Premier League

Mantan Ketua Khawatir atas 115 Dakwaan yang Dihadapi Manchester City

David Bernstein mengaku khawatir atas 115 dakwaan keuangan yang dihadapi.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 17 September 2024
Mantan Ketua Khawatir atas 115 Dakwaan yang Dihadapi Manchester City
Manchester City (Foto: bbc sport)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


BolaSkor.com - Mantan ketua (chairman) Manchester City David Bernstein mengaku khawatir atas 115 dakwaan keuangan yang dihadapi klub. City telah dituduh melanggar aturan financial fair play (FFP) selama periode sembilan tahun dari 2009 hingga 2018.

Sekarang City menjadi subjek sidang yang telah lama ditunggu-tunggu. Proses hukum, yang dimulai pada Senin (16/9), diperkirakan akan berlangsung selama sekitar dua bulan, dengan putusan akhir yang tidak mungkin diungkapkan sebelum 2025.

Dakwaan tersebut mencakup berbagai dugaan pelanggaran, mulai dari kegagalan memberikan rincian keuangan yang akurat hingga tidak bekerja sama dengan otoritas Premier League selama penyelidikan. Semua itu dapat mengakibatkan konsekuensi serius bagi klub.

Hukuman terberat dapat membuat City terlempar dari Premier League, meskipun denda dan pengurangan poin juga merupakan hukuman potensial jika mereka terbukti bersalah.

Baca Juga:

Manchester City Vs Inter Milan: Menelisik Ketajaman Erling Haaland Melawan Tim Italia

Manchester City Terlalu Berdosa, Klub Premier League Ogah Hukuman Sekadar Pengurangan Poin dan Degradasi

Terkait 115 Kasus Pelanggaran Keuangan, Klub-klub Premier League Ingin Manchester City Dihukum

David Bernstein (bbc sport)

Bernstein, yang menjabat sebagai ketua Manchester City dari 1998 hingga 2003, menyampaikan kekhawatirannya tentang tuduhan tersebut. Ia mencatat beratnya situasi dan mengungkapkan kegelisahannya sebagai mantan ketua sekaligus suporter klub sejak lama.

"Saya tidak terkejut hal ini sampai pada tahap ini. Ada 115 tuduhan, yang mencakup rentang waktu yang panjang, dan di permukaan, tuduhan tersebut serius dan harus dijawab," kata Bernstein kepada Sky Sport.

"Di satu sisi, mereka seharusnya menyelesaikan ini lebih awal, tetapi hal-hal ini memang butuh waktu. Saya penggemar City, sekaligus mantan ketua, dan saya khawatir. Di permukaan, tuduhan tersebut tampak serius."

"City memiliki pengacara terbaik, mereka akan membela diri karena mereka benar-benar berhak melakukannya dan kita lihat apa yang terjadi. Ini benar-benar masalah yang berat," Bernstein melanjutkan.

City telah menikmati kesuksesan luar biasa selama 15 tahun terakhir, berubah dari klub papan tengah menjadi salah satu yang paling dominan di dunia. Di bawah bimbingan Pep Guardiola, City baru-baru ini menjadi tim pertama dalam sejarah yang memenangkan empat gelar Premier League berturut-turut.

Namun, Bernstein khawatir bahwa pencapaian luar biasa ini dapat lenyap jika klub tersebut terbukti bersalah melanggar peraturan keuangan.

"Sangat disayangkan karena klub ini telah bangkit dari tempatnya sebelumnya, klub yang berkinerja buruk selama bertahun-tahun, menjadi klub dengan performa terbaik sepanjang masa," jelas Bernstein.

"Sungguh menyedihkan kalau semua itu akan ternoda. Tetapi kita akan lihat apa yang terjadi. Kita mungkin menemukan bahwa mereka tidak bersalah atas hal-hal ini."

City telah didakwa dengan 54 tuduhan karena diduga gagal memberikan informasi keuangan yang akurat selama 2009-2018, yang mencakup kegagalan untuk mengungkapkan rincian akurat mengenai pembayaran pemain dan manajer pada 14 kesempatan terpisah.

Selain itu, City menghadapi lima tuntutan terkait ketidakpatuhan terhadap aturan Financial Fair Play UEFA antara 2013 dan 2018. Lebih jauh lagi, Manchester City telah didakwa dengan tuduhan melanggar aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan (PSR) Premier League sebanyak tujuh kali antara 2015 dan 2018.

Untuk memperparah situasi, City juga menghadapi 35 tuntutan atas tuduhan tidak bekerja sama dalam penyelidikan Premier League, yang dimulai pada Desember 2018. Putusan bersalah dapat mencoreng warisan salah satu klub tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Premier League Manchester City Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Posts

11.021

Berita Terkait

Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Piala Dunia
Dibeli dengan Banderol 116 Juta Poundsterling, Manchester City Rekrut Elliot Anderson
Manchester City mencapai kesepakatan merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai 116 juta poundsterling, memecahkan rekor transfer klub.
Arief Hadi - Jumat, 26 Juni 2026
Dibeli dengan Banderol 116 Juta Poundsterling, Manchester City Rekrut Elliot Anderson
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Bagikan