Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menpora Terus Tagih Laporan Liga 1 dan 2 dari PSSI

Laporan itu sebagai bahan evaluasi dari Pemerintah.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 14 Desember 2017
 Menpora Terus Tagih Laporan Liga 1 dan 2 dari PSSI
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi saat menjawab pertanyaan wawancara eksklusif MerahPutih.com dan BolaSkor.com. (Merahputih.com/Rizky Fitrianto)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi, terus menagih laporan pertanggung jawaban penyelenggaraan Liga 1 dan 2 dari PSSI. Hal itu sebagai bahan evaluasi dari Pemerintah terhadap penyelenggaraan Liga 1 dan 2.

"Masih ada satu hal yang belum dijawab oleh PSSI. Permintaan saya bagaimana soal perjalanan Liga 1 dan Liga 2. Surat saya sampai sekarang belum dijawab, dan tentu kita belum bisa menyampaikan banyak hal, termasuk evaluasi," ucap Imam Nahrawi.

"Sampai kapan pun saya akan mengunggu laporan tersebut."

Seperti diketahui, sebelumnya Menpora sudah mengingatkan agar PSSI memberikan laporan penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2, sebelum dua kompetisi itu berakhir. Namun, hingga saat ini, PSSI belum memberikannya.

Liga 1 sendiri sudah berakhir sejak awal November lalu, dengan Bhayangkara FC sebagai juaranya. Sementara itu, Liga 2 sudah berakhir sejak akhir November kemarin, di mana Persebaya Surabaya keluar sebagai juara.

Imam Nahrawi PSSI

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan