Manchester United Kembali Menggoda 'Dewa Sepak Bola'

Barcelona belum pernah menelan kekalahan kandang di ajang Liga Champions selama enam tahun.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 11 April 2019
Manchester United Kembali Menggoda 'Dewa Sepak Bola'
Manchester United vs Barcelona di Olad Trafford (ManUtd)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester United kalah tipis 0-1 saat menjamu Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Old Trafford. Meski kalah tipis, pesimisme mulai menyelimuti sebagian fans Setan Merah.

Pesimisme yang muncul dari realitas bahwa teramat sulit bisa mengalahkan Barcelona di Camp Nou, terlebih dengan dua gol atau lebih. Namun, semua orang tahu, tidak ada mustahil dalam sepak bola, terutama jika menyebut nama Man United.

Tidak ada yang menyangka pasukan Ole Gunnar Solskjaer akan tampil di perempat final setelah mereka kalah 0-2 oleh Paris Saint Germain di Old Trafford pada leg pertama 16 besar. Tapi kenyataannya, United bisa melakukan hal yang nyaris mustahil.

Baca Juga:

5 Fakta Menarik dari Laga Man United Vs Barcelona

Kalah 0-1 di Old Trafford, Solskjaer Yakin Man United Bisa Comeback di Camp Nou

Yang menjadi pertanyaan, bisakah mukjizat datang dua kali beruntun?

Jika menilik ke belakang, United memang sangat erat dengan sebutan 'comeback'. Masih ingat bagaimana mereka menjadi kampiun Eropa setelah secara dramatis membekap Bayern Munchen di detik akhir laga final 1999? Ya, final itu yang berlangsung di Camp Nou.

Masih ingat bagaimana Setan Merah lolos ke final? Manchester United berhasil meraih tiket ke final 1999 setelah menyingkirkan Juventus di semifinal. Pada leg pertama, Man Utd ditahan imbang 1-1 oleh Juve di Old Trafford. The Red Devils memastikan melaju ke final setelah menang 3-2 di Turin, meski terlebih dulu tertinggal 0-2. Mukjizat bisa datang dua kali beruntun.

Kini, Manchester United bisa dibilang kembali mengharapkan keajaiban, kembali menggoda sang Dewa Sepak Bola. Namun, sejatinya United wajib melihat realitas di depan mata.

Realitasnya, Barcelona belum pernah menelan kekalahan kandang di ajang Liga Champions selama enam tahun. Dari sisi teknis, Barcelona juga ada di atas MU. Di Old Trafford, Barca tampil 'biasa saja'. Meski begitu mereka masih bisa pulang membawa kemenangan dengan mudah. Sepanjang laga, tidak sekalipun gawang menerima tembakan on target dari tuan rumah.

Jika di Old Trafford saja mereka bisa membuat United gagal melepaskan shot on target, bayangkan apa yang terjadi di Camp Nou. Di stadion ini, Lionel Messi dan kawan-kawan baru kebobolan dua kali di Liga Champions musim ini.

Dari sisi teknis, jika Paul Pogba dkk kembali tampil seperti di kandang sendiri, pertolongan Dewa Sepak Bola benar-benar mereka butuhkan. Sekali lagi, bukankah hal serupa yang terjadi saat melawan PSG? Benar, tapi untuk yang satu ini, kesalahan lebih ada di kubu PSG sendiri, yang terlalu percaya diri. Kesalahan yang sepertinya tidak akan dilakukan Barcelona.

Lihat bagaimana raut kekecewaan Lionel Messi dan Luis Suarez usai laga di Old Trafford. Reaksi yang seharusnya tidak muncul dari kubu yang pulang membawa kemenangan. Mereka kecewa karena tidak puas dengan permainan yang mereka tampilkan.

Permainan Barca yang kurang optimal di Old Trafford tersebut sejatinya bisa poin positif bagi United. Ya, mereka hanya memiliki defisit satu gol. Poin positif lain dari leg pertama, United sudah melihat jika Barca tak selamanya tampil brilian.

Solskjaer dan pasukannya tentu berharap Barcelona kembali tampil tak optimal sembari meminta pasukannya bermain dua kali lipat lebih baik di Camp Nou nanti. Terutama pemain yang di leg pertama tampil minor macam Paul Pogba.

Singkatnya, Manchester United harus bisa membalikkan banyak hal; performa, akal, hingga sejarah di Camp Nou jika ingin lolos ke semifinal. Dan tentu saja, pertolongan dari Dewa Sepak Bola. Mereka sudah pernah melakukannya, dan bisa saja terulang, meski kali ini dirasa sulit.

Analisis Liga Champions Manchester United Barcelona

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Antonio Conte Akhirnya Buka Suara Soal Isu Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Pelatih asal Italia, Antonio Conte, akhirnya buka suara soal rumor dirinya yang kabarnya akan menggantikan Michael Carrick di Manchester United.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 23 Oktober 2026
Antonio Conte Akhirnya Buka Suara Soal Isu Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Punya Tuntutan Besar, Manchester United Sanggup dan Berani Kontrak Antonio Conte?
Manchester United mengincar Antonio Conte sebagai pengganti Michael Carrick. Simak tuntutan transfer dan peluang Conte melatih Setan Merah.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Punya Tuntutan Besar, Manchester United Sanggup dan Berani Kontrak Antonio Conte?
Indonesia
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Offside Corp memperkenalkan Road to OGFC Unite 2027 bersama Patrice Evra dan Park Ji-sung. Ajang ini mengusung potensi sport tourism Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 23 Oktober 2026
Road to OGFC Unite 2027, Dua Legenda MU Dukung Sport Tourism di Indonesia
Inggris
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Wayne Rooney mengkritik skuad Manchester United usai kalah 1-4 dari Como. Ia menyoroti sikap egois pemain dan kurangnya tanggung jawab.
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Legenda Marah, Sebut Pemain-pemain Manchester United bak Bayi
Spanyol
Barcelona atau Real Madrid, Jurgen Klopp Ungkap Tim yang Didukungnya Jelang El Clasico
Bukan Real Madrid, Jurgen Klopp justru menjagokan Barcelona jelang El Clasico. Apa alasan mantan pelatih Liverpool itu lebih memilih Blaugrana?
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Barcelona atau Real Madrid, Jurgen Klopp Ungkap Tim yang Didukungnya Jelang El Clasico
Inggris
Michael Carrick Kian Terpojok, Manchester United Pantau Julian Nagelsmann
Man United menelan tujuh laga tanpa kemenangan dan kalah 1-4 dari Como. Apakah Julian Nagelsmann akan menggantikan Michael Carrick di Old Trafford?
Arief Hadi - Jumat, 23 Oktober 2026
Michael Carrick Kian Terpojok, Manchester United Pantau Julian Nagelsmann
Liga Champions
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, memberikan pujian tinggi kepada Como usai kemenagan telak atas Setan Merah 4-1.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 22 Oktober 2026
Legenda Manchester United Jujur, Sebut Como Buat Setan Merah Tak Berdaya
Liga Champions
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Manchester United dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions 2026/2027. Michael Carrick minta maaf, Setan Merah tanpa kemenangan dalam 7 laga!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai Real Madrid hajar RB Leipzig 4-1. Los Blancos raih 9 poin, siapa pemuncak klasemen?
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Arsenal Tahan Bayern Munchen, Madrid dan Inter Tambah Tiga Poin
Hasil Liga Champions 2026/2027: Arsenal tahan Bayern Munchen 2-2, Real Madrid menang 4-1 atas Leipzig, dan Inter Milan akhirnya meraih kemenangan!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Hasil Liga Champions: Arsenal Tahan Bayern Munchen, Madrid dan Inter Tambah Tiga Poin
Bagikan