Serie A

Milan Kalah 2-1 Lawan Fiorentina, Paulo Fonseca Sebut Sepak Bola Sekarang seperti Sirkus

Fiorentina Vs Milan diwarnai banyak penalti, Paulo Fonseca menilai sepak bola sekarang sudah seperti sirkus.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 07 Oktober 2024
Milan Kalah 2-1 Lawan Fiorentina, Paulo Fonseca Sebut Sepak Bola Sekarang seperti Sirkus
Fiorentina Vs AC Milan (X/AC Milan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, mencurahkan isi hatinya setelah kalah 2-1 melawan Fiorentina pada laga lanjutan Serie A 2024-2025, di Stadio Artemio Franchi, Senin (7/10) dini hari WIB. Fonseca menilai, sepak bola sekarang sudah seperti sirkus.

Milan gagal melanjutkan tren positif di Serie A setelah kalah 2-1 kontra Fiorentina. Gol Yacine Adli (35') dan Albert Gudmundsson (73') hanya dibalas satu kali lewat aksi Christian Pulisic (60').

Menariknya, pertandingan itu diwarnai tiga tendangan penalti, di mana dua untuk Milan dan satu diberikan kepada Fiorentina. Hasilnya, tidak ada gol yang tercipta dari tiga penalti tersebut.

Baca Juga:

Hasil Serie A: Dua Penalti Dibendung David De Gea, AC Milan Kalah 2-1 di Kandang Fiorentina

Fiorentina Vs AC Milan: Paulo Fonseca Emoh Lakukan Rotasi

Joshua Zirkzee Seharusnya Gabung AC Milan, Bukan Manchester United

Fonseca melihat, sepak bola saat ini terlalu mudah memberikan hukuman penalti. Sang pelatih melihat hal itu bukanlah pemandangan yang elok.

"Saya yang mencintai sepak bola tidak ingin berkontribusi kepada sirkus ini," ujar Fonseca kepada DAZN.

"Sekarang semuanya menjadi penalti, baik yang menguntungkan atau merugikan kami. Ini bukan sepak bola jika Anda memberikan penalti untuk sentuhan sekecil apa pun," sambungnya.

Kendati demikian, Fonseca sadar Milan tidak bermain maksimal kontra Fiorentina. Satu di antara faktor yang dianggap jadi penyebabnya adalah kelelahan karena tidak banyak melakukan rotasi.

Fiorentina Vs AC Milan (X/Serie A)

"Saya pikir kami telah bermain dengan baik dengan struktur ini hingga sekarang. Itu bukan karena Fiorentina menciptakan banyak peluang. Satu hal yang kurang adalah agresivitas."

"Pada babak pertama, kami terlalu mudah kebobolan lewat lemparan ke dalam. Sementara itu, gol kedua juga melalui umpan panjang."

"Saya mengatakan kepada para pemain jika ini bukan karena masalah taktik, tetapi karena tidak agresif ketika bertahan dan menyerang."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Ketika gagal mengonversi dua penalti, sulit untuk memenangi laga, tidak peduli berapa banyak peluang yang Anda ciptakan. Saya merasa umpan silang ke kotak penalti juga tidak cukup berkualitas," kata sang pelatih.

Kekalahan membawa Milan merosot ke posisi keenam klasemen sementara. Rossoneri mengoleksi 11 poin dari tujuh pertandingan.

AC Milan Serie a Breaking News Fiorentina Paulo Fonseca
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Experienced Journalist with a work history in the online media industry of more than 7 years.
Posts

17.883

Berita Terkait

Italia
Hadapi Lazio, AC Milan Tak Diperkuat Captain America
Kabar buruk untuk AC Milan jelang pekan 13 lawan Lazio di Serie A: tak diperkuat Captain America alias Christian Pulisic.
Arief Hadi - Sabtu, 29 November 2025
Hadapi Lazio, AC Milan Tak Diperkuat Captain America
Prediksi
Prediksi dan Statistik AC Milan vs Lazio: Kesempatan Merebut Puncak Klasemen Serie A
Statistik serta prediksi pekan 13 Serie A antara AC Milan kontra Lazio yang akan dihelat di San Siro.
Arief Hadi - Sabtu, 29 November 2025
Prediksi dan Statistik AC Milan vs Lazio: Kesempatan Merebut Puncak Klasemen Serie A
Jadwal
Kembali Tayang di Televisi Nasional, Berikut Jadwal Pertandingan Serie A 2025-2026 Akhir Pekan Ini
Kabar baik untuk pecinta sepak bola Italia alias Serie A, televisi nasional kembali menyiarkan Serie A dan jadwalnya seperti berikut ini.
Arief Hadi - Sabtu, 29 November 2025
Kembali Tayang di Televisi Nasional, Berikut Jadwal Pertandingan Serie A 2025-2026 Akhir Pekan Ini
Liga Indonesia
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Skuad Persija akan diliburkan selama dua pekan karena Super League mengalami jeda di tengah bergulirnya SEA Games 2025.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Liga Indonesia
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Persija akan menjamu Bhayangkara FC pada 29 Desember 2025. Manajemen Persija berharap duel itu bisa diselenggarakan di Jakarta International Stadium.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Liga Indonesia
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Pelatih Persija Mauricio Souza menilai kualitas rumput SUGBK lebih baik dari JIS. Namun, JIS punya satu keunggulan lain.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Liga Indonesia
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
The Jakmania menampilkan dua tifo spesial pada laga Persija vs PSIM di SUGBK, Jakarta, Jumat (28/11).
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Liga Indonesia
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Pemain bernomor punggung 90 di Persib Bandung ini mengalahkan legenda Kekey Zakaria hingga Atep.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 29 November 2025
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Bulu Tangkis
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
Atlet yang akrab disapa Putri KW itu baru saja berhadapan dengan An Se-young pada partai puncak turnamen level Super 500, Australia Open 2025 akhir pekan lalu.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 29 November 2025
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
Bulu Tangkis
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Skuad yang pada awalnya dihuni oleh sejumlah atlet muda potensial kini mengalami perubahan dengan hadirnya beberapa pebulutangkis senior.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 29 November 2025
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Bagikan