Marwal Iskandar, Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia dengan Pindah-pindah Klub

Marwal Islandar pernah membela 18 klub.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Minggu, 11 Maret 2018
Marwal Iskandar, Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia dengan Pindah-pindah Klub
Marwal Iskandar (kanan) saat berbincang dengan kitman Persis Solo, Rohmad di Mes Persis, Jumat (9/3). (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Fransesco Totti identik dengan AS Roma. Boaz Solossa merupakan bagian penting dalam sejarah Persipura Jayapura. Tapi Marwal Iskandar memilih jalur sebagai legenda sepak bola Indonesia.

Kalimat itu tepat untuk menggambarkan sosok mantan pemain yang identik dengan lipatan lengan baju ini. 18 klub pernah dibelanya semasa jadi pemain. Kini, sudah ada 12 klub yang kawal saat menjadi seorang pelatih.

Catatan itu tentu fantastis. Namun tak banyak yang tahu jika hobi pindah-pindah klub ini sudah direncanakan pemuda asal Palopo ini. Cita-citanya adalah membela enam tim besar di Indonesia.

Aksi Marwal Iskandar bersama Persib Bandung. (BolaSkor.com/Istimewa)

Dari 18 klub yang dibelanya, ada enam klub besar eks Perserikatan yang pernah dibela Kandar, sapaannya saat masa kecil. Mulai PSM Makassar, Persib Bandung, PSMS Medan, Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta.

Bersama tim-tim itu, Marwal tak sekadar duduk di bangku cadangan. Dia selalu menjadi petarung di sektor tengah. Maka tak berlebihan jika Marwal dikatakan sebagai salah satu legenda sepak bola Indonesia.

"Dulu memang punya keinginan untuk membela enam tim besar di Indonesia. PSM jadi yang pertama. Kemudian membantu Persib lolos dari degradasi, juara Piala Emas Bang Yos bersama PSMS, juara liga bersama Persipura. Lalu final Copa Dji Sam Soe bersama Persija dan kemudian Persebaya," terang Marwal kepada Bolaskor.com, Jumat (9/3) lalu.

Kliping koran yang dikoleksi Marwal Iskandar. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Pemain yang sering pindah klub identik dengan masalah. Namun hal ini berbeda dengan Marwal. Dia mengaku selalu berpisah baik-baik dengan 18 klub yang pernah dibelanya. Sampai sekarang pun, seluruh jersey yang pernah ia kenakan di lapangan masih tersimpan rapi. Tak satupun jersey matchworn yang lepas dari tangannya.

"Ada ratusan jersey di rumah. Setiap sebulan sekali pasti dijemur. Ada yang tawar jutaan tapi tidak saya kasih. Keringat dan darah yang ada di jersey ini tak ternilai harganya buat saya. Ini akan saya simpan dan saya bagi cerita ke anak dan cucu," ucap bapak tiga anak ini.

Selain jersey, Marwal juga rajin mengkliping berita soal dirinya. Total sudah ada tiga tas yang berisikan koran tentang pemberitaannya selama membela PSM Makassar hingga kini jadi asisten pelatih Persis Solo.

"Saya rajin koleksi-koleksi berita. Sampai sekarang juga masih ingat dengan wartawan yang mewawancarai. Memang suka aja. Dulu sempat juga koleksi sepatu, tapi kemudian tidak dilanjutkan," ucap Marwal.

Marwal Iskandar bersama tim Persija Jakarta. (BolaSkor.com/Istimewa)

Marwal juga mengingat setiap peristiwa yang dilewati bersama klub-klub tersebut. Soal Stadion Manahan Solo dan Persis Solo, Marwal punya cerita tersendiri. Dia masih ingat saat Persebaya Surabaya menghadapi Persis Solo pada kompetisi Divisi Utama 2006/2007. Dalam laga tanggal 24 Maret 2007 yang berkesudahan 5-0 untuk kemenangan Persis Solo itu, Marwal jadi salah satu pemain yang diteror penonton.

"Masih ingat sekali. Itu mas Gondrong (Dirijen Pasoepati, Maryadi Gondrong). Lagunya...Aku punya anjing kecil, kuberi nama Marwal. Tapi sekarang sudah jadi teman satu klub. Ya dalam sepak bola biasa hal seperti ini," jelasnya.

Marwal Iskandar saat membela Persija Jakarta. (BolaSkor.com/Istimewa)

Marwal saat ini sudah masuk dalam tahap pertama kursus lisensi A AFC. Selama berkarir jadi pelatih dari tahun 2011, dia lebih banyak duduk sebagai asisten pelatih. Marwal menyebut hal ini sebagai bagian dari proses ke arah yang lebih baik.

"Dulu saya pernah ditawari pak Nurdin pilihan masuk PON Sulawesi Selatan atau PSM Makassar. Walaupun PSM klub yang saya idolai, saat itu saya pilih tim PON karena ada kesempatan bermain. Baru setelah PON selesai gabung PSM. Kita step by step. Jangan terlalu cepat naik, nanti turunnya juga cepat," pungkasnya. (Laporan Kontributor Al Khairan Ramadhan/Solo)

Marwal Iskandar Persis Solo Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
LASK vs Liverpool live malam ini di Liga Champions 2026/2027 pukul 23.45 WIB. Cek jadwal siaran SCTV, prediksi starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Prediksi LASK vs Liverpool di Liga Champions 2026/2027. The Reds mengincar kemenangan usai kalah dari Man City. Cek prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Bagikan