Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mercedes Tak Boleh Jatuh ke Lubang yang Sama

Sejak dikenalkannya era mesin turbo hybrid pada musim 2014, Mercedes berhasil menjadi tim paling dominan. Tercatat tim yang bermarkas di Brackley, Inggris Raya ini mampu merebut gelar juara konstruktor sebanyak delapan kali secara beruntun.
Andhika PutraAndhika Putra - Rabu, 04 Januari 2023
Mercedes Tak Boleh Jatuh ke Lubang yang Sama
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bos Mercedes, Toto Wolff, belum bisa melupakan kenangan buruk atas kegagalan timnya di musim 2022. Demi hasil lebih baik, Wolff mulai mempelajari kesalahan demi kebangkitan timnya.

Sejak dikenalkannya era mesin turbo hybrid pada musim 2014, Mercedes berhasil menjadi tim paling dominan. Tercatat tim yang bermarkas di Brackley, Inggris Raya ini mampu merebut gelar juara konstruktor sebanyak delapan kali secara beruntun.

Namun Mercedes gagal menunjukkan konsistensinya di musim 2022. Gelar konstruktor yang dipertahankan Mercedes berhasil direbut oleh Red Bull Racing.

Kondisi ini membuat Wolff mulai merefleksikan kembali upaya Mercedes selama ini. Dengan mempelajari tim-tim olahraga yang memiliki nasib sama, Wolff ingin timnya dapat bangkit kembali di musim 2023.

“Saya mempelajari tim olahraga paling sukses yang mendominasi suatu era, dan mereka tiba-tiba menjadi buruk di satu titik atau terpuruk. Ada alasan jelas kamu bisa melacak kembali kenapa hal ini bisa terjadi dan saya tidak pernah melihat rasa puas di tim kami,” tutur Wolff, dilansir dari speedweek.com.

“Namun bagi saya ini seperti merayakan delapan Natal secara beruntun. Perayaan kedelapan tidak menarik yang pertama dan saya ingat pernah berkata, ok, itu kemenangan lainnya, baik, kita merasa senang, melakukan pekerjaan baik dan berdiskusi seolah ini seperti pertama kalinya,” sambungnya.

Menurut Wolff, kegagalan yang dialami Mercedes tidak hanya memberikan dampak negatif. Di sisi lain kondisi ini juga mampu memberikan efek positif bagi timnya. Sebab hal ini dapat membuat timnya keluar dari zona nyaman, dengankembali merasakan situasi sebelum menjadi tim paling dominan.

“Namun saya pikir ini sifat alami manusia untuk terbiasa dengan hal ini dan inilah alasan saya sangat bangga ketika kembali ke Brazil dan melihat emosi tim. Sangat menarik berkaca ke diri sendiri dan melihatnya, ok, ini adalah emosi yang tidak pernah saya lihat lagi dan ini sangat memuaskan,” ungkap Wolff

“Meskipun (saat itu) hanya berupa kemenangan di satu balapan, setidaknya kita menempati posisi ketiga di klasemen konstruktor. Kita memang belum sejajar dengan tim lain, tetapi itu hanyalah potongan puzzle agar bisa kembali dan bersaing di papan atas,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp Motogp 2022

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan