Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafrie, mengakui Timnas U-19 banyak mendapat pelajaran berharga pada uji coba melawan timnas Myanmar U-19. Dari dua kali laga uji coba, skuat Garuda Jaya hanya mampu bermain imbang 1-1 di laga pertama dan kalah 1-2 pada uji coba kedua.
Indra Sjafrie mengakui beberapa kelemahan anak asuhnya dalam dua laga uji coba tersebut. Fokus pemain dalam 2x45 menit pertandingan dan finishing yang masih kurang menjadi sorotan pelatih 51 tahun itu.
"Sepak bola itu harus fokus dari menit pertama hingga menit ke-90. Kelengahan kita dimanfaatkan oleh tim Myanmar. Selain itu, banyak peluang terbuang yang seharusnya bisa menjadi gol tetapi gagal. Akibatnya anak-anak kehilangan kepercayaan diri dan konsentrasi," papar Indra kepada wartawan usai pertandingan, Rabu (7/5).
"Yang jelas Timnas U-19 banyak mendapat pelajaran dalam uji coba ini. Baik itu dalam sisi teknis, peraturan pertandingan dan suporter. Ini akan menjadi landasan dan evaluasi kita utuk memperbaiki permainan," tambahnya.
Meski mengalami kekalahan 1-2 oleh Mnyamar dalam laga uji coba kedua tersebut, Indra tetap mengapresiasikan perjuangan skuat Garuda Jaya. Ia menilai permainan timnas U-19 malam ini lebih baik dari pertandingan sebelumnya.
"Tim bermain lebih baik dari sebelumnya. Saya tetap menghargai perjuangan para pemain. Progres mereka ada dalam pertandingan," pungkas Indra.