Nasib Tito Rabat di MotoGP Mengiris Hati
BolaSkor.com - Kehadiran Luca Marini ke MotoGP memakan korban. Tito Rabat yang seharusnya masih memiliki kontrak bersama Avintia Ducati terpaksa lengser.
Setelah terdepak dari MotoGP, Rabat bakal membalao di Superbike. Situasi yang menimpa rider asal Spanyol itu mengiris hati Johann Zarco, mantan rekan setimnya di Avintia.
Berbeda dengan Rabat, Zarco mendapat promosi ke Pramac Ducati. Adapun kursi Zarco di Avintia diberikan ke Enea Bastianini.
“Sayang sekali Rabat tidak menemukan kesempatan di MotoGP untuk beradaptasi dengan baik," ucap Zarco dikutip dari Motosan.
Baca Juga:
Valentino Rossi Sebaiknya Berbagi Panggung ke Pembalap Lain
Suzuki Butuh Tim Satelit Segera, Valentino Rossi Mungkin Merapat
Rabat sebelumnya digadang-gadang bakal menjadi bintang di MotoGP. Namun, cedera yang sempat mendera membuat performanya kian merosot.
Terlebih, Rabat tak pernah mendapat motor terbaik selama berada di MotoGP. Hal itu menjadi faktor yang membuat talentanya tidak berkembang.
“Mungkin Rabat mengawali karier di MotoGP dengan motor yang tidak terlalu kompetitif. Dia memulai dari tim satelit Honda dan itu tidak membantunya untuk memahami apakah dia melakukan dengan baik atau tidak. Saya pikir sulit baginya," tutur Zarco.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Hasil Pertandingan: Inter Milan dan Juventus Petik Tiga Poin, Manchester City Batal Menang
Greg Nwokolo Dorong Ekosistem Padel di Tanah Air Lewat Simba Padel Club
Hasil Super League 2025/2026: Dewa United Banten FC Bawa Satu Poin dari Kandang Persebaya
Thom Haye Curhat Usai Bermain di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
Shayne Pattynama Yakin Timnas Futsal Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam
Hasil Thailand Masters 2026: 4 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara, 2 Runner-Up
Sisca Saras Eks JKT48 Yakin King MU Bangkit Usai Menang atas Man City dan Arsenal
Bojan Hodak Kesal Persib Hanya Cetak Satu Gol ke Gawang Persis
Pujian Tinggi Pelatih Persija, Jordi Amat Berpotensi Pindah Posisi ke Gelandang
Antonio Conte: Jadwal Pertandingan yang Melelahkan Membunuh Sepak Bola