Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Man United Tak Bisa Terus-terusan Dihantui Sejarah Kesuksesan Masa Lalu

Andy Cole turut mengamati sepak terjang mantan klubnya, Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 16 November 2021
Man United Tak Bisa Terus-terusan Dihantui Sejarah Kesuksesan Masa Lalu
Manchester United (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak menjuarai Premier League pada 2013 pada tahun terakhir Sir Alex Ferguson menangani Manchester United, klub berjuluk Red Devils tak pernah lagi sama. United kesulitan menjaga performa tampil di level top Inggris dan Eropa.

Mengisi kursi manajer yang ditempati Ferguson selama 26 tahun tidaklah mudah. David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, hingga kini di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer adalah manajer-manajer United pasca Ferguson.

Jangankan untuk bertarung merebutkan titel liga, mempertahankan posisi di empat besar (zona Liga Champions) juga tak mudah dilakukan United. Kini, posisi Solskjaer di ujung tanduk menyusul serangkaian hasil minor.

Meski sempat menang 3-0 atas Tottenham Hotspur di Premier League, kekalahan 0-5 dari Liverpool dan 0-2 dari Manchester City meninggalkan luka. Kedua klub itu rival Man United di Inggris dan dari kedua laga itu terlihat United belum mencapai level bermain mereka.

Baca Juga:

Tiga Alasan Zinedine Zidane Mau Merima Pinangan Manchester United

Satu Keputusan Besar Ed Woodward Sebelum Cabut dari Manchester United

Dengan Tolok Ukur Liverpool, Man United Belum Saatnya Pecat Solskjaer

Kinerja Ole Gunnar Solskjaer terus disorot

Solskjaer rawan dipecat dengan derasnya kritikan yang datang, tetapi menurut eks penyerang United (eks rekan setim Solskjaer), Andy Cole, keterpurukan United bukan salah Solskjaer semata. Menurutnya tidaklah mudah meneruskan kejayaan United selepas Ferguson pensiun.

“Derasnya kritikan yang diberikan kepada Ole mengecewakan saya. Saya tidak berpikir manajer mana pun harus menerima kritik semacam itu; apakah itu United atau non-liga," tutur Cole dikutip dari Sky Sports.

"Saya pikir mereka berusaha bekerja dengan kemampuan terbaik mereka. Dia mencoba seperti orang lain yang mencoba sebelumnya."

"Apakah dia mantan rekan setim saya atau bukan, bahkan jika itu adalah seseorang yang tidak saya kenal, saya tidak ingin orang membicarakan mereka seperti itu. Tapi saya tidak menyukainya karena ketika saya bermain dengannya. Saya sangat akrab dengannya, melihat dia di posisi ini sekarang, saya tak menyukainya."

"Kita semua ingin Manchester United kembali ke tempat semula, tapi itu butuh waktu. Kita bisa bicara tentang 'Berapa lama lagi?' Tetapi para manajer sebelumnya telah menemukan diri mereka di posisi yang sama. Situasi yang dialami Ole saat ini tidak bagus."

"Hal-hal tidak akan pernah mudah bagi klub seperti Manchester United. Menjadi suksesor Sir Alex Ferguson selalu akan sulit bagi manajer mana pun yang mengambil alih - dan berapa manajer sekarang, empat manajer? Dan kita masih berbicara tentang United tidak berada di posisi yang mereka inginkan."

Cole juga tak mau United terus dihantui sejarah kesuksesan masa lalu dan sudah harus mulai berkembang saat ini.

“Tetapi tim lain harus bergerak maju. Lihat berapa lama waktu yang dibutuhkan Liverpool untuk memenangkan liga. Saya tidak mengatakan United akan berada di posisi itu, tetapi Anda tidak dapat terpaku oleh sejarah. Manchester United harus lebih kuat sebagai sebuah tim dan berkembang."

"United memiliki empat manajer; semua manajer yang sebelumnya telah melakukan pekerjaan dengan baik juga. Sayangnya mereka belum bisa mengembalikan mereka ke tempat semula," urai Cole.

Breaking News Andy cole Manchester United Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Profil Jayden Adams dan Misteri di Balik Kematian Pemain Afsel di Piala Dunia 2026
Profil Jayden Adams, gelandang timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 yang meninggal dunia pada usia 25 tahun dan penyebabnya masih diselidiki.
Arief Hadi - Sabtu, 11 Juli 2026
Profil Jayden Adams dan Misteri di Balik Kematian Pemain Afsel di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Diunggulkan, Exco PSSI Berharap Norwegia Bikin Kejutan
Arya Sinulingga menyebut Prancis dan Argentina sebagai favorit juara Piala Dunia 2026, tetapi berharap Norwegia memberi kejutan berkat Erling Haaland dan kekompakan tim.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Diunggulkan, Exco PSSI Berharap Norwegia Bikin Kejutan
Liga Indonesia
Resmi Tinggalkan Persija Jakarta, Ryo Matsumura Berpisah usai Dua Musim Penuh Kontribusi
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Ryo Matsumura setelah kontraknya berakhir. Gelandang asal Jepang itu mencatatkan 17 gol dan 18 assist dalam dua musim bersama Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Resmi Tinggalkan Persija Jakarta, Ryo Matsumura Berpisah usai Dua Musim Penuh Kontribusi
Timnas
Mitchell Baker-Luke Vickery Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Andalkan Pemain Persib dan Persija
John Herdman memastikan Timnas Indonesia tanpa pemain Eropa di Piala AFF 2026. Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi tulang punggung skuad Garuda.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Mitchell Baker-Luke Vickery Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Andalkan Pemain Persib dan Persija
Liga Dunia
Ole Romeny Yakin Fortuna Sittard Jadi Pilihan Tepat, Siap Bangkit dan Cetak Banyak Gol
Ole Romeny optimistis kepindahannya ke Fortuna Sittard menjadi keputusan yang tepat. Striker Timnas Indonesia siap bangkit usai minim menit bermain di Oxford United dan menargetkan banyak gol di Eredivisie.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Ole Romeny Yakin Fortuna Sittard Jadi Pilihan Tepat, Siap Bangkit dan Cetak Banyak Gol
Liga Dunia
Ole Romeny Tetap di Eropa, Striker Timnas Indonesia Gabung Fortuna Sittard
Ole Romeny resmi dipinjamkan Oxford United ke Fortuna Sittard selama semusim. Striker Timnas Indonesia akan bermain di Eredivisie bersama Justin Hubner pada musim 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Ole Romeny Tetap di Eropa, Striker Timnas Indonesia Gabung Fortuna Sittard
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Argentina vs Swiss, Live TVRI Minggu (12/7) Pukul 08.00 WIB
Jadwal siaran langsung Argentina vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Saksikan live di TVRI serta link streaming melalui MaxStream dan FolaPlay.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 11 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Argentina vs Swiss, Live TVRI Minggu (12/7) Pukul 08.00 WIB
Piala Dunia
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Lebih Superior
Rekor head-head menjadi suntikan kepercayaan diri tinggi Argentina saat menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 11 Juli 2026
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Lebih Superior
Piala Dunia
Buat Blunder Fatal Berujung Kekalahan Belgia, Senne Lammens Dapat Wejangan dari Legenda Spanyol
Senne Lammens membuat blunder fatal saat Belgia kalah dari Spanyol. Kiper Manchester United itu mendapat wejangan khusus dari legenda Spanyol Iker Casillas.
Arief Hadi - Sabtu, 11 Juli 2026
Buat Blunder Fatal Berujung Kekalahan Belgia, Senne Lammens Dapat Wejangan dari Legenda Spanyol
Piala Dunia
Norwegia Bisa Juara Piala Dunia 2026, jika Kalahkan Inggris di Perempat Final
Legenda Norwegia, John Arne Riise, mulai berani bermimpi besar setelah melihat perjalanan impresif Erling Haaland dkk di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 11 Juli 2026
Norwegia Bisa Juara Piala Dunia 2026, jika Kalahkan Inggris di Perempat Final
Bagikan