Niat Jerman Menghapus Kutukan Tim EropaSemifinalis Pertama Brasil 2014

BolaSkorBolaSkor - Jumat, 04 Juli 2014
Niat Jerman Menghapus Kutukan Tim Eropa<!--idunk-->Semifinalis Pertama Brasil 2014
Niat Jerman Menghapus Kutukan Tim EropaSemifinalis Pertama Brasil 2014
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Brasil - Sempat diragukan karena belum menunjukkan performa gemilang di Brasil 2014, Jerman berhasil membuktikan julukannya dengan menundukkan Prancis dengan skor tipis 1-0 untuk menembus semifinal keempat Piala Dunia secara beruntun. Selain dijuluki tim Panser karena tipe permainannya yang lambat panas, Jerman juga mendapat gelar tim spesialis turnamen. Julukan yang diraih karena pencapaian Jerman dalam turnamen-turnamen akbar sepakbola. Julukan yang kembali dibuktikan oleh Philipp Lahm dkk di Brasil 2014. Die Mannschaaft banyak mendapat hujatan dan keraguan semenjak pertandingan pertama. Meski menang 4-0 atas Portugal di pertandingan pertama, Jerman dianggap beruntung karena Portugal bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 karena Pepe dikartumerah oleh wasit Mazic Milorad asal Serbia. Setelah itu, hujatan dan keraguan pun terus menimpa kubu Jerman akibat bermain dalam performa yang bisa dibilang tidak meyakinkan. Bermain imbang 2-2 lawan Ghana, hanya menang 1-0 dari Amerika Serikat dan susah payah menang 2-1 atas Aljazair lewat perpanjangan waktu tentu jauh dari bayangan Jerman di Afrika Selatan 2010. Sempat kalah 0-1 dari Serbia di pertandingan kedua penyisihan grup D setelah menang 4-0 atas Australia di pertandingan pertama, Jerman langsung bangkit di pertandingan ketiga penyisihan grup Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dengan menang 1-0 dari Ghana. Bertemu Inggris di babak 16 besar, laju Panser Jerman tak mampu dibendung oleh Inggris yang digilas dengan skor 4-1. Tarian Tango ala Argentina pun menjadi remuk redam oleh meriam panser Jerman di babak perempat final dengan skor 4-0. Sayang, Jerman mengubah gaya main di babak semifinal dan kalah 0-1 dari Spanyol yang akhirnya menjadi juara dunia. Di perebutan tempat ketiga, Jerman pun sukses membekap Uruguay dengan skor 3-2 untuk meraih tempat ketiga Piala Dunia secara beruntun. Piala Eropa Polandia-Ukraina dua tahun berikutnya pun Jerman kembali mencapai semifinal sebelum dikalahkan oleh Italia dengan skor 1-2. Namun pertandingan lawan Prancis beberapa jam yang lalu membuktikan bahwa Jerman tetaplah Jerman, tim spesialis turnamen yang tidak pernah sesensasional Jogo Bonito ala Brasil di Piala Dunia Meksiko 1970, total football ala Belanda di Piala Dunia Jerman 1974 dan Argentina 1978, ataupun tiki-taka Spanyol di Piala Dunia Afrika Selatan 2010 namun selalu bisa berbicara banyak di Piala Dunia. Semifinal di Brasil 2014 menjadi yang keempat secara beruntun atau yang ke-13 dalam 21 kali edisi Piala Dunia. Selain itu, Jerman juga adalah satu-satunya tim yang selalu lolos ke Piala Dunia jika mereka diijinkan oleh FIFA (Di Piala Dunia Uruguay 1930, Jerman absen karena krisis ekonomi. Piala Dunia Brasil 1950, Jerman baru bergabung kembali ke FIFA dua bulan menjelang turnamen dimulai). Jika ditilik lebih jauh lagi, Jerman adalah satu-satunya tim yang selalu lolos dari penyisihan grup di 16 edisi terakhir Piala Dunia, atau lolos ke perempat final Piala Dunia untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut. Di antara tujuh kontestan lain yang tersisa di Brasil 2014, tidak ada yang mampu menyaingi Jerman untuk sejarah di Piala Dunia, bahkan Brasil sekalipun yang merupakan pemegang gelar Piala Dunia terbanyak dengan lima gelar. Jika digabungkan dengan prestasi di benua Eropa dan sepakbola perempuan, maka Jerman adalah negara tersukses dalam kompetisi sepakbola baik regional maupun internasional! Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Dunia dan Piala Eropa sepakbola perempuan sudah berkali-kali berada di tanah Jerman, belum ditambah medali emas Olimpiade musim panas! Di Piala Dunia, Jerman sudah menjadi kampiun tiga kali (1954,1974,1990), empat kali runner-up (1966,1982,1986,2002), empat kali peringkat ketiga (1934,1970,2006,2010) dan satu kali tempat keempat (1958). Piala Dunia sepakbola perempuan pun Jerman mendominasi dengan dua kali juara dunia (2003,2007) dan satu kali runner-up (1995). Di Piala Eropa, Jerman menjadi raja bersama Spanyol dengan tiga gelar juara (Belgia 1972, Italia 1980, dan Inggris 1996), dua kali runner-up (Swedia 1992,Austria-Polandia 2008). Sepakbola perempuan Jerman lebih gila lagi,dengan menjadi juara delapan kali (enam diantaranya secara beruntun) dari 11 kali edisi Piala Eropa sepakbola perempuan. Mental baja dan determinasi tinggi adalah dua kunci dibalik konstannya prestasi Jerman di kancah internasional. Meskipun tampil buruk secara performa, tapi mental baja dan determinasi pemain Jerman bisa membuat Jerman menjadi pemenang di akhir pertandingan. Pertandingan melawan Prancis tadi pun menjadi bukti terakhir. Unggul 1-0 di menit ke-12 melalui tandukan Mats Hummels, Jerman langsung mengendurkan serangan dan bermain lebih bertahan di sisa pertandingan sambil hanya mengandalkan serangan balik mengandalkan Mesut Oezil, Thomas Mueller, Miroslav Klose dan Andre Schurrle di babak kedua. Pertahanan Jerman pun teruji kokoh dan bermain luar biasa, termasuk sang penjaga gawang yang merupakan terbaik di dunia saat ini, Manuel Neuer. Statistik bertahan Jerman tercatat melakukan total 24 tekel, 10 intersep, 31 kali clearance, empat kali blok serta lima kali save oleh Manuel Neuer. Di semifinal nanti, Jerman akan bertemu dengan pemenang antara Brasil dan Kolombia. Melihat statistik dan sejarah, Jerman memiliki peluang besar untuk memecah kutukan negara Eropa di Piala Dunia yang digelar di benua Amerika dengan menjadi negara Eropa pertama yang juara Piala Dunia di benua Amerika.
Philipp Lahm Piala Dunia Piala Dunia Brasil 2014 Jerman vs prancis Semifinalis Manuel Neuer Tim Panser Jerman Brasil 2014

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Dari debut pahit hingga juara Piala Dunia, berikut 11 momen paling berkesan Lionel Messi bersama timnas Argentina.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Liga Dunia
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Aleksander Ceferin memastikan tidak maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Gianni Infantino tetap ingin bertarung dan berpotensi menghadapi penantang.
Arief Hadi - Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Jerman
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
Jamal Musiala mengungkap kondisi medisnya setelah dua kali pingsan di lapangan dalam empat hari. Simak penjelasan bintang Bayern Munchen tersebut.
Arief Hadi - Rabu, 19 Agustus 2026
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
Liga Dunia
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
COO FIFA Kevin Lamour mengundurkan diri setelah mengkritik Gianni Infantino. Simak konflik internal FIFA dan ancaman pencalonan Infantino.
Arief Hadi - Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
Erick Thohir Senang dengan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Bertambahnya jumlah peserta akan membuka peluang Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia.
BolaSkor - Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Senang dengan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Piala Dunia
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
UEFA secara resmi menolak rencana FIFA menjual sebagian saham Piala Dunia kepada investor. Bahkan, federasi sepak bola Eropa itu mengancam memboikot seluruh kompetisi FIFA jika proposal tetap dijalankan.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
Piala Dunia
Erick Thohir Dukung FIFA Jual Sebagian Saham Piala Dunia, PSSI Berpeluang Dapat Lebih dari Rp360 Miliar
Erick Thohir mendukung rencana FIFA menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia. Jika disetujui, PSSI berpeluang menerima pendanaan hingga 20 juta dolar AS untuk melanjutkan transformasi sepak bola Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Dukung FIFA Jual Sebagian Saham Piala Dunia, PSSI Berpeluang Dapat Lebih dari Rp360 Miliar
Piala Dunia
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Sepp Blatter mengecam rencana Gianni Infantino menjual sebagian saham Piala Dunia. Menurutnya, sepak bola adalah milik rakyat, bukan investor.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Piala Dunia
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Gianni Infantino dikritik FA Inggris dan PM Andy Burnham setelah FIFA berencana menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Bagikan