Marcus Rashford dan Jadon Sancho Langgar Aturan Berbeda di Manchester United
BolaSkor.com - Musim kedua tidak berjalan mulus bagi Erik ten Hag sebagai pelatih Manchester United. Padahal, musim debutnya berjalan baik dengan catatan satu titel Piala Liga dan finish di zona Liga Champions.
Badai cedera pemain, performa tak konsisten, hingga masalah internal dengan atau di antara pemain jadi problematika yang dihadapi oleh peramu taktik asal Belanda tersebut.
Beberapa kasus itu seperti Antony, yang fokusnya terganggu, setelah dilaporkan tiga wanita dari Brasil terkait kasus kekerasan fisik. Belum lagi dengan isu dua pemain asal Inggris, Jadon Sancho dan Marcus Rashford.
Kedua pemain melanggar aturan klub dan mengalami nasib berbeda. Sancho kini dipinjamkan ke Borussia Dortmund karena urung meminta maaf terkait komentarnya di Twitter, saat menuding Ten Hag berbohong.
Baca Juga:
Omar Berrada, Mahasiswa Drop Out yang Menjadi CEO Baru Manchester United
Update Bursa Transfer: Facundo Pellistri ke Granada, Juventus Rekrut Pemain Baru Lagi
Bidik Michael Olise, Manchester United Diminta Belajar dari Transfer Wilfried Zaha
Meski komentarnya sudah dihapus, Sancho tidak meminta maaf dan diasingkan dari skuad utama Man United. Sementara Rashford baru ini absen berlatih dengan alasan sakit, setelah kabar sebelumnya menuturkan ia pesta malam di Belfast, Irlandia Utara.
Alhasil, Rashford tidak hadir di sesi latihan dan masalahnya sudah diselesaikan secara internal. Rashford kembali berlatih dan tersedia untuk dimainkan. Ten Hag pun berbicara soal dua kasus berbeda tersebut.
"Semua bisa kita selesaikan secara internal. Jadon memilih publikasi," ujar Ten Hag dikutip dari ESPN.
"Pertama-tama, para pemain di level ini perlu mengatur diri mereka sendiri, itulah yang bisa Anda tuntut dari para pemain."
"Pemain harus tahu apa yang baik dan tidak baik. Ketika Anda ingin bermain sepak bola top, itu menuntut cara hidup tertentu. Selalu."
Ten Hag pun dengan tegas menuturkan tak perlu baginya mengatur atau mengedukasi pemain, untuk menjaga sikap sebagai pesepak bola profesional.
"Tidak. Ayo. Kita berbicara tentang pemain sepak bola top. Saya tidak perlu mendidik mereka lagi, tidak ketika Anda bermain untuk Man United," urainya.
Arief Hadi
16.234
Berita Terkait
Ada Banyak Pilihan, Manchester United Dilarang Permanenkan Michael Carrick
Manuel Ugarte Tak Cukup Bagus untuk Manchester United
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Baru Berusia 23 Tahun, Cole Palmer Miliki Kualitas Pemain Kelas Dunia
Melihat Staf Kepelatihan Michael Carrick di Manchester United
Alasan Manchester United Pilih Carrick ketimbang Solskjaer sebagai Pelatih Baru
Profil Michael Carrick: Fans Newcastle, Penjaga Identitas Manchester United
Steve Holland Jadi Asisten Michael Carrick, Buka Jalan untuk Gareth Southgate?
Resmi Jadi Pelatih Baru, Michael Carrick Tahu yang Dibutuhkan untuk Sukses di Manchester United