Neymar Cerita Pengalaman Jalani Trial di Real Madrid

Madrid lebih dulu mencium bakat Neymar ketimbang Barcelona.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 26 Februari 2022
Neymar Cerita Pengalaman Jalani Trial di Real Madrid
Neymar (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Meski namanya besar bersama Barcelona, Neymar lebih dulu menjalani trial di Real Madrid. Bintang berkebangsaan Brasil itu kini berbagi kisah yang jarang diketahui tersebut.

Barcelona membuat gempar bursa transfer musim panas 2013 saat meresmikan kedatangan Neymar. Sang pemain diboyong dari Santos dengan biaya mencapai 57 juta euro.

Neymar kemudian menjelma menjadi pemain penting dalam kejayaan Barcelona di Eropa. Kombinasinya dengan Luis Suarez dan Lionel Messi pernah membawa Blaugrana meraih treble Winners pada tahun 2015.

Namun jauh sebelum pindah ke Barcelona, Madrid nyatanya lebih dulu mencium bakat Neymar. Los Blancos bahkan menawarkan kesempatan trial saat dirinya masih bocah.

Baca Juga:

Neymar Konfirmasi Rumor Tinggalkan PSG demi Pulang ke Barcelona

Lukaku dan 3 Penyerang Lain yang Sempat Berkonflik dengan Tuchel

Neymar Terpaksa Lewatkan Panasnya Superclasico

“Ketika saya berusia 10 tahun, Real Madrid mengundang saya untuk trial. Saya sangat senang dan sangat bahagia," kata Neymar dalam Podcast Fenomenos.

“Itu berlangsung selama empat dari lima hari."

Selama di Madrid, Neymar tak hanya menjalani latihan. Ia juga diberi kesempatan melihat skuat Los Galacticos berlatih dan bertanding.

Neymar berpose di ruang ganti Real Madrid.

Pengalaman tersebut tentu menjadi kesempatan langka bagi seorang bocah berusia 10 tahun. Namun ini juga menjadi bukti kesungguhan Madrid untuk mengikat Neymar.

Namun Neymar pada akhirnya batal gabung Madrid meski tampil mengesankan selama trial. Menariknya, ia sendiri yang memilih untuk menolak bergabung bersama salah satu klub terbesar dunia.

Pada hari kelima (trial), mereka ingin membawa saya ke kejuaraan di Piala MIC Barcelona. Namun saya memilih keluar," tambahnya.

“Saya benar-benar rindu kampung halaman dan saya ingin kembali ke rumah.
Saya sebenarnya sudah siap untuk bermain di Real Madrid, tetapi kemudian saya kembali dan bertahan di Brasil."

Bisa dibayangkan betapa menyesalnya manajemen Madrid gagal memboyong Neymar saat itu. Pemain yang menolak mereka kini menjelma menjadi salah satu yang terbaik dunia dan sempat memperkuat rival abadinya.

Neymar Real Madrid Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan