Menakar Peluang Inter Milan Datangkan Lionel Messi: Tak Semudah Pindahkan Katedral

Lantas, sebarapa besar peluang Inter Milan memboyong Messi?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2020
Menakar Peluang Inter Milan Datangkan Lionel Messi: Tak Semudah Pindahkan Katedral
Lionel Messi (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dalam satu pekan terakhir, Inter Milan gencar dikabarkan berpeluang menjadi destinasi Lionel Messi berikutnya. Namun, dengan kondisi saat ini, apakah gosip tersebut akan menjadi kenyataan?

Lionel Messi dikabarkan tidak betah berada di Barcelona. Pemain 33 tahun tersebut geram melihat kondisi Barcelona saat ini. Barca gagal mempertahankan gelar LaLiga dan tersingkir dari Coppa del Rey.

Berita yang berkembang di Spanyol mengatakan Messi memutuskan mengakhiri pembicaraan kontrak anyar dengan Barcelona. Walhasil, Messi bisa angkat kaki dengan status bebas transfer pada Juni 2021 karena kontraknya akan habis saat itu.

Tak perlu menunggu hingga tahun depan, kabar kepergian Messi pun mulai berembus kencang. Satu di antara klub yang digosipkan menjadi tujuan Messi adalah Inter Milan.

Baca Juga:

Inter Milan Punya Cukup Uang untuk Beli Lionel Messi

Antonio Conte Komentari Gosip Transfer Lionel Messi ke Inter Milan

Sang Ayah Panaskan Rumor Kepindahan Lionel Messi ke Inter Milan

Lionel Messi

Kabar tersebut tak terlepas dari kegiatan ayah Lionel Messi membeli rumah di daerah Porta Nouva. Banyak yang beranggapan ayah Messi sengaja membeli rumah di Italia untuk mempermudah proses negosiasi.

Akan tetapi, pelatih Nerazzurri, Antonio Conte, membantah kabar tersebut. Menurutnya lebih mudah memindahkan Katedral di Milan (Duomo) daripada memboyong La Pulga.

"Saya pikir ini skenario yang tidak mungkin. Akan lebih mudah memindahkan Katedral Duomo daripada membawa Lionel Messi ke Inter Milan," ujar Conte seperti dilaporkan Sky Sports.

Pernyataan Conte didukung CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta. Ia menilai, gambar Lionel Messi di televisi milik Suning (PPTV), untuk promosi laga Inter Milan kontra Napoli hanyalah jualan semata.

"Ini adalah kondisi yang disebabkan masa lalu karena Inter Milan hampir mendatangkan Lionel Messi. Saya tidak tahu jika Anda semua masih mengingatnya," umbar Marotta.

"Keramaian di media sosial? Tentu saja itu terjadi karena kita berbicara soal megabintang sepak bola saat ini. Messi adalah pemain hebat yang membuat semua tim ingin memilikinya. Namun, itu hanya permainan di media."

"Tidak ada klub Italia yang bisa menyelesaikan operasi transfer mendatangkan Messi kecuali dengan bantuan dari pemegang saham atau pemilik klub. Kita juga harus memerhatikan peraturan Financial Fair Play," timpal eks Juventus itu.

Berbeda dengan kedua orang sebelumnya, mantan presiden Inter, Massimo Moratti punya pandangan lain. Ia optimistis Inter bisa mewujudkan mimpi memiliki El Messiah.

"Ayah Lionel Messi membeli tempat tinggal baru yang dekat dengan markas Inter. Mungkin, akan lebih mudah untuk bernegosiasi dan meneken kontrak," kata Moratti kepada Radio Kiss Kiss.

"Lionel Messi ke Inter? Terkadang mimpi menjadi kenyataan. Saya tidak tahu apakah akan merekrutnya ketika saya masih menjadi presiden Inter Milan."

"Saya tak menjadi presiden dalam beberapa waktu terakhir. Namun, saya harus mengatakan Steven Zhang bekerja untuk kebaikan Inter Milan. Conte melakukan dengan sangat baik dan akan lebih baik pada musim depan," ulas sang mantan presiden.

Lionel Messi

Lantas, sebarapa besar peluang Inter Milan memboyong Messi?

Dari kondisi saat ini, peluang Nerazzurri terbilang kecil. Ada sejumlah batu sandungan yang mengadang Inter Milan.

Pertama, Inter Milan akan kesulitan memenuhi gaji Messi yang mencapai 50 juta euro per musim. Meski ada keringanan dari sisi pajak di Italia dibanding di Spanyol, namun masuknya Messi tetap akan merusak keseimbangan neraca keuangan Inter.

Selain itu, Barcelona tentu tidak akan membiarkan Messi pergi secara cuma-cuma. Itu artinya, Inter perlu menyiapkan dana untuk biaya transfer.

Sebagai perbandingan, ketika mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid, Juventus memerlukan biaya 100 juta euro. Meski hanya menyisakan kontrak satu tahun lagi, namun harga Messi diprediksi tidak akan kalah dari CR7.

Satu yang terakhir dan paling sulit adalah membujuk Lionel Messi meninggalkan Barcelona. Kendati kabar yang beredar mengarah ke sisi negatif, namun Messi diyakini tetap ingin bertahan dan gantung sepatu di Barcelona. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh pakar transfer, Gianluca Di Marzio.

Dengan demikian, wajar jika Conte menilai mendatangkan Messi sangat sulit bagi Inter Milan. Ada beberapa rintangan yang berada di depan La Beneamata.

Breaking News Lionel Messi Barcelona Inter Milan Serie a

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Internasional
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Erick Thohir menyebut Indonesia dan seluruh negara Asia mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA periode 2027-2031.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Dewa United mengingatkan suporter Persija Jakarta untuk tidak hadir di Banten International Stadium saat laga pekan ke-8 Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Kelme meluncurkan jersey Champions Edition Timnas Indonesia dengan badge juara emas. Simak harga, jadwal pre-order, dan lokasi penjualannya.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Lainnya
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Speed Adrenaline sukses mendominasi dan bertengger kokohdi puncak klasemen.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Timnas
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
AFC akan membahas nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 18 November. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
Lainnya
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
DKI Jakarta memborong 17 medali.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
Italia
Tanpa Alasan, Luka Modric Sebut AC Milan Pantas Kalah dari Bologna
AC Milan telan kekalahan perdana di Serie A usai dibungkam Bologna 2-4 di San Siro. Luka Modric akui Rossoneri tampil buruk dan layak kalah.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 29 Oktober 2026
Tanpa Alasan, Luka Modric Sebut AC Milan Pantas Kalah dari Bologna
Timnas
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Liga Indonesia
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Polres Bogor menegaskan pelaku pembacokan suporter Persib Bandung berinisial ARK bukan bagian dari kelompok suporter. Korban tewas usai laga kontra Garudayaksa FC.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Liga Indonesia
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan menempatkan Rizky Ridho sebagai gelandang Persija Jakarta. Ridho pun mempelajari permainan gelandang-gelandang Eropa.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Bagikan