Maccabi Haifa Kalahkan Juventus, Posisi Massimiliano Allegri Masih Aman

Juventus masih memercayai Massimiliano Allegri meski tim kalah dari Maccabi Haifa.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 12 Oktober 2022
Maccabi Haifa Kalahkan Juventus, Posisi Massimiliano Allegri Masih Aman
Massimiliano Allegri (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Juventus masih jadi tim pesakitan. Pasca kalah 0-2 dari AC Milan di Serie A, Il Bianconeri kembali menelan kekalahan di Liga Champions kala bermain di Sammy Ofer Stadium, markas Maccabi Haifa, Selasa (11/10) malam WIB.

Kekalahan itu terjadi cukup mengejutkan di kala Juventus berstatus tim unggulan pada laga keempat grup H. Alih-alih memenangkannya, Juventus justru menelan kekalahan dengan skor 0-2 melalui dua gol Omer Atzili (7' 42').

Juventus mendominasi penguasaan bola 58 persen dengan catatan 10 tendangan (lima tepat sasaran), sementara tuan rumah punya 14 tendangan (empat tepat sasaran) dari 48 persen penguasaan bola. Tapi kekalahan itu terjadi bukan karena taktik atau sistem bermain Juventus, melainkan passion dan kepercayaan diri pemain.

Baca Juga:

Juventus Tak Lagi Memercayai Massimiliano Allegri

Kalah dari Milan, Juventus Bermain Bagus Cuma 20 Menit

Hasil Liga Champions: Chelsea Kembali Kalahkan Milan, Juventus Dipermalukan Tim Israel

Selebrasi gol Maccabi Haifa

"Sulit untuk dijelaskan, kami hanya bisa diam, karena itu bukan performa yang bagus dari segi karakter," kata pelatih Juventus, Massimiliano Allegri kepada Sky Sport Italia.

"Kami harus keluar dari situasi ini dan tetap diam. Besok kami kembali ke Turin dan kami akan tetap berada di tempat latihan Continassa sampai derby."

"Ini bukan masalah teknis atau taktis, tim ini tidak memiliki hati dan semangat. Kami bermain terlalu banyak sebagai individu, kami harus kembali menjadi tim."

Begitulah pembelaan Allegri terkait hasil buruk timnya yang berujung dengan tuntutan pemecatan kepada dirinya. Tetapi setidaknya untuk saat ini Presiden Juventus, Andrea Agnelli menegaskan posisi Allegri masih aman.

"Ini adalah malam yang sulit dalam periode yang sulit. Ini adalah salah satu periode tersulit dan momen untuk bertanggung jawab, itulah mengapa saya di sini," tutur Agnelli.

"Saya merasa malu atas apa yang terjadi, saya marah, tetapi saya juga tahu bahwa sepak bola dimainkan dengan 11 orang, Anda kalah dan menang dengan 11 orang."

"Dalam situasi seperti ini, ini bukan tentang satu orang. Ini masalah yang harus ditangani oleh seluruh kelompok. Kami merasa malu, kami meminta maaf kepada penggemar kami, karena kami tahu mereka pasti merasa malu untuk berjalan-jalan saat ini."

"Allegri adalah pelatih Juventus dan dia akan tetap sebagai pelatih Juventus," tegas Agnelli.

Allegri pun pantang menyerah terkait permintaan pengunduran diri dari fans, ia justru tertantang membawa Juventus keluar dari keterpurukan.

"Tidak, (mengundurkan diri) ketika ada tantangan yang menjadi lebih sulit maka itu akan semakin menarik. Kami harus bangkit dari ini dengan keberanian dan rasa lapar," urai Allegri.

Juventus Liga Champions Massimiliano Allegri
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.255

Berita Terkait

Italia
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Juventus mulai mengalihkan fokus ke Emiliano Martinez setelah peluang merekrut Alisson Becker semakin menipis. Kiper Aston Villa itu kini menjadi kandidat utama untuk memperkuat Bianconeri musim depan.
Johan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Italia
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Juventus dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Alexander Sorloth. Bianconeri kini fokus bernegosiasi dengan Atletico Madrid untuk menggantikan Dusan Vlahovic.
Johan Kristiandi - Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Italia
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Dusan Vlahovic dipastikan meninggalkan Juventus gratis akhir Juni 2026 setelah negosiasi gaji buntu. Chelsea era Xabi Alonso dikabarkan siap menampung.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan