulai terlihat. Wawan merasa tertantang ketika motornya membutuhkan sparepart yang carinya super susah.

Baca Juga:

Marc Klok, Perjuangan buat Indonesia Sehat dan Sejahtera

Wawancara Gustavo Chena: Terinspirasi Marcelo Bielsa hingga Nostalgia Dominasi Argentina

"Itu yang bikin nagih malahan. Saya cari sparepart, merawat. Kalau sparepart motor biasa kan gampang didapat, kalau yang seperti ini harus custom kan," kata Wawan.

Hobi ini kemudian menular ke juniornya asal Semarang, Rakasurya Handika. Jebolan Timnas Indonesia U-19 itu juga memiliki motor custom klasik yang dimodifikasinya.

"Iya, bang Wawan duluan yang modifikasi motor, setelah itu baru saya," ucap Rakasurya.

Hobi ini ternyata berbanding lurus dengan prestasi. Lewat hobi, mereka bisa lepas dari tekanan sebagai pemain profesional. Setelah balik ke lapangan, Leonard dkk. punya fokus lebih untuk mencetak prestasi. Bali United di bawah polesan pelatih asal Brasil, Stefano Cugurra merupakan tim yang sulit dikalahkan, bahkan dibobol. (Laporan kontributor Putra Wijaya/Bali)

Ricky Fajrin Leonard Tupamahu Wawan hendrawan Liga 1 Bali United Breaking News
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Berikut jadwal lengkap pertandingan Piala Dunia 2026 pada Jumat (26/6), termasuk Ekuador vs Jerman, Curacao vs Pantai Gading, Jepang vs Swedia, serta Tunisia vs Belanda lengkap dengan jadwal siaran langsungnya.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Neymar menjadi pemain kesembilan yang tampil di empat edisi Piala Dunia bersama Brasil. Siapa saja legenda Brasil yang punya catatan serupa?
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Inggris
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Marc Cucurella secara terbuka mengajak Enzo Fernandez bergabung dengan Real Madrid. Apakah Los Blancos akan kembali membajak pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026?
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Prediksi
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Prediksi Curacao vs Pantai Gading pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Les Elephants hanya membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos, sementara Curacao memburu kemenangan perdana di ajang Piala Dunia.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Piala Dunia
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
Pemain Timnas Qatar, Assim Madibo, dijatuhi sanksi larangan bermain dalam lima pertandingan setelah melakukan pelanggaran yang membuat pemain Kanada, Ismael Kone, patah kaki sehingga mengakhiri Piala Dunia 2026 lebih cepat.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Lainnya
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Program ini jadi kabar baik bagi para atlet muda dari semua cabang olahraga di Indonesia dan Malaysia.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Program Next Generation Hadir Sebagai Platform Pengembangan Atlet Muda Indonesia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Prediksi Ekuador vs Jerman pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Der Panzer memburu kemenangan ketiga beruntun, sementara Ekuador masih berjuang menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Bagikan