Metode Spesial Klopp dalam Proses Menjadikan Lewandowski Mesin Gol

Jurgen Klopp punya peran besar dalam membangun kekuatan mencetak gol Robert Lewandowski.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 14 Januari 2021
Metode Spesial Klopp dalam Proses Menjadikan Lewandowski Mesin Gol
Jurgen Klopp dan Robert Lewandowski (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ketenaran Robert Lewandowski sebagai salah satu striker top di Eropa tidak perlu diragukan lagi. Klimaksnya ia membawa Bayern Munchen meraih treble winners pada 2020 dan memenangi penghargaan Pemain Terbaik FIFA.

55 gol dari 47 laga ditorehkan Lewandowski musim lalu dengan Bayern dan ia sudah menorehkan 269 gol dari 310 laga - menurut Transfermarkt - selama enam tahun lebih membela tim Bavarian.

Hebatnya performa Lewandowski serta nalurinya mencetak gol sebagai predator berbahaya tak lepas dari peran Jurgen Klopp, manajer Liverpool yang melatih Borussia Dortmund dari 2010 hingga 2014.

Selama empat tahun itu Klopp bak Victor Frankenstein yang membangun 'monster' dalam diri Lewandowski. Periode striker asal Polandia bersama Dortmund menguatkan kemampuannya dalam mencetak gol.

Baca Juga:

Bagi Robert Lewandowski, Jurgen Klopp Guru yang 'Buruk'

Sebelum Bajak Van Persie, MU Lebih Dulu Dekati Lewandowski

Letusan Gunung Gagalkan Transfer Lewandowski ke Blackburn

Jurgen Klopp dan Robert Lewandowski

Klopp punya metode unik memberikan inisiatif kepada Lewandowski untuk mencetak gol. Metode unik itu melibatkan uang sebagai inisiatif dan Lewandowski menuturkannya via France Football.

"Pelatih memberi saya 50 euro setiap kali saya mencetak 10 gol dalam sesi latihan yang sama,” ucap Lewandowski. "Dengan cara itulah kualitas saya meningkat, batasan saya didorong dan saya dibuat untuk bekerja lebih banyak."

Akan tapi ada juga konsekuensi jika Lewandowski gagal. Ia justru harus memberikan Klopp 50 euro jika gagal mencapai target gol di sesi latihan.

"Dalam minggu-minggu pertama saya di Dortmund, saya sering memberinya 50 euro," tambah Lewandowski. "Tapi pada akhirnya, dia menghentikannya karena itu menghabiskan terlalu banyak uang!"

"Tapi bagi saya itu sangat menguntungkan karena sangat membantu saya untuk meningkatkan penyelesaian akhir. Saya masih muda saat itu. Klopp melihat kualitas saya dan dia ingin saya mencapai level baru," pungkas dia.

Breaking News Robert Lewandowski Jurgen Klopp Borussia Dortmund
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.367

Berita Terkait

Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Prediksi
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Prediksi Turki vs Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026. Turki membidik poin pertama, Amerika Serikat mengincar sejarah baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Bagikan