Man United 5-4 Lyon: Kagum dengan Old Trafford, Ruben Amorim Sebut Red Devils Terinspirasi Treble 1999
BolaSkor.com - Status tak terkalahkan (unbeaten) Manchester United masih bertahan di Liga Europa. Status itu nyaris hilang ketika menjamu Olympique Lyonnais di Old Trafford, Jumat (18/04) dini hari WIB, pada leg dua perempat final.
Bagaimana tidak, pertandingan itu dilalui dengan drama karena kegagalan Red Devils membunuh pertandingan, memanfaatkan peluang, dan ceroboh ketika bertahan. Tidak tanggung-tanggung ada sembilan gol tercipta di stadion berjuluk Teater Impian tersebut.
Itu jadi kali kedua kemenangan 5-4 dalam sejarah Man United setelah kemenangan atas Arsenal pada Februari 1958. Sempat unggul 2-0 dari gol Manuel Ugarte (10') dan Diogo Dalot (45+1'), Lyon bahkan melakukan comeback menjadi 4-2 dari gol Corentin Tolisso (71'), Nicolas Tagliafico (77'), Rayan Cherki (104') dan Alexandre Lacazette (109' penalti).
Baca Juga:
Hasil Liga Europa: Lalui Drama 9 Gol di Old Trafford, Manchester United Amankan Tiket Semifinal
Manchester United Vs Lyon: Soal Andre Onana, The Red Devils Tidak Punya Banyak Pilihan
Masa Depan Antony Masih Gelap, Manchester United Tolak Tawaran Real Betis
Parahnya lagi, Lyon memimpin kala Tolisso menerima kartu merah di menit 89. Saat harapan Man United bertahan di Liga Europa memudar, dukungan dari suporter tuan rumah memberi motivasi lebih hingga tiga gol diciptakan Man United pada babak tambahan waktu kedua.
Tiga gol tersebut dicetak oleh Bruno Fernandes (114' penalti), Kobbie Mainoo (120'), dan Harry Maguire (120+1'). Man United akan melawan Athletic Bilbao di semifinal.
Inspirasi dari Treble 1999
Man United tidak bertarung untuk treble tetapi Liga Europa menghadirkan opsi untuk bermain di Eropa musim depan, Liga Champions, jika dapat memenanginya. Pasalnya, jalur ke Eropa melalui Premier League sudah tertutup.
Kendati demikian, momen Man United saat treble 1999 dan memenangi laga final Liga Champions kontra Bayern Munchen, dengan dramatis, menjadi inspirasi bagi Ruben Amorim dan anak-anak asuhnya.
"Saya menonton lagi film dokumenter '99 (Man United), jadi saya punya inspirasi untuk momen ini. Namun, itu adalah malam yang hebat," ucap Amorim di laman resmi Man United.
"Saya pikir tim kelelahan dan Anda merasakannya selama pertandingan, lalu 4-2 dengan satu pemain lagi dan, pada akhirnya, Anda pikir itu sudah berakhir. Namun di sini, itu tidak pernah berakhir."
Atmosfer di Old Trafford juga membuat kagum Amorim. Bagi pelatih asal Portugal tersebut, atmosfer di Old Trafford merupakan salah satu yang terbaik sepanjang masa.
"Suara stadion adalah yang terbaik yang pernah ada. Beberapa orang mengoleksi kaus atau syal, tetapi saya ingin mempertahankan suara itu - itu adalah suara terbaik di dunia," tambah Amorim.
"Saya merasa kasihan kepada orang-orang yang harus meninggalkan stadion saat skor 4-2 karena kemacetan lalu lintas, mereka akan kecewa. Kami tahu kami tidak tampil maksimal dan pantas menerima semua kritik, tetapi kami punya waktu untuk membuat sesuatu yang istimewa di musim ini," urainya.
View this post on Instagram
Arief Hadi
16.317
Berita Terkait
Masa Depan Harry Maguire Bergantung kepada Nasib Michael Carrick
Isu Cole Palmer Gabung Manchester United Berembus Kencang, Pelatih Chelsea Buka Suara
Pukulan bagi Manchester United, Patrick Dorgu Terancam Absen 10 Pekan
Sinyal Andre Onana Kembali ke Inter Milan
Legenda Manchester United Klaim Arsenal Beruntung Masih di Puncak Klasemen
Testimoni Senne Lammens: Apa yang Dilakukan Michael Carrick Biasa Saja
Prediksi Klub Baru dari 5 Pemain Top Berkualitas yang Kontraknya Berakhir pada Akhir Musim 2025/2026
Statistik Serba 21 di Liga Top Eropa: Kemenangan Manchester United, Rekor AC Milan, Kylian Mbappe Samai Catatan Cristiano Ronaldo
5 Pemain Manchester United yang Meningkat Performanya di Bawah Michael Carrick