Marko Simic Tidak Bisa Pulang karena Paspornya Ditahan Polisi Australia

Marko Simic diduga terlibat kasus pelecehan seksual.
Muhammad AdiyaksaMuhammad Adiyaksa - Rabu, 13 Februari 2019
Marko Simic Tidak Bisa Pulang karena Paspornya Ditahan Polisi Australia
Marko Simic. (Media Persija).
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Apes benar nasib Marko Simic. Di saat rekan-rekannya di Persija Jakarta pulang ke ibu kota, striker asal Kroasia ini harus menetap di Australia untuk beberapa saat. Dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan dirinya menjadi penyebabnya.

Tuduhan Simic melakukan tindakan tidak senonoh kepada seorang wanita viral di media Australia. Aksi ini bermula ketika Simic dan Persija terbang ke Australia lewat Jakarta via Denpasar Bali. Di pesawat, Simic diduga melakukan pelecehan seksual.

Untungnya, Simic masih dapat bermain ketika Persija menghadapi Newcastle Jets pada babak eliminasi kedua Liga Champions Asia, Selasa (12/2), di Hunter Stadium. Sayang, Simic tidak dapat berbuat banyak. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu kalah 1-3 dari tuan rumah dan tersingkir dari turnamen.

Informasi soal tertahannya Simic di Australia diketahui dari komentar balasan Mustaqim, asisten pelatih Persija di akun Instagram pribadinya. Striker berusia 31 tahun itu disebut tetap bertahan di Australia.

Baca Juga:

Sambil Terima Kasih kepada Suporter, Ivan Kolev Beberkan Penyebab Persija Kalah dari Newcastle Jets

Bobotoh hingga Aremania bersama Jakmania Dukung Persija di Australia Lawan Newcastle Jets

Respons Pelatih Persija soal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Marko Simic

"Dia (Simic) harus tinggal karena paspornya ditahan oleh polisi Australia," kata Mustaqim menjawab pertanyaan warganet mengenai nasib Simic.

Kabarnya, Simic akan menetap di Australia hingga 9 April 2019. Bomber bertubuh gempal ini dikatakan media Australia bakal disidang mengenai kasus dugaan pelecehan seksual.

"Berharap bisa segera bertemu lagi, teman," tulis Simic sambil mengunggah sejumlah pemain Persija.

Marko Simic Persija jakarta Liga Champions Asia

Berita Terkait

Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Liga Indonesia
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
The Jakmania mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 dan kekerasan pada Jakmania Cikampek, serta dukung penuh pengusutan tuntas kepolisian.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
Liga Indonesia
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Rombongan EPA Persib diserang di Rest Area Batang KM 360. Bus rusak, koper dijarah, dan Media Officer Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik. Polisi turun tangan!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Liga Indonesia
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Persija Jakarta mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Manajemen dukung penuh proses hukum dan tegaskan rivalitas ada di lapangan.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Bagikan