Mengulik Peran dan Posisi Cody Gakpo di Liverpool

Tanpa Luis Diaz yang cedera, keserbagunaan Cody Gakpo berarti dia bisa bermain di kiri.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 30 Desember 2022
Mengulik Peran dan Posisi Cody Gakpo di Liverpool
Cody Gakpo (twitter/lfc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool resmi mendapatkan Cody Gakpo dari PSV Eindhoven. Kini, The Reds paling tidak memiliki enam pemain di lini serang mereka.

Cody Gakpo akan melengkapi barisan penyerang Liverpool yang sudah dihuni Mohamed Salah, Luis Diaz, Darwin Nunez, Diogo Jota, dan Roberto Firmino, serta Fabio Carhalho.

Cody Gakpo disebut untuk target jangka pendek akan mengisi posisi yang ditinggalkan Luis Diaz yang menderita cedera. Namun, untuk jangka panjang, Gakpo memiliki potensi besar menambah daya serang The Reds.

Pasalnya, Gakpo termasuk pemain yang bisa dimainkan nyaris di semua posisi penyerang. Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyebut, kemampuan bermain di berbagai posisi ini yang membuatnya tertarik kepada Gakpo.

Baca Juga:

Pakai Nomor 18, Cody Gakpo Resmi Diperkenalkan Liverpool

3 Pengguna Nomor Punggung 18 Liverpool di Era Premier League sebelum Cody Gakpo

Peran Virgil van Dijk di Balik Transfer Cody Gakpo ke Liverpool

Kemampuan Gakpo tersebut bisa dilihat penampilan-penampilan sebelumnya. Saat memperkuat PSV, Gakpo lebih sering bermain di sisi kiri penyerangan, seperti yang dimainkan Diaz di Liverpoool.

Namun, ketika tampil memperkuat tim nasional Belanda di Piala Dunia 2002, Gakpo memainkan peran nomor 10. Dari posisi itu, Gakpo mencetak tiga gol dalam lima laga.

Diakui atau tidak, The Reds masih merasakan beberapa efek dari kepergian Sadio Mane. Darwin Nunez saat ini belum seklinis Mane.

Kini tanpa Diaz yang cedera, keserbagunaan Gakpo berarti dia bisa bermain di kiri, pun di tengah. Artinya, Nunez dan Gakpo berada di lapangan pada waktu yang sama, mereka dapat bertukar posisi.

Dalam beberapa hal, Gakpo mengisi lubang yang ditinggalkan oleh Mane dan ini selanjutnya dapat membantu Nunez juga dengan menghilangkan tekanan darinya.

Ketika Diogo Jota kembali dalam empat hingga lima minggu ke depan, fleksibilitas Liverpool hanya akan meningkat karena dia bisa bermain di ketiga posisi penyerang.

Seperti diketahui, Mohamed Salah juga bisa beroperasi ke tengah. Fleksibilitas di lini serangan ini bisa menyulitkan lawan. Pasalnya lawan akan selalu menerka bagaimana Liverpool akan bermain dengan penyerang mereka saat mereka menguasai bola.

Sementara itu, Roberto Firmino masih akan memainkan peran kunci pada Januari dan Februari dengan absennya Diaz dan Jota. Tetapi masa depannya di Liverpool tidak pasti setelah akhir musim, begitu pula Alex Oxlade-Chamberlain. Hadirnya Gakpo tentu akan menjaga kedalaman lini depan Liverpool.

Pada tahun lalu, Divock Origi dan Takumi Minamino telah pergi, dengan masuknya Nunez dan sekarang Gakpo. Itu adalah langkah besar. Bayangkan ketika semua pemain Liverpool fit.

Dengan adanya Gakpo, Klopp bisa beralih ke skema 4-2-3-1 yang dia gunakan dengan cemerlang di Borussia Dortmund.

Pada skema ini, Klopp akan memiliki Gakpo di tengah sebagai No. 10, Diaz di kiri dan Salah di kanan dengan Nunez atau Jota di atas.

Jika Liverpool berhasil mendatangkan gelandang top di belakang kuartet itu, Liverpool akan memiliki tim istimiwa.

Seperti yang dikatakan Louis van Gaal, Gakpo bisa menjadi pemain yang luar biasa dan dia harus sangat cocok untuk Liverpool.

"Hal-hal dapat berubah tetapi Cody memiliki segalanya untuk menjadi bintang," kata Van Gaal.

"Dia memiliki kepribadian yang luar biasa untuk menjadi pemain bintang karena dia berpikiran terbuka untuk apa saja."

"Cody adalah pemain yang sangat muda. Dia baru bermain dengan PSV selama dua, tiga tahun dan selalu bermain dari kiri. Dia tidak ingin bermain di tengah atau di posisi 10, tetapi dia harus melakukannya untuk saya. Sekarang dia mengira saya adalah pelatih yang hebat!" kata Van Gaal.

Liverpool Liverpool FC Premier League Cody Gakpo Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Dari Pemburu Menjadi yang Diburu, Arsenal Kini Bertarung Pertahankan Titel Premier League
Setelah mengakhiri penantian 22 tahun, Arsenal kini memburu gelar Premier League beruntun. Mikel Arteta mendapat amunisi baru untuk misi tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Dari Pemburu Menjadi yang Diburu, Arsenal Kini Bertarung Pertahankan Titel Premier League
Inggris
Musim Baru, Tantangan Besar Andoni Iraola Mengangkat Performa Liverpool
Andoni Iraola resmi memulai era baru di Liverpool. Simak tantangan beratnya membangkitkan The Reds dan memperbaiki lini belakang musim 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Musim Baru, Tantangan Besar Andoni Iraola Mengangkat Performa Liverpool
Timnas
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Dugaan ini muncul setelah adanya surat yang meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan, terhadap sejumlah hal janggal dalam penampilan Laos di Grup B Piala AFF 2026.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 14 Agustus 2026
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Timnas
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Prabowo mendorong kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta tertentu. Pemain sepak bola diaspora menjadi salah satu yang berpotensi mendapat manfaat.
BolaSkor - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Inggris
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Di era Premier League, hanya delapan dari 34 pemenang Charity Shield atau Community Shield yang berhasil menjadi juara Premier League.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Inggris
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Premier League 2026-2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan yang bertujuan membuat pertandingan lebih cepat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Inggris
Arsenal Rombak Skuad, Martinelli dan Nwaneri Bisa Pergi
Arsenal mulai bergerak untuk merampingkan skuad pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Arsenal Rombak Skuad, Martinelli dan Nwaneri Bisa Pergi
Inggris
Saliba dan Timber Cedera, Arsenal Dekati Mantan Bek Liverpool
William Saliba dan Jurrien Timber cedera, Arsenal bergerak mencari bek baru. Jarell Quansah dari Bayer Leverkusen kini menjadi target utama.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Saliba dan Timber Cedera, Arsenal Dekati Mantan Bek Liverpool
Prediksi
Prediksi dan Statistik Chelsea vs Real Sociedad: Sebelum Pertarungan Sesungguhnya
Prediksi Chelsea vs Real Sociedad di Stamford Bridge, Sabtu (15/8) pukul 20.00 WIB. Simak statistik, H2H, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Jumat, 14 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs Real Sociedad: Sebelum Pertarungan Sesungguhnya
Inggris
Manchester United Belum Selesai Belanja, Carrick Ungkap Posisi yang Ingin Diperkuat
Pelatih Michael Carrick mengakui Manchester United masih membutuhkan tambahan pemain di beberapa posisi sebelum jendela transfer ditutup.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Manchester United Belum Selesai Belanja, Carrick Ungkap Posisi yang Ingin Diperkuat
Bagikan