Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Memori Masa Sulit Joan Mir

Joan Mir mengingat kembali masa sulitnya dahulu.
Andhika PutraAndhika Putra - Sabtu, 16 Oktober 2021
Memori Masa Sulit Joan Mir
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kesuksesan Joan Mir masuk ke dalam jajaran pembalap papan atas membuatnya terkenang dengan masa lalunya. Pembalap Suzuki itu mengingat masa-masa sulit yang dihadapinya.

Saat ini Mir berhasil masuk ke dalam grup pembalap papan atas. Kehadiran Mir mampu menambah warna dunia MotoGP saat Yamaha, Honda, dan Ducati mendominasi jalannya perlombaan.

Bahkan Mir berhasil membuktikan bahwa tim yang awalnya tidak diperhitungkan, juga dapat meraih gelar juara. Terbukti pada musim 2020, Mir berhasil mengangkat trofi juara dunia.

Namun, kesuksesan ini tidak didapat dengan cara yang instan. Nyatanya Mir harus melalui perjuangan keras sebelum mencapai kesuksesan saat ini.

“Saya ingat saat saya dan ayah tidak memiliki uang untuk membayar tim di kejuaraan Spanyol. Saya harus membangun segalanya dari awal,” kenang Mir dikutip dari tuttomotoriweb.it.

“Saya mencoba memenangi kejuaraan agar bisa dilirik oleh tim dan mampu melangkah lebih jauh. Saya tidak memiliki kesempatan untuk membayar tim,” sambungnya.

Baca Juga:

Jack Miller Terngiang Marco Simoncelli

Karena Vinales, Rencana Yamaha Berantakan

Berbekal usaha keras, Mir akhirnya dapat berjalan langkah demi langkah mencapai tujuannya. Hingga akhirnya pembalap asal Spanyol itu berhasil meraih cita-cita yang diidamkan semua pembalap roda dua, yakni gelar juara MotoGP.

Terkait hal ini, Mir mengaku tidak terlalu tertekan dengan tugasnya menjaga gelarnya. Sebaliknya Mir justru merasa tenang meskipun musim ini gelar juara akan berpindah ke tangan Fabio Quartararo.

“Ini merupakan tanggung jawab yang besar. Musim ini banyak yang bilang saya mengalami tekanan berat karena harus mempertahankan gelar juara. Namun saya pikir tekanan berat justru terasa di musim lalu,” terang Mir.

“Sat itu lah tekanan terjadi karena ekspetasi tidak terlalu baik, tetapi saya dipaksa menang agar bisa dikontak oleh tim dan menerima tawaran mereka. Saat itu tidak menyenangkan, di balapan semuanya terasa menengangkan, tetapi saya menikmati perkembangan diri,” imbuhnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Joan Mir

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan