Mengulik Saga Transfer Segiempat Aubameyang, Giroud, Batshuayi, dan Llorente

Borussia Dortmund disebut sudah setuju dengan tawaran 60 juta pound dari Arsenal untuk melepas Pierre-Emerick Aumabeyang. Sang pemain pun dikabarkan sudah menerima tawaran kontrak dari The Gunners.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 30 Januari 2018
Mengulik Saga Transfer Segiempat Aubameyang, Giroud, Batshuayi, dan Llorente
Pierre-Emerick Aubameyang (bundesliga.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Borussia Dortmund disebut sudah setuju dengan tawaran 60 juta pound dari Arsenal untuk melepas Pierre-Emerick Aumabeyang. Sang pemain pun dikabarkan sudah menerima tawaran kontrak dari The Gunners.

Meski demikian, semua itu tak otomatis Aubameyang otomatis akan tiba di Arsenal. Pasalnya proses transfer penyerang Gabaon ini sangat tergantung dengan transfer lain. Saat ini, pindah atau tidaknya Aubameyang ke Arsenal masih tergantung apakah Olivier Giroud memilih terbang ke Jerman dan gabung Borussia Dortmund atau bertahan di Inggris untuk memperkuat Chelsea.

Urusan kian rumit karena muncul paling tidak dua pemain lagi dalam saga transfer ini, penyerang Chelsea Michy Batshuayi dan tombak pelapis Tottenham Hotspur, Fernando Llorente. Bayangkan, empat klub harus mencari solusi cepat mengingat jendela transfer 31 Januari yang makin dekat.

Berikut uraian rumitnya saga transfer segiempat Aubameyang, Giroud, Batshuayi, dan Llorente.

- Arsenal sudah mencapai kesepakatan dengan Borussia Dortmund mengenai nilai transfer Aubameyang. Sang pemain sudah menyetujui tawaran kontrak dari The Gunners.

- Dortmund hanya bersedia benar-benar melepas Aubameyang jika sudah mendapatkan pengganti.

- Sebagai pengganti Dortmund menginginkan Olivier Giroud. Namun, Giroud lebih memilih bertahan di London.

- Melihat kondisi ini, Chelsea dikabarkan mengincar Giroud.

- Dortmund menyatakan menyerah dalam pemburuan Giroud setelah Chelsea ikut meramaikan persaingan. Dortmund mengalihkan bidikan kepada Michy Batshuayi, penyerang milik Chelsea.

- Chelsea masih keberatan dengan harga yang dipatok Arsenal untuk Giroud.

- Sebagai rencana cadangan, Chelsea membidik tombak Tottenham Hotspur, Fernando Llorente.

- Tottenham bersedia menjual Llorente, namun Chelsea hanya mau meminjamkan Batshuayi sebagai "bayaran".

- Merasa tak akan mendapatkan menit bermain, Batshuayi menegaskan emoh bergabung dengan Spurs.

Melihat situasi rumit di atas, apa solusi yang kemungkinan bisa diambil keempat klub yang terkait?

Solusi yang paling kentara adalah Aubameyang ke Arsenal, Batshuayi ke Dortmund, dan Giroud ke Chelsea. Untuk pilihan ini, Arsenal harus menurunkan harga Giroud.

Pilihan lain, Chelsea akan mencari pemain lain. Jika ini yang terjadi, Giroud dipastian akan terbang ke Jerman. Setelah Giroud resmi mendarat di Jerman, Dortmund pun akan bersedia melepas Aubameyang ke Arsenal.

Kedua pilihan di atas sama sekali tak melibatkan Tottenham Hotspur. Meski begitu, Tottenham tak begitu merugi. Bagaimana jika saga transfer ini berakhir antiklimaks?

Jika Arsenal gagal mendapatkan Aubameyang, mereka akan harus menghadapi tekanan dari publik karena gagal dalam mendapatkan penyerang tangguh pengganti Alexis Sanchez.

Jika Chelsea gagal mendapatkan yang diinginkan dalam saga transfer ini, mereka juga akan mendapat tekanan dari publik karena musim ini tergolong gagal dalam bursa transfer.

Sedangkan Tottenham tak akan begitu merugi karena mereka masih akan memiliki Llorente yang sejak awal memang diplot sebagai pelapis.

Bagaimana dengan Dortmund? Jika mereka gagal mendapatkan pengganti Aubameyang paling tidak mereka masih memiliki penyerang Gabon tersebut. Situasi win-win bagi Dortmund.

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me
Bagikan