Marquinhos, Anti-Pogba Buah Transformasi Thomas Tuchel

Marquinhos sukses besar melaksanakan tugas untuk mematikan seorang Paul Pogba.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 14 Februari 2019
Marquinhos, Anti-Pogba Buah Transformasi Thomas Tuchel
Marquinhos (psg.fr)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Paris Saint-Germain berhasil membawa tiga poin dari kandang Manchester United. Pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions, PSG menuai kemenangan 2-0. Hasil yang membuat pintu ke perempat final PSG makin lebar.

Datang tanpa diperkuat bintang macam Neymar dan Edinson Cavani, PSG mampu mendominasi kendali permainan. Hal ini tidak lepas dari keperkasaan Marquinhos di lini tengah.

Pemain asal Brasil yang sudah seperti bos di lapangan tengah menjadi kunci kemenangan Les Parisiens atas Manchester United. Padahal tugasnya pada laga ini tidaklah mudah. Pemain bernama lengkap Marcos Aoas Correa itu memikul tugas untuk mematikan seorang Paul Pogba.

Baca Juga:

3 Pemain yang Pernah Membela Manchester United dan Paris Saint-Germain

Gordon Banks dan Penyelamatan Ajaib yang Melawan Gravitasi

Paul Pogba
(The Sun)

Pemain 24 tahun itu pun menjalankan tugasnya secara sempurna. Tercatat, Manchester United hanya bisa sekali mengancam gawang PSG yang dikawal Gianlugi Buffon.

“Pelatih memberi dorongan kepercayaan diri yang sangat besar. Kami tahu lini tengah Man United sangat kuat, terutama Pogba. Saya senang dengan apa yang kami lakukan,” ucap Marquinhos usai laga seperti dikutip ESPN.

Jika diibaratkan sebuah pertarungan, Marquinhos sudah membuat Pogba babak belur. Hal ini bisa dilihat dari statistik pertandingan. Terlihat jika Pogba mencatat permainan terburuknya sejak Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih posisi Jose Mourinho.

Ya, menghadapi kawalan Marquinhos, Pogba kembali tampil seperti saat United dipegang Jose Mourinho. Puncak kesuksesan Marquinhos datang saat Pogba menerima kartu merah di ujung laga. Artinya, Pogba bakal absen pada laga leg kedua di Paris.

Pada laga ini, Pogba hanya mampu menyelesaikan 31 umpan dan hanya 11 di area lawan. Ini merupakan catatan terburuk dalam 12 laga Pogba di era Solskjaer.

Tidak hanya itu, sepanjang pertandingan, gelandang asal Prancis itu juga hanya 55 kali menyentuh bola. Catatan yang hanya terjadi saat Pogba bermain di bawah Mourinho. Belum lagi soal akurasi umpan yang hanya 75,6 persen, bandingkan dengan 85,18 persen di Premier League sejak kedatangan Solskjaer.

Catatan minor juga terlihat pada kategori lainnya, seperti dribel, tembakan, atau penciptaan peluang. Tidak heran jika media ternama Prancis, L'Equipe memberi nilai Pogba 3 dari maksimal 10.

Buah Tranformasi Tuchel

Liga Champions Paris Saint-Gemain PSG Manchester United

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Akhirnya Punya Peminat, Mantan Pemain Manchester United Diincar Getafe
Getafe serius memburu Jadon Sancho yang berstatus tanpa klub. Namun, tuntutan gaji €4 juta menjadi kendala dalam negosiasi transfer.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Akhirnya Punya Peminat, Mantan Pemain Manchester United Diincar Getafe
Inggris
Layak Diapresiasi, Bruno Fernandes Menanggung Beban Manchester United
Ander Herrera membela Bruno Fernandes yang terus dikritik dan menilai kapten Manchester United itu justru berkali-kali menjadi solusi bagi klub.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Layak Diapresiasi, Bruno Fernandes Menanggung Beban Manchester United
Inggris
Pernyataan Lisandro Martinez Usai Kritik Manajemen Manchester United
Lisandro Martinez meminta maaf setelah mengkritik manajemen Manchester United. Ia mengaku emosional dan menegaskan pentingnya persatuan tim.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Pernyataan Lisandro Martinez Usai Kritik Manajemen Manchester United
Italia
Como Kalah, Fabregas: Liga Champions Lebih Sulit Daripada Piala Dunia
Como 1907 telan kekalahan kedua di Liga Champions usai takluk dari Feyenoord. Cesc Fabregas sebut Liga Champions lebih sulit dari Piala Dunia.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Como Kalah, Fabregas: Liga Champions Lebih Sulit Daripada Piala Dunia
Inggris
Michael Carrick Di Ujung Tanduk, Antonio Conte Siap Jadi Pelatih Manchester United
Manchester United terpuruk di bawah asuhan Michael Carrick usai gagal menang di lima laga terakhir. Antonio Conte dikabarkan siap merapat.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Michael Carrick Di Ujung Tanduk, Antonio Conte Siap Jadi Pelatih Manchester United
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru: Real Madrid di Papan Tengah, Liverpool Tembus Lima Besar
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai matchday 2! PSG bersinar, Liverpool merangsek ke lima besar, dan Real Madrid jadi sorotan usai comeback dramatis.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Real Madrid di Papan Tengah, Liverpool Tembus Lima Besar
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Real Madrid Remontada, PSG Tekuk Manchester City
Hasil Liga Champions terbaru! Real Madrid comeback dramatis 4-3 atas AS Roma, sedangkan PSG membungkam Manchester City 4-2 di Etihad Stadium.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Real Madrid Remontada, PSG Tekuk Manchester City
Inggris
Buntut dari Kritiknya kepada Manajemen, Manchester United Akan Denda Lisandro Martinez
Manchester United mempertimbangkan denda untuk Lisandro Martinez setelah bek Argentina itu mengkritik manajemen klub usai kekalahan dari Atletico Madrid.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Buntut dari Kritiknya kepada Manajemen, Manchester United Akan Denda Lisandro Martinez
Spanyol
Jadwal Padat Barcelona, Lamine Yamal Tak Butuh Istirahat
Barcelona menghadapi jadwal padat melawan Betis, PSG, dan Real Madrid. Hansi Flick menegaskan Lamine Yamal tak membutuhkan istirahat.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Jadwal Padat Barcelona, Lamine Yamal Tak Butuh Istirahat
Inggris
Lisandro Martinez Kritik Keras Manajemen MU, Wayne Rooney Ngamuk
Lisandro Martinez layangkan kritik keras kepada Direktur Teknik Manchester United, Jason Wilcox. Wayne Rooney murka mendengarnya.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 14 Oktober 2026
Lisandro Martinez Kritik Keras Manajemen MU, Wayne Rooney Ngamuk
Bagikan