Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Memang Sudah Saatnya Juventus Berpisah dengan Allegri

Perpisahan Massimiliano Allegri dan Juventus adalah pilihan yang paling tepat.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 18 Mei 2019
Memang Sudah Saatnya Juventus Berpisah dengan Allegri
Massimiliano Allegri (zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tidak ada yang menyangkal bahwa Massimiliano Allegri termasuk salah satu pelatih hebat dalam sejarah Juventus. Namun perpisahan Allegri dan Juventus adalah pilihan yang paling tepat.

Di bawah Allegri, Juventus total meraih 11 trofi dan dua kali tampil di final Liga Champions. Semua itu diraih hanya dalam rentang lima tahun. Tak tanggung-tanggung, selama di bawah Allegri, Juventus mampu mencatat rasio kemenangan hingga 71 persen di semua kompetisi.

Perpisahan dengan Allegri tak hanya berarti Juventus akan dibesut pelatih baru musim depan, tapi lebih dari itu. Ini adalah tanda dari berakhirnya sebuah era di Turin.

Allegri

Memang, di periode akhirnya bersama Juventus, Allegri terbilang gagal membentuk tim solid yang memiliki motivasi tinggi. Namun, semua itu tak menutup sukses yang dibawanya ke Bianconeri.

Meski begitu, sudah saatnya Juventus memulai start baru. Era di mana Allegri kesulitan memenuhi ekspektasi, khususnya di level Eropa harus diakhiri. Ya, boleh dibilang, Juventus di bawah Allegri sudah mentok. Secara taktik dan pendekatan permainan, Allegri sudah tak bisa memenuhi pengharapan.

Selanjutnya, kubu Juventus sejatinya tidak langsung melupakan peninggalan Allegri. Mereka justru meneruskan apa yang dibangun Allegri dengan menambal kekurangan yang ada. Apa yang dilakukan Allegri untuk membangun Juventus sebagai kekuatan dominan di Italia, bisa ditingkatkan ke level Eropa oleh sang penerus.

Jadi, sekali lagi, sudah tepatkah perpisahan ini? Jawabannya, iya. Sekali lagi, bukan karena Allegri gagal. Namun lebih kepada melihat jauh ke dapan.

Secara individu, Allegri adalah ahli taktik yang jenius. Siapa yang menyangka Mario Mandzukic bisa bermain sebagai sayap? Ya, Allegri melakukan itu. Belum lagi kesukaannya melakukan eksperimen yang acap dipuji.

Di sisi lain, belakangan Allegri semakin sering melakukan eksperimen dan perubahan. Keputusan yang secara tak langsung melucuti identitas Juventus. Karenanya, sudah saatnya Juventus menghentikan itu dan mencari sosok baru yang bisa menanamkan sebuah identitas ke dalam permainan Juve.

Waktu yang Tepat

Alasan lain mengapa perpisahan ini terjadi di saat yang tepat adalah suasana di ruang ganti. Allegri sepertinya sudah kehilangan cara memotivasi pasukannya. Para pemain sudah mulai tak lagi merespons sang pelatih. Sekali lagi, kondisi ini juga bermuara dari tidak ada konsistensi dalam pembentukan tim, yang selalu berubah.

Para pemain merasa tidak nyaman karena tidak tahu apakah akan dimainkan pada laga berikut atau sama sekali tidak masuk dalam daftar skuat meski di pertandingan sebelumnya tampil apik. Hal ini yang sempat diungkapkan oleh Medhi Benatia.

Juga simak apa yang diungkap saudara dari Paulo Dybala beberapa waktu lalu. "Dia (Paulo Dybala) tidak bahagia dan butuh perubahan. Banyak pemain yang berpikir untuk meninggalkan Juventus."

Perpisahan datang di saat yang tepat, karena jika terlambat, para pemain akan sama sekali tampil tanpa motivasi. Ujung-ujungnya akan lebih parah. Tanda-tanda sudah terlihat dari bahasa tubuh beberapa pemain. Bukan tanda yang bagus.

Apakah ini bukan berarti pemain yang membuat Allegri pergi? Bisa jadi. Pemain tentu tak lepas dari beban kesalahan. Tapi satu hal yang pasti, adalah tugas pelatih untuk menjaga motivasi pemain. Faktor ini yang dituding menjadi alasan Juventus gagal di level Eropa.

Bukan rahasia lagi, kompetisi Eropa, khususnya Liga Champions, adalah medan perang yang berbeda dengan kompetisi domestik. Apalagi bagi tim macam Juventus yang seperti tidak memiliki lawan di Serie A. Dengan motivasi minim pun mereka masih mendominasi.

Karena itulah, tim-tim macam Ajax Amsterdam, Tottenham Hotspur, dan Liverpool mampu melangkah jauh di Liga Champions ketimbang Juventus, Real Madrid, dan Barcelona. Secara kualitas skuat Madrid, Juve, dan Barca tentu lebih baik. Tapi, soal motivasi pemain, semua bisa melihat apa yang tersaji di lapangan.

Lalu, kini masuk ke dalam pertanyaan yang penting, pelatih seperti apa yang dibutuhkan Juventus?

Idealnya, pelatih baru Juventus sejatinya seorang motivator ulung yang memiliki identitas terkait permainan. Pelatih yang sudah yakin dengan sistem yang dipakainya, tapi juga terbuka untuk melakukan adaptasi jika dibutuhkan. Tentu saja sang pelatih juga wajib memiliki mental juara yang bisa ditularkan kepada pemain. Dan, yang terpenting adalah pelatih itu memiliki kemampuan untuk membangun rasa kebersamaan dan saling memiliki dalam tim.

Menarik ditunggu apakah Juventus berhasil menemukan sosok yang tepat sebagai pengganti Allegri.

Juventus Massimiliano Allegri

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Juventus Panaskan Rumor Transfer Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez
Juventus terus dikaitkan dengan Emiliano Martinez. Aston Villa menegaskan sang kiper tidak dijual meski Luciano Spalletti memberi sinyal ketertarikan.
Arief Hadi - Senin, 27 Juli 2026
Juventus Panaskan Rumor Transfer Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez
Italia
Bek Andalan AC Milan Ditawarkan ke Juventus
Fikayo Tomori dikabarkan ditawarkan ke Juventus setelah negosiasi kontrak baru dengan AC Milan menemui jalan buntu. Simak kabar transfer terbaru, peluang kepindahan, dan minat klub Premier League.
Johan Kristiandi - Minggu, 26 Juli 2026
Bek Andalan AC Milan Ditawarkan ke Juventus
Hasil akhir
Hasil Standard Liege vs Juventus: Gol Indah Fabio Miretti Antar Bianconeri Menang Tipis 1-0
Juventus meraih kemenangan tipis 1-0 atas Standard Liege dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stade Maurice Dufrasne, Belgia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Hasil Standard Liege vs Juventus: Gol Indah Fabio Miretti Antar Bianconeri Menang Tipis 1-0
Prediksi
Prediksi Skor dan Statistik Standard Liege vs Juventus: Bianconeri Tanpa Sejumlah Pemain Inti
Standard Liege vs Juventus menjadi salah satu laga pramusim yang menarik perhatian akhir pekan ini. Duel akan berlangsung di Stadion Maurice Dufrasne, Liege, Minggu (26/7) dini hari WIB.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Prediksi Skor dan Statistik Standard Liege vs Juventus: Bianconeri Tanpa Sejumlah Pemain Inti
Piala Dunia
20 Klub dengan Jumlah Pemain Terbanyak yang Memenangi Piala Dunia, Nomor Satu Tim dari Italia
Transfermarkt merilis daftar 20 klub penyumbang juara Piala Dunia terbanyak sepanjang sejarah. Juventus memimpin di atas Bayern Munich dan Inter Milan.
Arief Hadi - Selasa, 21 Juli 2026
20 Klub dengan Jumlah Pemain Terbanyak yang Memenangi Piala Dunia, Nomor Satu Tim dari Italia
Italia
Rekap Bursa Transfer Pemain: Arsenal Punya Winger Baru, Juventus Bajak Bek AS Roma
Rekap bursa transfer pemain terbaru hari ini. Arsenal dikabarkan mencapai kesepakatan merekrut Christos Tzolis dari Club Brugge, sementara Juventus membajak Zeki Celik dari AS Roma.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Rekap Bursa Transfer Pemain: Arsenal Punya Winger Baru, Juventus Bajak Bek AS Roma
Italia
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Juventus mulai mengalihkan fokus ke Emiliano Martinez setelah peluang merekrut Alisson Becker semakin menipis. Kiper Aston Villa itu kini menjadi kandidat utama untuk memperkuat Bianconeri musim depan.
Johan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Italia
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Juventus dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Alexander Sorloth. Bianconeri kini fokus bernegosiasi dengan Atletico Madrid untuk menggantikan Dusan Vlahovic.
Johan Kristiandi - Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Italia
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Dusan Vlahovic dipastikan meninggalkan Juventus gratis akhir Juni 2026 setelah negosiasi gaji buntu. Chelsea era Xabi Alonso dikabarkan siap menampung.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Italia
Juventus Tertarik Rekrut Striker yang Dahulu Gagal Lolos Tes Medis di AC Milan
Juventus dikabarkan menjadikan Jean-Philippe Mateta sebagai target utama untuk menggantikan Dusan Vlahovic. Striker Crystal Palace itu sebelumnya sempat gagal bergabung dengan AC Milan karena masalah dalam proses transfer.
Johan Kristiandi - Sabtu, 30 Mei 2026
Juventus Tertarik Rekrut Striker yang Dahulu Gagal Lolos Tes Medis di AC Milan
Bagikan