Manajer Pol Espargaro Padamkan Percikan Api di Antara Marc Marquez dan Repsol Honda
BolaSkor.com - Angin kencang tengah beremus ke Repsol Honda. Pabrikan asal Jepang itu diberitakan bakal mendepak Alex Marquez demi mendapatkan Pol Espargaro musim depan.
Rumor itu memantik api di antara Repsol Honda dengan Marc Marquez. The Baby Alien kesal karena sang adik diperlakukan tidak adil.
Alex belum melakukan debut bersama Repsol Honda musim ini. Pandemi virus corona membuat MotoGP 2020 terpaksa diundur ke Juli.
Situasi itu membuat Marquez merasa tak adil jika Repsol Honda berniat mendepak Alex. Juara dunia Moto2 itu belum menunjukkan performanya sama sekali.
Baca Juga:
Aprilia di Antara Aleix Espargaro, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci
Akan tetapi, komentar manajer Pol, Homer Bosch, seakan memadamkan perseteruan antara Marquez dengan Repsol Honda. Bosch mengungkap belum ada kesepakatan apapun yang terjalin.
“Tidak benar Honda telah mencapai kesepakatan lisan dengan Pol Espargaro untuk membalap bersama tim Repsol Honda pada tahun depan," ujar Bosch, seperti dilansir Tuttomoriweb.
Andai benar Repsol Honda bertekad mendatangkan Pol, Marquez disinyalir mengancam hengkang. Dalam tujuh musim terakhir, The Baby Alien merupakan tulang punggung Repsol Honda lewat raihan enam gelar juara dunia.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Real Madrid vs Barcelona Legends Akan Getarkan GBK, Sambut 500 Tahun Jakarta
Menilik Rekam Jejak Michael Carrick sebagai Manajer Interim Manchester United: Pernah Menumbangkan Arsenal
Persija Melawan Serangan Rasisme terhadap Allano Lima Usai Laga Kontra Persib
Prediksi dan Statistik Juventus vs Cremonese: Bianconeri Harus seperti Mobil Ferrari
Superkomputer Prediksi Hasil Juventus vs Cremonese: Peluang Menang Bianconeri Sangat Besar
John Herdman Kurang Fit, Sesi Perkenalan Resmi Diundur ke 13 Januari
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Fajar Fathurrahman Gabung Persija Jakarta
Persija Kalah dari Persib Akibat Dua Kesalahan Individu
Persija Dikalahkan Persib, The Jakmania Tuntut Manajemen Evaluasi Pemain
Bandung bjb Tandamata Petik Pelajaran dari Kekalahan Lawan Jakarta Popsivo Polwan