Michael Cuisance Jadi Solusi Hemat Pengganti Thiago Alcantara di Bayern Munchen

Thiago Alcantara di ambang pintu keluar Bayern Munchen. Kehilangan Thiago bukan masalah sebab mereka masih punya Michael Cuisance di lini tengah
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 02 Agustus 2020
Michael Cuisance Jadi Solusi Hemat Pengganti Thiago Alcantara di Bayern Munchen
Michael Cuisance dan Thiago (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Thiago Alcantara di ambang pintu keluar Bayern Munchen. Seiring ketertarikan dari Liverpool yang mencari pemain dengan tipe pengatur serangan (playmaker), kepergian Thiago dari Bayern yang sudah diperkuatnya dari 2013 tinggal masalah waktu.

Bayern mematok harga Thiago sebesar 30 juta euro dan Presiden Bayern, Karl-Heinz Rummenigge membenarkan hasrat pemain berusia 29 tahun untuk mencari tantangan baru setelah sukses dengan Bayern.

"Pembicaraan (kontrak baru Thiago di Bayern) antara Thiago Alcantara dan Hasan Salihamidzic selaku Direktur Olahraga berjalan dengan baik, kami pun sempat merasa yakin bahwa akan ada kesepakatan di antara kedua belah pihak, namun kemudian Thiago kembali memberi tahu bahwa dia ingin mencoba tantangan baru."

"Kami akan menerima keputusan yang sudah dibuatnya. Thiago masih memiliki sisa kontrak selama semusim, jika dia mencapai kesepakatan untuk hengkang ke klub lain, maka mereka harus membayar harga yang sudah ditetapkan, tetapi saya tidak ingin membicarakan berapa harga yang kami pasang ke publik."

Baca Juga:

5 Tim dengan Pertahanan Sulit Ditembus

Petinggi Bayern Munchen Mengamini Thiago Akan Angkat Kaki

Thiago Alcantara, Solusi Kreativitas Lini Tengah Liverpool?

Kehilangan Thiago pun sedianya bukan masalah besar bagi Bayern sebab mereka masih punya Joshua Kimmich, Leon Goretzka, Corentin Tolisso, hingga Michael Cuisance di lini tengah. Nama yang disebut terakhir sudah diyakini bisa jadi suksesor jangka panjang Thiago.

Michael Cuisance

Michael Cuisance berlatih dengan Thiago

"Thiago, dia fenomenal. Saya memilih duduk di sampingnya, saya ingin belajar dari salah satu gelandang terbaik di posisinya. Dia banyak membantu saya dan dia pria yang baik. Dia sudah di puncak dan saya masih di dasar (level bermain)."

Itu ucapan Cuisance mengenai Thiago di awal kedatangannya di Bayern. Cuisance menganggap Thiago sebagai mentor yang dapat dicontoh jejak karier dan kesuksesannya.

Cuisance baru semusim bersama Bayern setelah sempat bermain di Bayern Munchen II (tim kedua Bayern). Namanya belum populer di Eropa tapi pemandu-pemandu bakat tahu betul talenta yang dimiliki pemain berusia 20 tahun tersebut.

Pada 2007-2012 Cuisance menghabiskan masa akademinya dengan akademi klub kampung halaman, Strasbourg sebelum pindah ke Schiltigheim dan Nancy (2014-2017). Bersama Nancy itu Cuisance lambat laun mempopulerkan namanya.

Michael Cuisance di akademi Nancy

Borussia Monchengladbach memenangi servisnya pada 2017 sebelum pindah ke Bayern pada 2019. Keputusan Cuisance berkarier di Bundesliga sudah tepat, apalagi dia mengakui sempat ada tawaran gabung Manchester City besutan Pep Guardiola dan bermain di liga top dunia: Premier League.

Akan tapi dalam skuat bertabur bintang dan rimba persaingan ketat Premier League, nasib Cuisance bisa jadi berbeda jika ia memutuskan bermain di sana.

"Sulit untuk mengatakan tidak kepada Pep Guardiola. Karena kita semua tahu pelatih seperti apa dia, bagaimana dia membuat timnya bermain. Kami mengatakan hal-hal baik satu sama lain, tapi itu di antara kami! Mungkin saya akan bergabung dengannya suatu hari nanti," tutur Cuisance.

"Saya tidak pernah menyesalinya (meninggalkan Prancis ke Jerman pada usia 17 tahun). Saya di Bayern sekarang dan saya tidak bisa lebih bahagia lagi. Itu bukan keputusan yang mudah, tetapi waktu telah menunjukkan bahwa itu keputusan yang tepat."

Michael Cuisance jadi tulang punggung di lini tengah Gladbach

Bersama Gladbach Cuisance langsung menjadi pemain andalan di lini tengah menggantikan Mahmoud Dahoud yang pindah ke Borussia Dortmund. Pada musim 2017-18 Cuisance tampil 24 kali di Bundesliga (sembilan kali starter).

Bagi pemain yang belum pernah tampil di tim senior Nancy Cuisance cukup tenang dan dewasa dalam permainannya. Hal itu bisa dilihat kala ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Gladbach di musim tersebut versi pilihan fans.

Musim ini Cuisance sudah bermain 15 kali di seluruh kompetisi dengan catatan tiga gol dan satu assist pada musim yang berujung titel Bundesliga dan DFB Pokal. Catatan fantastis di musim debutnya bersama Bayern.

Gaya Main

Michael Cuisance

Berkaki kidal dan dapat bermain dalam peran deep-lying playmaker (pengatur serangan). Michael Cuisance sudah memelajari peran itu dari Thiago Alcantara, khususnya dari caranya mendistribusikan bola dan mengontrol ritme bermain di lini tengah.

Belajar dari Thiago yang notabene produk La Masia dan memegang teguh prinsip sepak bola Barcelona menambah kemampuan Cuisance. Apalagi dia mendapatkan ilmu dari gelandang lainnya seperti Goretzka, Tolisso, Javi Martinez, dan Philippe Coutinho.

"Saya sudah membuat kemajuan nyata dengan itu. Pada awalnya, ketika saya menginginkan sesuatu, itu harus terjadi sekarang, atau itu akan membuat saya kembali," imbuh Cuisance.

"Saya bisa berhenti dan berkata, 'Saya tidak bermain, itu saja, ini sudah berakhir'. Tetapi saya terus berjalan. Saya ingin bermain lebih banyak, untuk membangun diri saya di tim. Saya perlu merangkai permainan dan meningkatkan statistik saya. Saya tahu saya bisa berkontribusi sebanyak yang lain," tegas dia.

Hans-Dieter Flick pelatih Cuisance di Bayern mengakui sang pemain sudah ada di arah yang tepat untuk mengembangkan kariernya. Mentalitasnya juga bagus. Tak ayal Cuisance bisa jadi solusi hemat untuk jangka panjang Bayern sekaligus suksesor bagi Thiago.

"Saya masih punya lima tahun ke depan. Saya pikir pikiran saya dikondisikan untuk klub seperti ini di level tertinggi. Ada banyak pemain top di sini dan saya tahu saya bisa sukses," yakin pemain timnas Prancis U-20 itu.

Breaking News Sosok Bayern Bayern munchen Thiago Thiago Alcantara Michael Cuisance
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.355

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Tunisia vs Belanda, Live TVRI Jumat (26/6) Pukul 06.00 WIB
Timnas Belanda akan menghadapi Tunisia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Simak jadwal siaran langsung, jam tayang, serta peluang Oranje mengunci posisi juara grup.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Tunisia vs Belanda, Live TVRI Jumat (26/6) Pukul 06.00 WIB
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
Afrika Selatan untuk pertama kalinya lolos ke babak knock out Piala Dunia usai menumbangkan Korea Selatan. Afsel mendampingi Meksiko yang menjadi juara grup A.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Berikut jadwal lengkap pertandingan Piala Dunia 2026 pada Jumat (26/6), termasuk Ekuador vs Jerman, Curacao vs Pantai Gading, Jepang vs Swedia, serta Tunisia vs Belanda lengkap dengan jadwal siaran langsungnya.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Neymar menjadi pemain kesembilan yang tampil di empat edisi Piala Dunia bersama Brasil. Siapa saja legenda Brasil yang punya catatan serupa?
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Inggris
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Marc Cucurella secara terbuka mengajak Enzo Fernandez bergabung dengan Real Madrid. Apakah Los Blancos akan kembali membajak pemain Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026?
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Prediksi
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Prediksi Curacao vs Pantai Gading pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Les Elephants hanya membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos, sementara Curacao memburu kemenangan perdana di ajang Piala Dunia.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Curacao vs Pantai Gading: Mencari Teman untuk Jerman
Piala Dunia
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
Pemain Timnas Qatar, Assim Madibo, dijatuhi sanksi larangan bermain dalam lima pertandingan setelah melakukan pelanggaran yang membuat pemain Kanada, Ismael Kone, patah kaki sehingga mengakhiri Piala Dunia 2026 lebih cepat.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
MotoGP
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Pedro Acosta resmi menggantikan posisi Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo dan akan menemani Marc Marquez hingga MotoGP 2028.
BolaSkor - Kamis, 25 Juni 2026
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati, Pedro Acosta Temani Marc Marquez
Klasemen
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Brasil menutup Grup C Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar. Skotlandia belum menyerah dan masih menunggu peluang lolos lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Brasil sukses menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Skotlandia. Vinicius Junior tampil gemilang membawa Selecao menjadi juara Grup C, sementara Maroko mengamankan tiket ke babak 32 besar setelah menaklukkan Haiti.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Menjungkalkan Skotlandia, Maroko Bungkam Haiti
Bagikan