Melatih Barcelona Tidak Bagus untuk Kesehatan Mental

Arief HadiArief Hadi - Jumat, 09 Februari 2024
Melatih Barcelona Tidak Bagus untuk Kesehatan Mental
Xavi Hernandez (Twitter)

BolaSkor.com - Menjadi pelatih Barcelona itu tidaklah mudah. Contoh tersebut sudah dapat dilihat dengan keputusan mundur pelatih Barcelona saat ini, Xavi Hernandez, ketika musim 2023-2024 berakhir.

Xavi mengumumkannya usai Barcelona kalah telak dari Villarreal beberapa waktu lalu. Uniknya, pengumuman mundur Xavi itu diucapkannya sehari setelah Jurgen Klopp mengumumkan hal yang sama di Liverpool.

Keduanya memiliki cerita yang berbeda di balik keputusan tersebut. Klopp sudah sembilan tahun membesut Liverpool dan klub dalam keadaan baik-baik saja, sementara Xavi baru melatih sejak 2021 namun performa Barcelona menurun.

Baca Juga:

5 Alasan Barcelona Pantang Memecat Xavi

Presiden Barcelona Berbohong

Gelar Liga Champions Tidak Akan Membuat Xavi Bertahan

"Pada 30 Juni saya akan meninggalkan klub. Itu adalah keputusan yang telah saya diskusikan dengan Presiden (Joan Laporta) dan staf. Barca butuh perubahan arah," demikian ucapan Xavi beberapa waktu lalu.

"Saya pikir itu akan membantu dinamika klub untuk berubah dan saya masih berpikir kami bisa menjalani musim yang sangat bagus. Saya harus memikirkan klub sebelum diri saya sendiri."

Melihat hal tersebut legenda sekaligus mantan pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mendukung keputusan Xavi. Menurutnya, lebih mudah menjadi pemain ketimbang melatih Barcelona yang dinilainya tak bagus untuk kesehatan mental.

"Menjadi pelatih Barca adalah serangan terhadap kesehatan mental. Menjadi pemain Barcelona jauh lebih menyenangkan daripada menjadi pelatih, dan Xavi, sebagai orang Catalan dan putra klub, pasti menyadarinya. Ini adalah pekerjaan tersulit yang pernah saya lakukan," papar Koeman dikutip dari Goal.

"Ini adalah masalah mental dan sepak bola. Kegagalan membuat tim lebih lemah dan para pemain menurunkan level mereka. Level sepak bola turun karena level mental."

"Itu sebabnya (saya telah membuat) pengumuman kepergian saya. Lebih jauh lagi, saya percaya bahwa pekerjaan kami tidak cukup dihargai. Saya sudah memutuskannya sejak lama, sejak awal musim."

Usai memenangi titel LaLiga musim lalu, Barcelona menjalani musim dengan inkonsistensi performa: kalah dari Real Madrid di final Piala Super Spanyol dan terpaut jauh dalam perebutan titel LaLiga.

Ronald Koeman Barcelona FC Barcelona Xavi Hernandez
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

11.881

Bagikan