Menilik Lika-liku Perjalanan Karier Indra Sjafri

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 10 November 2017
Menilik Lika-liku Perjalanan Karier Indra Sjafri
Indra Sjafri (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Indra Sjafri kembali menjadi perbincangan hangat publik sepak bola Tanah Air. Kali ini bukan soal prestasi, melainkan terkait kabar pemecatan dirinya oleh PSSI.

Ya, Indra dikabarkan diberhentikan dari jabatan sebagai pelatih kepala skuat Garuda Nusantara. Pemecatan pelatih asal Sumatera Barat itu diketahui dari rapat Exco PSSI, Kamis (09/11/17).

Indra dianggap gagal membawa Timnas U-19 bermain baik di babak kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan beberapa waktu lalu. Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan hanya menempati peringkat ketiga dan menelan kekalahan telak dari tuan serta Malaysia.

Kegagalan tersebut memang tidak membuat Indonesia tersingkir. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah putaran final Piala Asia tahun depan. Namun, hasil minor di Negeri Ginseng menjadi catatan buruk Timnas U-19 setelah sebelumnya gagal di Piala AFF U-18.

Dielu-elukan
Nama Indra Sjafri sempat dielu-elukan masyarakat Indonesia seusai membawa timnas U-18 menjuarai Piala AFF 2013 seusai mengalahkan Vietnam lewat drama adu penalti.

Saat itu, timnas U-19 diperkuat Evan Dimas Darmono, Ravi Murdianto, Ilham Udin, serta Maldini Pali. Kesuksesan merengkuh gelar juara Piala AFF 2013 membuat nama pelatih berusia 54 tahun itu mendadak populer di Bumi Nusantara.

Kepopuleran Indra semakin tinggi seusai Timnas U-19 sukses lolos ke putaran final Piala Asia U-19 pada 2014. Kesuksesan demi kesuksesan yang diraih oleh timnas U-19 tak lepas dari kontribusi Indra Sjafri.

Sayangnya, kegemilangan itu berakhir antiklimaks ketika Timnas U-19 tampil buruk di penyisihan grup Piala Asia U-19 dengan menelan tiga kekalahan. Hasil ini membuat Evan Dimas dan kawan-kawan tersingkir. Selain itu, target Indra untuk menembus Piala Dunia U-20 FIFA 2015 di New Zealand kandas.

Dipecat PSSI
Selepas pegelaran Piala Asia U-19, PSSI memutuskan untuk memecat Indra Sjafri pada 2 November 2014. PSSI menilai Indra tidak dapat memenuhi target PSSI. Akibat keputusan tersebut, PSSI mendapatkan banyak kritikan dari masyarakat Indonesia.

Selepas didepak PSSI, Indra memilih untuk menerima tawaran untuk melatih Bali United pada 2015. Satu musim menukangi Bali United, Indra kembali terpelih sebagai pelatih Timnas U-19.

Gemar blusukan
Satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari Indra Sjafri adalah kegemarannya melakukan blusukan ke daerah-daerah untuk mencari pemain berbakat.

Hobinya itu menuai hasil positif dengan ditemukan sejumlah talenta-talenta muda berbakat, salah satunya adalah Egy Maulana. Ia menemukan bakat Egy pada tahun 2012 ketika kunjungi kampung halaman Egy di Medan. Ia menilai Egy memiliki skill di atas pemain lainnya.

Apa yang dilakukan Indra merupakan strategi baru untuk pelatih-pelatih di Indonesia. Biasanya, mereka hanya disodorkan daftar nama pemain untuk dilakukan seleksi guna membuat sebuah tim. (MerahPutih.com)

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me
Bagikan