Messiah Barcelona, Lionel Messi, dan Gol ke-600 yang Menentukan Alur Perebutan Titel La Liga

Lionel Messi kembali jadi penyelamat Barcelona di laga krusial, penting, melawan Atletico Madrid.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 05 Maret 2018
Messiah Barcelona, Lionel Messi, dan Gol ke-600 yang Menentukan Alur Perebutan Titel La Liga
Lionel Messi, Messiah bagi Barcelona dan rakyat Catalunya (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Terminologi Messiah dalam bahasa Ibrani merujuk kepada juru selamat bagi rakyatnya. Dalam era modern, khususnya sepak bola, istilah Messiah itu seharusnya diberikan kepada sosok pembeda dalam sebuah pertandingan. Bukan sosok sembarang yang hanya memiliki kualitas individu semata.

Terlebih, pembeda itu juga harus konsisten melakukannya dari hari ke hari, pekan ke pekan berikutnya, dan mencuat di laga besar. Di muka bumi ini, hanya ada dua pemain yang masuk kriteria tersebut, mereka adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ronaldo sudah melakukannya untuk Manchester United dan Real Madrid. Sedangkan Messi, memperlihatkan loyalitas sejati tanpa pamrih kepada Barcelona, di mana loyalitas atau pengabdian merupakan hal yang langka saat ini. Jadi, Messi lebih tepat disebut Messiah bagi Barcelona, tidak, lebih tepatnya warga Catalunya.

Sejak terjun ke tim utama Barca, pasca promosi dari La Masia, pada tahun 2004, Messi terus mengukir sejarahnya sendiri di dalam sejarah emas Barcelona. Melalui prestasi individu, Messi telah meraih lima Ballon d'Or. Menyoal trofi, Messi telah meraih empat titel Liga Champions, tiga Piala Dunia Antarklub, tiga Piala Super UEFA, tujuh trofi Piala Super Spanyol, lima Copa del Rey, dan delapan trofi La Liga.

Titel La Liga itu bisa bertambah menjadi sembilan musim ini. Performa Messi terus terjaga di level top Eropa, kendati usianya telah berumur 30 tahun. Performanya terjaga seiring dengan rekor tak pernah kalah Barcelona di La Liga.

Sejauh ini, Messi telah mencetak 32 gol dan 16 assists di seluruh kompetisi dari total 41 pertandingan. 24 gol di antaranya tercipta di La Liga. Teranyar, satu golnya kembali memberikan tiga poin berharga bagi Barcelona dalam perebutan titel La Liga, saat menjamu Atletico Madrid di jornada 27 di Camp Nou.

Sebelum laga dimulai, kedua tim hanya terpaut lima poin. Barca dalam kondisi labil karena sempat melalui tiga laga melawan Espanyol, Getafe, dan Las Palmas dengan raihan hasil imbang. Sedangkan Atletico, terus meraih kemenangan. Atletico dalam momentum tinggi kala menyambangi Camp Nou.

Pertandingan pun berjalan ketat di tiap lininya. Pertarungan tak terelakkan dari lini belakang, tengah, hingga depan. Dari banyaknya pertarungan yang terjadi, tensi laga yang panas, serta tekanan tinggi. Messi kembali muncul sebagai Messiah bagi Barcelona.

Melalui tendangan bebasnya yang berpresisi tinggi, Messi mengarahkan bola ke kiri gawang Atletico. Kiper Atletico, Jan Oblak, sudah berupaya maksimal untuk menepisnya. Namun bola datang terlalu deras dan tidak dapat dicegah. Gol Messi itu pun jadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut. Gol yang menenangkan publik Catalunya dan rekan setimnya di Barcelona. Barangkali, mereka tahu, jika gol Messi itu bisa mengunci titel La Liga ke-24 dalam sejarah klub.

La Pulga -julukan Messi- selalu tahu bagaimana cara menyelamatkan timnya yang sedang berada dalam kesulitan. Ia sudah bertahun-tahun melakukannya bagi Barcelona. Entah melalui gol dari tendangan bebas, permainan terbuka, atau penalti, Messi merupakan elemen penting yang tidak dapat dipisahkan di Barcelona. Jikalaupun dia tidak mencetak gol, Messi dapat membuka celah bermain di lini bertahan lawan, dengan identitas keduanya sebagai playmaker.

Barca kini terpaut delapan poin dengan Atletico. Mengingat konsistensi bermain mereka musim ini, serta inkonsistensi bermain rival lainnya, Real Madrid, hanya keajaiban yang dapat mengagalkan Barca meraih titel La Liga. Kemenangan melawan Atletico semakin bertambah spesial, karena Messi mencetak gol ke-600 dalam karier profesional dengan akumulasi bersama Barca dan Timnas Argentina.

600 Gol dan Pujian kepada Messi

"Messi mencetak gol ke-600 untuk mengalahkan Atletico dan sudah pasti mengunci titel La Liga untuk Barcelona. Jika dia hanya pencetak gol maka itu akan luar biasa hebat, tapi faktanya dia juga pendribel terbaik yang pernah saya lihat, dan juga pengoper terbaik yang pernah saya lihat. GOAT (Greates of all time)."

Pujian itu dilontarkan oleh ikon sepak bola Inggris, Gary Lineker, yang merangkum segalanya tentang Messi: pencetak gol, pembuka ruang bagi rekan setim, dan pendribel terhebat dunia. Tidak heran memang jika Lineker begitu memujinya. Faktanya memang demikian.

Messi telah mencetak 600 gol untuk Barcelona - rekor yang mungkin akan bertahan selamanya dalam sejarah klub. Detailnya, 539 gol untuk Barcelona dan 61 gol untuk Timnas Argentina. Mau lebih detail lagi? Tenang, berikut penjabarannya dari musim ke musim Messi hingga mencapai angka 600.

Musim 2004/05 (satu gol), 2005/06 (10 gol), 2006/07 (21 gol), 2007/08 (19 gol), 2008/09 (41 gol), 2009/10 (48 gol), 2010/11 (57 gol), 2011/12 (82 gol), 2012/13 (69 gol), 2013/14 (48 gol), 2014/15 (62 gol), 2015/16 (50 gol), 2016/17 (57 gol), dan 2017/18 (35 gol).

Ketajaman dan kreativitas Messi berlanjut hingga musim ini. Barca juga telah mencatatkan 100 gol di seluruh kompetisi musim ini, dengan menjadikan Messi sebagai ujung tombak terdepan dengan torehan total 32 golnya. Talentanya benar-benar alami laiknya pendahulunya di masa lalu, Diego Maradona.

Bahkan, pelatih Atletico, Diego Simeone, sampai bermimpi timnya dapat memenangi laga melawan Barcelona jika memiliki seorang Messi. Dia juga dianggap lebih berbahaya ketimbang trisula Madrid yang berisikan Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, dan Karim Benzema.

"Messi seorang diri lebih berbahaya ketimbang trio lini serang Madrid, Ronaldo, Benzema, dan Bale," puji Simeone.

Guna mempertegas stigma Messi sebagai penguasa La Liga, ada kutipan menarik dari penulis di ESPN di akun Twitter @dermotmcorrigan.

"Dengan berlalunya 27 pekan di La Liga, Messi kini telah mencetak lebih banyak gol, assist, tendangan tepat sasaran, dribel sukses dan menciptakan peluang lebih dari pemain lainnya," kicau @dermotmcorrigan. Ah, Messi, Anda benar-benar hebat!

La Liga Spanyol FC Barcelona Lionel mesi Lionel Messi Atletico Madrid

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Carlo Ancelotti tak berencana mengistirahatkan Raphinha saat Brasil menghadapi Australia. Barcelona cemas karena sang winger punya riwayat cedera.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Spanyol
FC Barcelona Sudah Lupakan Julian Alvarez, Puas dengan Skuad Terkini
FC Barcelona resmi melupakan Julian Alvarez usai ditolak Atletico Madrid. Deco menegaskan klub kini puas mengandalkan Gabriel Jesus.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 25 September 2026
FC Barcelona Sudah Lupakan Julian Alvarez, Puas dengan Skuad Terkini
Liga Dunia
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
Cristiano Ronaldo sempat mempertimbangkan pensiun dari Timnas Portugal setelah Piala Dunia 2026. Namun, ia memilih bertahan dan mengejar 1.000 gol.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
Liga Dunia
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Argentina memasuki era baru tanpa Lionel Messi. Alexis Mac Allister meminta Tim Tango lebih kuat sebagai tim setelah kehilangan sang GOAT.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Spanyol
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
Barcelona khawatir Raphinha cedera saat membela Brasil. Sang winger harus menempuh perjalanan 34.000 km setelah mencetak 14 gol dalam 8 laga.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Barcelona Khawatir Raphinha Pergi Bela Timnas Brasil, Mengapa?
Liga Dunia
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Lionel Messi membangun portofolio bisnis di luar sepak bola, dari properti dan perhotelan hingga seni digital serta proyek kemanusiaan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Spanyol
Kecam Wasit, Jose Mourinho Tunjukkan Dua Gambar Pelanggaran Keras di Derby Madrid
Jose Mourinho mengecam wasit usai Real Madrid kalah dari Atletico. Ia membawa dua gambar pelanggaran keras ke ruang konferensi pers.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Kecam Wasit, Jose Mourinho Tunjukkan Dua Gambar Pelanggaran Keras di Derby Madrid
Spanyol
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Atletico Madrid Menumbangkan Real Madrid: Los Blancos Merosot
Klasemen LaLiga 2026/2027 terbaru setelah Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid 2-1. Los Blancos merosot ke posisi ketiga, Barcelona masih di puncak.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Atletico Madrid Menumbangkan Real Madrid: Los Blancos Merosot
Hasil akhir
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Kartu Merah, Los Blancos Tumbang 2-1
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid di LaLiga 2026/2027: Dean Huijsen kartu merah, Los Blancos tumbang 1-2. Simak jalannya pertandingan!
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Kartu Merah, Los Blancos Tumbang 2-1
Jadwal
Cari Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid? Ini Informasinya!
Link streaming Atletico Madrid vs Real Madrid live malam ini. Cek jadwal, jam tayang, prediksi susunan pemain, dan cara nonton Derby Madrid.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Cari Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid? Ini Informasinya!
Bagikan