Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mesut Ozil dan Fenerbahce: Pasangan yang Cocok?

Kepindahan ke Turki adalah langkah yang logis buat Mesut Ozil, tetapi ekspektasi terhadap mantan gelandang Jerman itu akan tinggi di Istanbul.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 18 Januari 2021
Mesut Ozil dan Fenerbahce: Pasangan yang Cocok?
Mesut Ozil (twitter/MesutOzil1088)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mesut Ozil meninggalkan Arsenal menuju Fenerbahce, demikian diumumkan klub tersebut. Kepindahan ke Turki adalah langkah yang logis buat Ozil, tetapi ekspektasi terhadap mantan gelandang Jerman itu akan tinggi di Istanbul.

Ozil adalah sosok yang terpolarisasi. Beberapa orang melihat Ozil sebagai salah satu pemain kaki kiri terbaik di dunia, mungkin pemain nomor 10 sejati terakhir yang mampu menemukan ruang tertentu untuk memainkan umpan-umpan akurat. Namun dia juga mernjadi pemain yang hanya bisa menonton dari tribun dalam beberapa bulan terakhir.

Tidak sedikit yang menilai tribun adalah tempat yang tepat karena sikap buruknya. Namun banyak juga yang memujinya atas semua proyek amal.

Baca Juga:

Bukan Lagi Kode, Mesut Ozil Blak-blakan Ingin Gabung Fenerbahce

Mesut Ozil Segera Akhiri Masa Kelam di Arsenal

Maaf Arsenal, Juventus Tak Tertarik dengan Ozil Meskipun Gratis

Para pengkritiknya menyoroti hubungan dekatnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Banyak yang marah saat Ozil melontarkan tuduhan kepada Jerman ketika dia keluar dari tim nasional setelah Piala Dunia 2018 berlebihan.

Ozil selalu berkeliaran di antara dunia olahraga dan politik, dan jarang tindakannya tanpa kontroversi. Dan ada dua sudut pandang tentang kepindahannya ke klub Turki.

Di Arsenal, mereka akan dengan senang hati menyingkirkan "penonton mahal" yang bahkan sudah tidak ada dalam daftar skuat 25 orang di Premier League. Ozil dilaporkan mendapat bayaran 350 ribu poundsterling per pekan, tertinggi di klub.

Di Fenerbahce, di sisi lain, prospek untuk mendatangkan Ozil telah memikat para penggemar. Selama beberapa hari ini, pendukung Fenerbahce membanjiri bagian komentar di platform media sosial. Mereka memberinya sambutan digital yang hangat.


Sebuah Awal Baru

"Semua orang senang. Ozil telah menjadi pemain top selama bertahun-tahun. Ini akan menjadi rekrutan besar, tentu saja," kata jurnalis olahraga Turki Ugur Karakullukcu dikutip DW.

Sementara itu, Ozil telah mengatakan semua hal yang tepat di Twitter. Dia menyatakan bahwa Fenerbahce adalah klub favoritnya ketika dia tumbuh besar di Gelsenkirchen.

"Setiap orang Jerman-Turki mendukung tim Turki ketika mereka besar di Jerman. Dan untuk saya itu adalah Fenerbahce. Fenerbahce seperti Real Madrid di Spanyol. Klub terbesar di negara ini."

Ini adalah awal yang baru di Turki untuk Ozil. Beberapa orang mengatakan itu tidak bisa dihindari. Bagaimanapun, gajinya yang besar itu tidak membuatnya mudah dijual.

Klub-klub di Super Lig Turki, di sisi lain, telah lama mengincar Ozil, yang akan bergabung dengan daftar panjang bintang-bintang tua yang pindah ke sana ketika mereka sadar tidak lagi diminati di liga-liga top Eropa. Sebut saja Didier Drogba, Falcao, dan Wesley Sneijder (Galatasaray), Mario Gomez (Besiktas), dan Robin van Persie (Fenerbahce).

Ozil, bagaimanapun, adalah nama yang paling glamor. Darah Turki yang mengalir dalam tubuhnya tentu saja menjadi bonus besar.

"Presiden di sini, di Turki berperilaku seperti pemain poker," jelas Karakullukcu. "Tapi mereka melakukan segalanya setiap tahun dan menjanjikan pemain bintang kepada fans mereka."

Presiden Fenerbahce Ali Koc, lulusan Harvard dan salah satu pengusaha terkaya di Turki, ingin membiayai transfer tersebut melalui perusahaannya, Koc Holding, yang merupakan perusahaan terbesar di negara itu. Sedangkan penguasa media Acun Ilicali, yang juga terlibat, dikatakan memiliki hubungan dekat dengan Ozil dan Presiden Turki Erdogan.

Namun, klub baru-baru ini mengalami masalah keuangan dan banyak utang. Max Kruse mengakhiri kontraknya dengan Fenerbahce dan pindah ke klub Bundesliga Union Berlin sebelum awal musim. Dia mengklaim Fenerbahce telah berhenti membayar sebagian besar gajinya.


Mentalitas Harus Menang Sekarang

Tapi kepindahan Ozil juga dinaungi tanda tanya. Akankah Ozil mampu mengangkat dalam skuat tua yang tidak memiliki striker cepat? Fenerbahce terakhir kali memenangkan liga pada 2014. Kini liga Turki sudah didominasi klub-klub macam sang juara saat ini Basaksehir dan rival lama Istanbul Galatasaray.

"Skuat Fenerbahce dibangun dengan mentalitas 'menang-sekarang' dan Ozil harus melakukannya langsung sejak awal," kata Karakullukcu. "Tapi apakah dia bisa meluncur mulus ke dalam tim? Saya ragu."

Seperti yang dialami Ozil dengan Arsenal, euforia juga dapat dengan cepat berubah menjadi ejekan, kedengkian, atau bahkan kebencian, terutama di sepak bola Turki.

"Pers Turki tidak bermoral," kata Okan Altiparmak, pembuat film dan penggemar Fenerbahce. "Dan di media sosial, ada pertempuran untuk supremasi. Ini seperti propaganda, Anda terus-menerus diserang."

Dan ketika keadaan berjalan sangat buruk, kemarahan para pendukung diarahkan bukan terhadap rival klub, tetapi terhadap pemain mereka sendiri. Well, seperti yang terjadi di Arsenal.

Ya paling tidak itu bukan hal baru bagi Ozil; tekanan dan permusuhan telah menjadi pendamping konstan selama 15 tahun di sepak bola profesional.

Pemain berusia 32 tahun itu telah lama meninggalkan Jerman dan menganggap dirinya sebagai bintang global yang berkomunikasi melalui salurannya sendiri. Dia lebih suka brkomunikasi dalam bahasa Inggris dan Turki. Ya, sejak pengunduran dirinya dari tim nasional Jerman, dia telah banyak mengalihkan fokusnya ke Turki, jadi langkah ini seharusnya tidak mengejutkan.

Pertanyaannya sekarang adalah apakah Ozil akan mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang diberikan padanya? Menarik dinanti.

Arsenal Bursa transfer Breaking News Mesut Ozil

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Resmi Dikenalkan Manchester United, Ambisi Youri Tielemans Sejalan dengan Red Devils
Youri Tielemans resmi bergabung dengan Manchester United hingga 2031. Gelandang Belgia itu mengungkap ambisi besar meraih trofi.
Arief Hadi - Rabu, 15 Juli 2026
Resmi Dikenalkan Manchester United, Ambisi Youri Tielemans Sejalan dengan Red Devils
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Bagikan