Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Masalah Tak Berakhir setelah Enam Klub Mundur dari Liga Super Eropa

Mundurnya enam klub Premier League dari Liga Super Eropa tak mengakhiri masalah.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 21 April 2021
Masalah Tak Berakhir setelah Enam Klub Mundur dari Liga Super Eropa
Duo Manchester keluar dari Liga Super Eropa (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dalam dua hari terakhir Eropa dibuat geger dengan berdirinya Liga Super Eropa yang didirikan 12 klub top Eropa. Liga Super Eropa tetap terbentuk meski ditentang banyak pihak termasuk UEFA dan FIFA.

Kedua badan organisasi sepak bola besar dunia itu bersama dengan fans dan pandit sepak bola sama-sama mengecam adanya Liga Super Eropa, sebab liga itu bisa mengancam eksistensi sepak bola yang selama ini dikenal dunia dan merusak keseimbangan.

Bak drama telenovela selang sehari setelah Liga Super Eropa dibentuk, perubahan drastis terjadi dengan mundurnya enam klub Premier League dari liga itu, yakni: Manchester City, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Mundurnya keenam klub dari 12 klub itu membuat Liga Super Eropa mengatur ulang rencana. Hal itu menyisakan cerita, sebab dengan pengaturan ulang maka Liga Super Eropa masih akan tetap ada dan berpeluang muncul lagi di masa depan.

Baca Juga:

Wakil Premier League Ramai-ramai Mundur dari Liga Super Eropa

Liga Super Eropa Respons Pengunduran Diri Wakil Premier League

Pengadilan Niaga Madrid Larang FIFA dan UEFA Cegah Liga Super Eropa

Enam klub Inggris keluar dari Liga Super Eropa

"Liga Super Eropa yakin bahwa status quo sepak bola Eropa saat ini perlu diubah," tutur pernyataan dari Liga Super Eropa Kami mengusulkan kompetisi Eropa baru karena sistem yang ada tidak berfungsi."

"Proposal kami bertujuan untuk memungkinkan olahraga berkembang sambil menghasilkan sumber daya dan stabilitas untuk piramida sepak bola penuh, termasuk membantu mengatasi kesulitan keuangan yang dialami oleh seluruh komunitas sepak bola sebagai akibat dari pandemi."

"Ini juga akan memberikan pembayaran solidaritas yang meningkat secara material kepada semua pemangku kepentingan sepak bola.

"Meskipun klub-klub Inggris mengumumkan kepergian, dipaksa untuk mengambil keputusan seperti itu karena tekanan pada mereka, kami yakin proposal kami sepenuhnya selaras dengan hukum dan peraturan Eropa seperti yang ditunjukkan oleh keputusan pengadilan untuk melindungi Liga Super dari pihak ketiga."

"Mengingat keadaan saat ini, kami akan mempertimbangkan kembali langkah-langkah yang paling tepat untuk membentuk kembali proyek, selalu mengingat tujuan kami untuk menawarkan pengalaman terbaik kepada para penggemar sambil meningkatkan pembayaran solidaritas untuk seluruh komunitas sepak bola."

Masalah Tak Berakhir

Pertama, Liga Super Eropa masih bisa dihelat di masa depan karena tak sepenuhnya bubar. Kedua adalah kenyataan yang terungkap bahwa petinggi-petinggi khususnya pemilik klub tak segan mengikuti proyek yang menjanjikan uang banyak, meski ditentang oleh UEFA dan FIFA.

Dengan mudahnya mereka 'menjual' klub untuk berpatisipasi di Liga Super Eropa tanpa persetujuan pemain-pemain hingga pelatih tim. Tak ayal tuntutan untuk mundur langsung ditujukan kepada pemilik-pemilik klub.

"Saya sebenarnya sama marahnya dengan Liverpool saat ini dibandingkan kemarin karena mereka (petinggi klub) masih bertahan di sana," tutur legenda Liverpool Jamie Carragher.

"Jurgen Klopp telah menyudutkan mereka. Kapten mereka sendiri telah melemparkan menyudutkan mereka. Bahkan ayahmu memiliki Kelly (Kenny Dalglish). Tidak ada yang tersisa untuk mereka. Saya tidak melihat bagaimana mereka bisa melanjutkan."

"Saya tidak melihat masa depan untuk kepemilikan FSG di Liverpool setelah ini. Saya pikir mereka memperburuk diri mereka sendiri," cetus Carragher.

Hal yang sama dituturkan legenda Manchester United Gary Neville kepada mantan klubnya, khususnya setelah Ed Woodward mundur dari jabatannya sebagai CEO Man United selama 16 tahun. Masalah di Liga Super Eropa pun berlanjut meski enam klub telah mengundurkan diri

Breaking News Liga Super Eropa Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Usai Amankan Servis Andrey Santos, Manchester United Dapat Kiper Baru
Manchester United kembali aktif di bursa transfer. Setelah Andrey Santos, Karl Darlow segera merapat dari Leeds United.
Arief Hadi - Jumat, 10 Juli 2026
Usai Amankan Servis Andrey Santos, Manchester United Dapat Kiper Baru
Jadwal
Cara Menonton Prancis vs Maroko Secara Gratis dan Resmi, Live Sebentar Lagi Pukul 03.00 WIB
Cara menonton Prancis vs Maroko secara gratis dan resmi di perempat final Piala Dunia 2026. Cek link streaming, siaran TVRI, jadwal, dan jam tayang 03.00 WIB.
Johan Kristiandi - Jumat, 10 Juli 2026
Cara Menonton Prancis vs Maroko Secara Gratis dan Resmi, Live Sebentar Lagi Pukul 03.00 WIB
Piala Dunia
Daftar 17 Pemain yang Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 karena Akumulasi Kartu Kuning
Sebanyak 17 pemain berisiko absen pada semifinal Piala Dunia 2026 akibat akumulasi kartu kuning. Simak daftar lengkap pemain, aturan akumulasi kartu FIFA, serta tim yang paling terdampak.
Johan Kristiandi - Kamis, 09 Juli 2026
Daftar 17 Pemain yang Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 karena Akumulasi Kartu Kuning
Piala Dunia
Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan
Pierluigi Collina menegaskan bahwa para wasit yang bertugas di Piala Dunia 2026 bekerja secara independen dan tidak dapat dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Angkat Bicara soal Wasit Argentina pada Laga Melawan Maroko
Penunjukan wasit asal Argentina untuk laga Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 menuai sorotan. Didier Deschamps memilih fokus membawa Les Bleus lolos ke semifinal.
Johan Kristiandi - Kamis, 09 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Pelatih Prancis Angkat Bicara soal Wasit Argentina pada Laga Melawan Maroko
Piala Dunia
Half-Time Show Perdana di Final Piala Dunia Hadirkan Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan BTS
Panggung penutupan Piala Dunia 2026 dipastikan semakin megah. Justin Bieber resmi bergabung dalam jajaran bintang dunia yang akan tampil final di New York, pada 20 Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Half-Time Show Perdana di Final Piala Dunia Hadirkan Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan BTS
Piala Dunia
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, meminta anak asuhnya tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang saat menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Italia
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Ruben Amorim resmi diperkenalkan sebagai pelatih AC Milan kepada publik. Pelatih asal Portugal itu bertekad membawa Rossoneri kembali bersaing di level tertinggi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Liga Indonesia
Serius Tatap Super League 2026/27, Persija Datangkan Eks Kapten Timnas Bosnia & Herzegovina
Kehadiran Kerim Memija makin memperkuat skuad Persija Jakarta jelang Super League 2026/27. Siapa pemain selanjutnya yang akan dipinang?
BolaSkor - Kamis, 09 Juli 2026
Serius Tatap Super League 2026/27, Persija Datangkan Eks Kapten Timnas Bosnia & Herzegovina
Piala Dunia
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
FIFA resmi menolak banding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise saat Prancis mengalahkan Paraguay.
Yusuf Abdillah - Kamis, 09 Juli 2026
FIFA Tolak Banding Prancis, Michael Olise Tetap Terancam Absen di Semifinal
Bagikan