Manchester City 2-2 Tottenham: Dramatis, VAR Gagalkan Kemenangan The Citizens

VAR gagalkan kemenangan di depan mata Manchester City saat melawan Tottenham Hotspur di Emirates Stadium.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 18 Agustus 2019
Manchester City 2-2 Tottenham: Dramatis, VAR Gagalkan Kemenangan The Citizens
Manchester City imbang 2-2 dengan Tottenham Hotspur (@PremierLeague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City urung meraih kemenangan di pekan dua Premier League saat melawan Tottenham Hotspur di Emirates Stadium, Sabtu (17/8) malam WIB. The Citizens ditahan imbang Spurs dengan skor 2-2.

Man City sedianya mencetak gol yang membawa mereka unggul 3-2 di menit tambahan 90+3 melalui gol Gabriel Jesus. Tapi, gol itu dianulir oleh VAR (Video Asisten Wasit) setelah Aymeric Laporte melakukan handball kala bola diopernya menuju Jesus. Alhasil, City harus puas meraih satu poin dari laga ini.

Pep Guardiola turun dengan taktik 4-3-3 dengan mengandalkan Bernardo Silva, Sergio Aguero, dan Raheem Sterling di lini depan. Sedangkan Mauricio Pochettino memainkan formasi 4-3-1-2 dan mengandalkan Harry Kane serta Erik Lamela di lini depan.

Dua tim dengan filosofi permainan ofensif. Jalannya laga sudah dapat diduga: Man City dan Tottenham saling bergantian menyerang, meski tuan rumah, The Citizens lebih dominan dalam menguasai bola.

Baca Juga:

Langgar Aturan FIFA, Manchester City Bebas dari Hukuman

Membahas Debut VAR di Premier League: 5 Laga, 32 Tinjauan Ulang, dan Antusiasme Fans

auricio Pochettino Nilai VAR Bakal Rusak Premier League

20 menit laga berlangsung, Raheem Sterling sukses menjebol gawang Spurs yang dijaga Hugo Lloris. Menerima umpan akurat Kevin De Bruyne, Sterling menanduk bola tanpa mampu diantisipasi Lloris. 1-0 City unggul.

Manchester City sempat unggul 2-1 di babak pertama

Keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Erik Lamela menorehkan gol hebat. Pemain asal Argentina menempatkan bola di sisi kiri gawang Man City dan menendangnya di antara tiga pemain City. Bola tak dapat diantisipasi Ederson, kedudukan sama kuat 1-1.

Balas-balasan gol pun terjadi. Pada menit 35, tuan rumah kembali unggul melalui gol yang dicetak Sergio Aguero. Lagi, De Bruyne memberikan assist terukur yang disambar oleh striker asal Argentina tersebut. 2-1 Man City kembali unggul.

Kedudukan itu bertahan hingga dua menit tambahan waktu di babak kedua berakhir. City unggul, namun, Tottenham menebar ancaman melalui serangan balik dan kualitas individu pemain mereka.

Di babak kedua, pergantian pemain yang dilakukan Pochettino di menit 56 kala ia memasukkan Lucas Moura, menggantikan Harry Winks, langsung terbukti jitu.

Belum sampai semenit Moura ada di lapangan pertandingan, ia langsung menorehkan gol dari situasi bola mati saat menanduk sepak pojok dari Lamela. Moura menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tottenham semakin berbahaya dari serangan balik dengan masuknya Moura.

Lucas Moura menyamakan kedudukan jadi 2-2.

Lima menit waktu tersisa di babak kedua. Guardiola telah memasukkan Gabriel Jesus, David Silva, dan Riyad Mahrez, menggantikan Rodri, Aguero, dan Bernardo Silva. Sementara Pochettino memainkan Moura dan rekrutan anyar, Giovani Lo Celso.

Drama terjadi pada waktu tambahan 90+2. Jesus sedianya mencetak gol dan Man City sudah melakukan selebrasi gol. Tapi, VAR mengagalkan gol itu dan City pun harus puas dengan hasil imbang 2-2 yang berarti mereka hanya meraih satu poin di laga ini.

Susunan Pemain:

Manchester City (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, Nicolas Otamendi, Aymeric Laporte, Oleksandr Zinchenko; Ilkay Gundogan, Rodri (David Silva 78'), Kevin De Bruyne; Bernardo Silva (Riyad Mahrez 80'), Sergio Aguero (Gabriel Jesus 66'), Raheem Sterling

Manajer: Pep Guardiola

Tottenham Hotspur (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kyle Walker-Peters, Davinson Sanchez, Toby Alderweireld, Danny Rose; Moussa Sissoko, Harry Winks (Lucas Moura 56'), Tanguy Ndombele; Erik Lamela (Giovani Lo Celso 85'), Christian Eriksen (Oliver Skipp 90+1'), Harry Kane

Manajer: Mauricio Pochettino

Breaking News Manchester City Tottenham Hotspur Premier League VAR

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
4 Pemain yang Masih Harus Dijual Chelsea setelah Melepas Benoit Badiashile
Chelsea masih harus merampingkan skuad setelah melepas Benoit Badiashile. Berikut 4 pemain yang berpotensi dijual pada bursa transfer musim panas 2026.
Arief Hadi - Sabtu, 15 Agustus 2026
4 Pemain yang Masih Harus Dijual Chelsea setelah Melepas Benoit Badiashile
Inggris
Arsenal Jual Gabriel Martinelli, Sang Pemain Memilih Bertahan dan Tolak Tawaran dari Turki
Gabriel Martinelli menolak tawaran Galatasaray senilai 45 juta euro. Arsenal terbuka menjual, tetapi sang winger memilih bertahan di London Utara.
Arief Hadi - Sabtu, 15 Agustus 2026
Arsenal Jual Gabriel Martinelli, Sang Pemain Memilih Bertahan dan Tolak Tawaran dari Turki
Inggris
Rodri Merapat ke Barcelona, Pelatih Manchester City Angkat Bicara
Rumor Rodri ke Barcelona semakin panas setelah fotonya membawa koper viral. Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, akhirnya angkat bicara.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Rodri Merapat ke Barcelona, Pelatih Manchester City Angkat Bicara
Inggris
Masih Lapar Gelar, Arsenal Bidik Trofi Community Shield
Arsenal membidik trofi Community Shield 2026 saat menghadapi Manchester City. Mikel Arteta menegaskan The Gunners masih lapar gelar.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Masih Lapar Gelar, Arsenal Bidik Trofi Community Shield
Inggris
Dari Pemburu Menjadi yang Diburu, Arsenal Kini Bertarung Pertahankan Titel Premier League
Setelah mengakhiri penantian 22 tahun, Arsenal kini memburu gelar Premier League beruntun. Mikel Arteta mendapat amunisi baru untuk misi tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Dari Pemburu Menjadi yang Diburu, Arsenal Kini Bertarung Pertahankan Titel Premier League
Inggris
Musim Baru, Tantangan Besar Andoni Iraola Mengangkat Performa Liverpool
Andoni Iraola resmi memulai era baru di Liverpool. Simak tantangan beratnya membangkitkan The Reds dan memperbaiki lini belakang musim 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 14 Agustus 2026
Musim Baru, Tantangan Besar Andoni Iraola Mengangkat Performa Liverpool
Timnas
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Dugaan ini muncul setelah adanya surat yang meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan, terhadap sejumlah hal janggal dalam penampilan Laos di Grup B Piala AFF 2026.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 14 Agustus 2026
Timnas Laos Diduga Terlibat Match Fixing di Piala AFF 2026
Timnas
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Prabowo mendorong kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta tertentu. Pemain sepak bola diaspora menjadi salah satu yang berpotensi mendapat manfaat.
BolaSkor - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Dorong Kewarganegaraan Ganda, Timnas Indonesia Tak Perlu Rayu Pemain Diaspora Lagi
Inggris
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Di era Premier League, hanya delapan dari 34 pemenang Charity Shield atau Community Shield yang berhasil menjadi juara Premier League.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Dalam 7 Musim Terakhir, Pemenang Community Shield Gagal Jadi Juara Premier League
Inggris
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Premier League 2026-2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan yang bertujuan membuat pertandingan lebih cepat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026
Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu
Bagikan