Manchester United Condong Pilih Pochettino ketimbang Ten Hag

Manchester United ingin memiliki manajer permanen baru sebelum musim 2021-2022 berakhir.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 22 Maret 2022
Manchester United Condong Pilih Pochettino ketimbang Ten Hag
Mauricio Pochettino dan Erik ten Hag (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Mauricio Pochettino dan Erik ten Hag menjadi dua figur favorit untuk menjadi manajer permanen Manchester United. Meski begitu, petinggi Setan Merah tampaknya lebih sreg dengan nama pertama.

Manchester United belum menunjuk manajer permanen sejak mendepak Ole Gunnar Solskjaer, November silam. Saat ini kendali tim dipegang oleh Ralf Rangnick sampai akhir musim 2021-2022.

Raksasa Inggris itu berencana mengumumkan manajer permanen dalam waktu dekat. Nantinya sosok tersebut langsung bertugas sejak awal persiapan menyambut musim depan.

Baca Juga:

Pemain Man United Ramai di Medsos, Gary Neville Kesal

Arsenal Tetap Rendah Hati, Manchester United yang Terancam Gigit Jari

Harry Maguire Sering Blunder, Manchester United Lirik Bek Fiorentina

Mauricio Pochettino dan Erik ten Hag

Pochettino dan Ten Hag sudah sering disebut sebagai calon manajer Manchester United bahkan sebelum Rangnick datang. Namun kondisi keduanya yang terikat kontrak dengan klub lain menjadi penghalang untuk langsung merekrutnya.

Meski begitu, Pochettino dan Ten Hag diyakini tertarik untuk menjadi manajer Manchester United selanjutnya. Keduanya bahkan disebut tak ragu meninggalkan pekerjaannya di Paris Saint-Germain (PSG) dan Ajax Amsterdam.

Nama Ten Hag kini lebih populer di mata penggemar Manchester United. Itu tak lepas dari kerja kerasnya membawa Ajax menjadi salah satu kuda hitam yang ditakuti di Liga Champions.

Sementara kemampuan Pochettino masih diragukan para penggemar. Kegagalan membawa PSG yang bertabur bintang berprestasi di Liga Champions menjadi penyebabnya.

Meski begitu, petinggi Manchester United tampaknya punya pemikiran sendiri. Menurut laporan Sky Sports, pihak klub lebih condong memilih Pochettino ketimbang Ten Hag.

Pengalaman menjadi faktor utama pertimbangan tersebut. Pochettino memang sudah pernah berkarier di Premier League bersama Tottenham Hotspur sehingga tak butuh banyak waktu adaptasi.

Manchester United memang tidak bisa menunggu proses yang terlalu lama dari kinerja manajernya. Kegagalan demi kegagalan pasca pensiunnya Sir Alex Ferguson membuat tekanan untuk meraih trofi semakin berat tiap musimnya.

Sementara Ten Hag tak punya pengalaman seperti Pochettino. Kemampuannya untuk mengendalikan tim sebesar Manchester United juga masih diragukan.

Selain dua nama di atas, Manchester United juga membidik Julen Lopetegui dan Luis Enrique. Namun keduanya lebih sulit untuk direkrut pada musim panas mendatang.

Manchester United Erik ten Hag Mauricio Pochettino Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Inggris
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Arsenal membuat cukup banyak peluang di laga melawan Nottingham Forest yang seharusnya bisa diselesaikan menjadi gol.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Inggris
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Manchester United berhasil mengamankan tiga poin penting saat menjamu Manchester City dalam laga pekan ke-22 Premier League 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Inggris
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Liverpool harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim papan bawah Burnley di Anfield.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan
Italia
Kirim Tawaran Rekrut Jean-Philippe Mateta, Juventus Rayu dengan Klausul yang Mudah Aktif
Juventus dikabarkan serius memburu striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Skema pinjaman, klausul tebusan, hingga peluang lolos Eropa membuat transfer ini menarik. Simak detailnya!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kirim Tawaran Rekrut Jean-Philippe Mateta, Juventus Rayu dengan Klausul yang Mudah Aktif
Italia
Juventus Tumbang di Kandang Cagliari, Spalletti Soroti Disiplin Pemain
Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengingatkan timnya untuk segera berbenah dan memperbaiki diri.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Juventus Tumbang di Kandang Cagliari, Spalletti Soroti Disiplin Pemain
Jadwal
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona, Senin 19 Januari 2026
Jadwal laga tandang Barcelona melawan Real Sociedad pada pertandingan lanjutan LaLiga 2025-2026, di Reale Arena.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Januari 2026
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona, Senin 19 Januari 2026
Inggris
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Pep Guardiola mengakui keunggulan Manchester United usai derby Manchester di Premier League. Apa yang membuat Setan Merah tampil lebih efektif? Simak komentar lengkap sang pelatih!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Inggris
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Lisandro Martinez buka suara soal perubahan mentalitas Manchester United usai derby melawan Manchester City. Apa kunci kebangkitan Setan Merah? Simak kesaksiannya di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Italia
Superkomputer Prediksi Hasil AC Milan vs Lecce: Tiga Poin di Depan Mata Rossoneri
Superkomputer Opta merilis prediksi hasil AC Milan vs Lecce di Serie A. Persentase kemenangan Rossoneri mencolok, sementara peluang Lecce sangat kecil. Simak datanya!
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil AC Milan vs Lecce: Tiga Poin di Depan Mata Rossoneri
Spanyol
Kalah Lawan Cagliari, Juventus Catat Rekor Memalukan
Juventus menelan kekalahan mengejutkan dari Cagliari meski mendominasi penguasaan bola hingga 78 persen. Statistik mencengangkan, rekor memalukan, dan jadwal berat menanti Bianconeri.
Johan Kristiandi - Minggu, 18 Januari 2026
Kalah Lawan Cagliari, Juventus Catat Rekor Memalukan
Bagikan