MotoGP Jadi Monoton, Petinggi Tim Angkat Bicara

Para petinggi tim MotoGP menepis isu komponen aerodinamika menjadi biang masalah penurunan kualitas MotoGP musim ini.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 14 Juli 2022
MotoGP Jadi Monoton, Petinggi Tim Angkat Bicara
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Para petinggi tim MotoGP menepis isu komponen aerodinamika menjadi biang masalah penurunan kualitas MotoGP musim ini. Mereka menilai tidak ada hubungannya antara penggunaan komponen aerodinamika baru dengan keseruan balapan di musim ini.

Sebelumnya, publik sempat mengkritik MotoGP musim ini karena dianggap monoton. Mereka berdalih kurangnya aksi salip-menyalip membuat MotoGP 2022 tidak seseru musim-musim sebelumnya.

Kritik ini turut mendapat dukungan dari beberapa pembalap, seperti Marc Marquez, Aleix Espargaro, Fabio Quartararo, dan Luca Marini. Dalam beberapa balapan, mereka mengalami kesulitan menyalip lawan-lawannya. Menurut para pembalap tersebut, permasalahan ini timbul akibat menggunakan komponen aerodinamika baru.

Pasalnya komponen aerodinamika baru menciptakan ruang vakum di slip stream. Di tambah adanya komponen pengatur ketinggian ban, para pembalap akan mengalami melakukan overtake. Selain itu, berkendara dibelakang pembalap lain juga bisa membuat motor sulit dikendalikan. Sebab, ban menjadi cepat panas karena tekanan udara yang meningkat.

Baca Juga:

Murid Valentino Rossi Berjaya di MotoGP Belanda

Langgar Aturan, Aleix Espargaro Kena Penalti

Namun, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti justru memiliki pendapat berbeda. Menurut mereka perubahan yang terjadi pada komponen aerodinamika motor di musim ini tidak terlalu signifikan hingga mengganggu keseruan balapan.

“Ini tergantung dari situasi. Dari pandangan kami, motor saat ini hampir sama dengan musim lalu. Saya tidak melihat masalah yang mengatakan balapan menjadi kurang seru. Memang benar, di beberapa lintasan kita melihat kurang ada aksi salip-menyalip seperti biasanya. Namun hal ini tidak ada kaitannya dengan bagaimana motor berevolusi,” tutur Ciabatti, dikutip dari speedweek.com.

“Perbedaan dengan tahun lalu sangat kecil. Di 2021 kita melihat balapan yang menegangkan, contohnya di Aragon ketika Bagnaia bersaing ketat melawan Marquez. Ini merupakan aksi terbaik setelah beberapa tahun. Kita juga melihat pertarungan antara Marquez dan Quartararo di Austin,” sambung Ciabatti.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli. Menurutnya, perubahan yang terjadi pada komponen motor tidak memberikan dampak besar kepada atmosfer balapan.

“Saya sependapat dengan opini Ciabatti. Di tahun terkahir kita diperkenalkan dengan banyak suku cadang. Winglet dan komponen elektronik membuat pembalap lebih aman. Seperti halnya Ducati, motor kami juga hampir sama seperti musim lalu. Saya tidak berpikir balapan akan menjadi kurang menyenangkan di musim ini,” timpal Meregalli.

Kondisi ini turut mendapat sorotan Alberto Puig, selaku Manager Repsol Honda. Puig menilai MotoGP musim ini masih tetap menghibur meskipun terdapat beberapa perubahan komponen motor.

“Terdapat dua sisi, satu dari opini para pembalap yang mengetahui seluruh motor karena mereka mengendarainya. Satu lagi dari sisi pertunjukkan. Pertunjukkan selalu mendapat rating dari fans,” kata Puig.

“Terdapat organisasi yang menyetting pengaturan secara teknis. Semua orang dapat memberi rating apa yang mereka lihat. Semua juga bisa mengutarakan apakah senang dengan pertunjukkan yang disajikan atau tidak. Namun dari sudut pandang saya, tidak ada yang harus dikatakan dari hal ini,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Motogp Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp40 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp40 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp40 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Java United yang diperkuat Gustavo Almeida, David da Silva, serta Yakob dan Yance Sayuri jelang menghadapi Persija.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Liga Indonesia
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Shayne Pattynama membantah rumor pindah dari Persija Jakarta ke Arema FC. Bek Timnas Indonesia itu menyebut kabar tersebut hoaks dan berharap segera pulih dari cedera punggung.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Tak Terganggu Perpindahan Venue ke Bali
Persija Jakarta tetap menjalani persiapan normal jelang menghadapi Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, meski laga dipindah dari Jakarta.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Tak Terganggu Perpindahan Venue ke Bali
Liga Indonesia
Persija Bisa Turunkan Skuad Lebih Baik saat Lawan Java United
Shin Tae-yong menyebut Persija Jakarta bisa tampil dengan skuad lebih baik saat menghadapi Java United setelah Witan Sulaeman pulih dari cedera.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Bisa Turunkan Skuad Lebih Baik saat Lawan Java United
Liga Indonesia
Denilson Junior Terharu Bawa Dewa United ke Puncak Klasemen Berkat Dua Golnya
Denilson Junior mencetak dua gol di masa injury time untuk membawa Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC sekaligus memuncaki klasemen Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Denilson Junior Terharu Bawa Dewa United ke Puncak Klasemen Berkat Dua Golnya
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs Norwich City: Pantang Seperti Tetangga
Prediksi Manchester City vs Norwich City di Carabao Cup 2026/2027. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, jadwal, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Kamis, 17 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs Norwich City: Pantang Seperti Tetangga
Bagikan