Menguak Alasan di Balik Keputusan Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona

Keputusan Messi untuk meninggalkan Barcelona merupakan akumulasi kekecewaannya dalam beberapa tahun terakhir.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 26 Agustus 2020
Menguak Alasan di Balik Keputusan Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona
Lionel Messi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sulit membayangkan Lionel Messi akan membela klub selain Barcelona. Namun hal itu kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.

Messi dan Barcelona sebenarnya memiliki hubungan istimewa lebih dari sebatas pemain dan klub. Ada ikatan batin yang menghubungkan keduanya.

Seperti diketahui, Messi berhutang budi kepada Barcelona yang menyelamatkan kariernya saat masih berusia muda. Saat umur 10 tahun, Messi memang terancam mewujudkan mimpi menjadi pesepak bola profesional karena kekurangan hormon pertumbuhan.

Newell's Old Boys yang saat itu merupakan tempat Messi mengenyam pendidikan sepak bola enggan membiayai perawatan La Pulga yang cukup besar. Klub Argentina lain seperti River Plate juga tak bersedia menanggung biaya perawatan Messi.

Baca Juga:

Heboh, Lionel Messi Ingin Putus Kontrak dengan Barcelona dan Pergi ke Manchester City

Tekad Lionel Messi untuk Tinggalkan Barcelona Sudah Bulat

Usai Melihat Iklan, Moratti Percaya Diri Inter Milan Datangkan Lionel Messi

Di saat sulit itulah datang Barcelona sebagai penyelamat. Blaugrana bersedia membiayai secara penuh pengobatan Messi hingga sang pemain hijrah ke Spanyol bersama keluarganya pada Februari 2001 silam.

Perjudian Barcelona akhirnya berbuah manis. Messi berhasil sembuh dan menjelma menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.

Berbagai gelar bergengsi lalu berhasil dipersembahkan Messi sejak dipromosikan ke tim senior pada 2004 silam. Seiring berjalannya waktu, ia menjadi pemain yang tak tersentuh di Barcelona.

Pasang surut performa Barcelona tak membuat kesetiaan Messi meluntur. Ia selalu berpikir untuk pensiun di Camp Nou meski godaan klub raksasa lain datang menghampiri.

Namun situasi mulai berubah sejak pertengahan tahun 2017. Keputusan Barcelona menjual Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG) membuat Messi sangat kecewa.

Ia mempertanyakan ambisi klub karena menjual salah satu bintangnya ke rival di Eropa. Akibat hal ini, negosiasi perpanjangan kontrak Messi sempat terhenti.

Beruntung Barcelona mampu meyakinkan Messi untuk bertahan. Pada November 2017, ia menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun hingga 2021.

Sayangnya Barcelona gagal menemukan pengganti Neymar yang sepadan. Ousmane Dembele, Philippe Coutinho dan Antoine Griezmann yang dibeli dengan total harga lebih mahal dari keuntungan penjualan bintang asal Brasil tersebut tampil di bawah standar.

Sejak kepergian Neymar, Barcelona kesulitan bersaing di Liga Champions. Mereka bahkan menjadi korban comeback saat bersua AS Roma dan Liverpool pada dua musim beruntun.

Situasi kian buruk pada musim 2019-2020. Performa tak stabil Barcelona membuat Ernesto Valverde selaku pelatih dipecat. QUique Setien kemudian ditunjuk sebagai penggantinya.

Namun pemecatan Valverde menimbulkan konflik internal. Messi berang dengan tuduhan Eric Abidal selaku direktur olahraga yang menyudutkan sejumlah pemain karena dianggap berperan dalam keputusan ini.

Sejak saat itu, Messi terlibat perang dingin dengan manajemen Barcelona. Proses negosiasi perpanjangan kontraknya yang tersisa satu tahun lagi pun mandek.

Konflik Messi dengan manajemen Barcelona kian runcing di masa pandemi virus corona. Ia gusar setelah disebut menolak kebijakan pemotongan gaji untuk menyelamatkan finansial klub.

Setelah itu, Messi kembali dikabarkan terlibat konflik dengan sejumlah orang di Barcelona. Mulai dari Antoine Griezmann di sesi latihan hingga Quique Setien dan asistennya disebut memiliki hubungan tak harmonis dengan sang megabintang.

Konflik internal tersebut akhirnya mengagalkan usaha Barcelona mempertahankan gelar LaLiga. Mereka kalah bersaing dengan rival abadinya, Real Madrid.

Rasa frustrasi Messi kian memuncak setelah Barcelona dihancurkan Bayern Munchen dengan skor 2-8 pada perempat final Liga Champions. Usai kekalahan memalukan tersebut, Messi mulai mempertimbangkan secara matang untuk meninggalkan klub yang berjasa besar dalam kariernya.

Presiden Barcelona coba meredam rumor tersebut dengan menyatakan keyakinannya bahwa Messi akan bertahan hingga pensiun. Ia kemudian memecat Quique Setien dan Eric Abidal.

Kedatangan Ronald Koeman sebagai pelatih anyar diharapkan bisa meyakinkan Messi untuk memperpanjang kontraknya. Kedua sosok ini lalu mengadakan pertemuan empat mata pada 20 Agustus silam.

Dilansir dari RAC1, Koeman menyatakan masih membutuhkan tenaga Messi dalam pertemuan tersebut. Namun pelatih berkebangsaan Belanda itu juga memberi peringatan untuk memperlakukannya sama dengan pemain lain.

Perkataan tersebut nyatanya membuat tekad Messi untuk hengkang kian bulat. Ia merasa statusnya sebagai bintang sekaligus kapten tidak dihargai lagi oleh Koeman.

Hal itu diperparah dengan rencana Koeman menjual sejumlah pemain kunci termasuk Luis Suarez yang notabene tandem sehati Messi. hal itu membuatnya kian tak nyaman.

Wajar jika kemudian Messi mengajukan permintaan transfer kepada Barcelona. Segala kontribusinya selama bertahun-tahun seperti tidak dihargai lagi.

Bahkan ada kesan Barcelona memang berniat menyingkirkan Messi. Namun petinggi klub ingin sang pemain yang meminta sehingga mereka tak dimusuhi para suporter.

Sosok Lionel Messi Barcelona Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Timnas Kanada memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Sosok
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Enrique Macaya Marquez, jurnalis Argentina berusia 91 tahun, mencetak rekor meliput 18 edisi Piala Dunia sejak 1958 hingga Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Bagikan