Mengulik Hal-hal yang Dapat Diberikan Donny van de Beek untuk Manchester United

Donny van de Beek merapat ke Manchester United usai tercapainya kesepakatan di antara kedua klub.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 31 Agustus 2020
Mengulik Hal-hal yang Dapat Diberikan Donny van de Beek untuk Manchester United
Donny van de Beek (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Fans Manchester United mendapatkan kabar gembira di tengah lesunya transfer klub di musim panas ini. Dikabarkan oleh sumber-sumber terpecaya Eropa, termasuk Fabrizio Romano, Red Devils mencapai kata sepakat untuk merekrut Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam.

Ajax diyakini menerima tanpa perlu ribet bernegosiasi tawaran uang sebesar 40 juta euro Man United untuk Van de Beek plus variabel lainnya. Van de Beek akan menjalani tes medis dan dikontrak dengan durasi waktu lima tahun.

"Van de Beek ke Man United, ini dia! Man United malam ini seperti yang diharapkan telah mengirimkan tawaran resmi mereka dan Ajax hanya menerimanya tanpa negosiasi. Kesepakatan dicapai untuk 40 juta euro plus variabel. Dokumen dan medis minggu depan," tutur Romano.

Baca Juga:

Edwin van der Sar Benarkan Manchester United dan Real Madrid Rebutan Donny van de Beek

Memaklumi Sepinya Transfer Liverpool dan Manchester United

5 Masalah Krusial yang Dihadapi Manchester United Jelang Bergulirnya Musim 2020-2021

Keberadaan mantan kiper United, Edwin van der Sar sebagai CEO Ajax mempermudah proses transfer tersebut terjadi. United arahan Ole Gunnar Solskjaer memenangi persaingan merebutkan pemain berusia 23 tahun yang juga diminati Real Madrid dan Tottenham Hotspur itu.

Kabarnya di sisa waktu bursa transfer musim panas United masih mencari bek tengah dan berusaha merampungkan transfer pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho.

Semakin dekatnya Van de Beek berlabuh di Old Trafford akan menambah stok pemain di lini tengah yang sudah memiliki Bruno Fernandes, Paul Pogba, Nemanja Matic, Andreas Pereira, Scott McTominay, dan Fred.

Di antara nama-nama itu Fred dan Pereira berpotensi dilepas Man United untuk mengurangi kuantitas pemain di lini tengah. Terlepas dari bagaimana cara United nantinya bermanuver di bursa transfer, kedatangan Van de Beek bisa melengkapi puzzle di lini tengah permainan United.

Sekilas Perjalanan Van de Beek

Donny van de Beek

Van de Beek menghabiskan sepanjang kariernya berkembang di akademi Ajax (2008-2015) sebelum bermain di tim cadangan Ajax (Jong Ajax). Debutnya di tim utama Ajax terjadi pada November 2015 saat melawan Celtic di Liga Europa.

Semenjak saat itu Van de Beek menjadi pemain reguler di lini tengah Ajax dan berada di salah satu generasi Belanda dengan prospek masa depan cerah bersama Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt. De Jong dan De Ligt sudah terlebih dahulu pergi ke Barcelona dan Juventus.

Musim 2018-2019 menjadi musim terbaik Van de Beek. Dia berkontribusi membawa Ajax ke semifinal Liga Champions serta meraih titel Eredivisie (setelah lima tahun lamanya) dan KNVB Bekker. Perjalanan Ajax ke semifinal diraih fantastis dengan menyingkirkan Real Madrid dan Juventus.

Kala itu Van de Beek mencetak tiga gol dan di akhir musim total golnya mencapai 17 gol serta 13 assists dari 57 laga di seluruh kompetisi. Untuk ukuran pemain pada posisi gelandang jumlah gol itu bagus: masuk kategori gelandang produktif.

Dalam tiga musim dari 2017 hingga 2020 Van de Beek tak pernah mencetak gol kurang dari 10 gol di seluruh kompetisi. Bahkan jika Eredivisie 2019-2020 tak dihentikan karena virus corona Van de Beek bisa menambah jumlah total 10 golnya yang diraih dari 37 laga.

Kelebihan Van de Beek

Donny van de Beek dengan timnas Belanda

Van de Beek tipikal gelandang klasik Inggris bertipe box to box: bisa bertahan dan juga naik membantu serangan untuk mencetak gol. Pemain kelahiran Nijkerkerveen 18 April 1997 itu dapat melakukan dua peran itu dengan sama baiknya.

"Pemain berusia 23 tahun ini memiliki kemampuan untuk bermain di banyak posisi di lini tengah - suatu kelebihan yang hanya akan meningkatkan nilainya - dan sebagai penghubung penting antara pertahanan dan serangan, ia lebih berpikiran ofensif daripada pemain lini tengah lainnya." demikian tulisan Charlotte Marsh di Sky Sports.

"Dia telah mengembangkan bakat khusus untuk membuat lari terlambat ke area penalti untuk memanfaatkan umpan ke depan, bahkan mengejar bek yang paling cerdik sekali pun."

Pada musim 2019-2020 Eredivisie yang berakhir prematur karena pandemi virus corona, Van de Beek menciptakan 41 peluang - enam peluang besar, melepaskan 16 tendangan tepat sasaran dan delapan di antaranya berbuah gol.

Kemampuannya membaca permainan sebelum lari memasuki area penalti lawan menjadikannya ancaman tak terduga di pertahanan lawan. Selain itu dari sisi defensif Van de Beek juga dapat memberikan perlindungan bagi lini belakang Ajax.

Van de Beek - menurut Whoscore - melakukan rata-rata dua tekel per laga di Eredivisie (keempat tertinggi dalam skuad Ajax). Kelebihannya sebagai gelandang itu memberikan warna baru dalam permainan United.

Posisi Terbaik

Donny van de Beek

Solskjaer tak perlu mengubah taktik 4-2-3-1 yang sudah diterapkannya musim lalu di United. Posisi Matic sebagai pivot (gelandang jangkar) pendamping Pogba dapat digantikan Van de Beek, sementara Fernandes tetap jadi gelandang serang.

Selain formasi 4-2-3-1 Solskjaer juga dapat menerapkan taktik 4-3-3 dengan menjadikan Pogba, Fernandes, dan Van de Beek sebagai poros permainan di lini tengah.

"Van de Beek sangat cocok dengan sepak bola Inggris. Dia juga bisa bermain dalam (gelandang bertahan) dan memamerkan bakatnya saat bermain di Inggris di Liga Champions melawan Chelsea dan Tottenham dalam 12 bulan terakhir," tutur reporter Sky Sports, Kaveh Solhekol.

"Manchester United sudah lama mengaguminya. Melihatnya bermain bersama Bruno Fernandes akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan bagi penggemar United."

Breaking News Donny van de Beek Manchester United Ajax Amsterdam Sosok Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Enrique Macaya Marquez, jurnalis Argentina berusia 91 tahun, mencetak rekor meliput 18 edisi Piala Dunia sejak 1958 hingga Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Bagikan