BolaSkor.com – Mikel Arteta mengakui, luka akibat kekalahan Arsenal dari Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions musim lalu masih membekas di dalam dirinya.
Pada musim 2025-2026, Arteta membawa Arsenal mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.
Baca Juga:
Mikel Arteta Teken Kontrak Baru, Dominasi Arsenal di Inggris Berlanjut hingga 2030?
Namun, The Gunners harus mengakhiri perjalanan tersebut dengan kekalahan dari PSG melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1.
Luka Final Liga Champions Masih Membekas

Arsenal (uefa.com)
Pelatih asal Spanyol itu mengibaratkan kekalahan tersebut sebagai sebuah luka yang belum sepenuhnya sembuh.
Arteta bahkan menggemakan perkataan mantan eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengenai arti sebuah kekalahan.
"Saya masih memiliki luka itu, seperti yang dikatakan Arsene," ujar Arteta seperti dikutip The Athletic.
Arteta juga menegaskan bahwa rasa sakit dari kekalahan tersebut masih menjadi bagian dari dirinya.
Menurutnya, pengalaman pahit itu justru harus dipertahankan sebagai motivasi untuk berkembang.
Saya masih memiliki racun itu di dalam pembuluh darah saya. Itu harus tetap ada karena dari situlah Anda belajar dan itu mungkin akan menjadi pendorong besar bagi saya dan semua orang,
tutur Arteta.
Baca juga:
Meski begitu, Arteta tidak ingin Arsenal terus terjebak dalam kekecewaan.
Ia melihat masih banyak hal yang bisa dikembangkan klub, mulai dari dukungan suporter hingga membangun skuad-skuad berikutnya.
"Rasanya masih banyak yang harus dilakukan, dan ini baru permulaan," imbuh Arteta.
Arteta sendiri sudah membawa Arsenal meraih gelar liga, sesuatu yang tidak pernah dilakukan pelatih Arsenal selama 22 tahun sebelumnya.
Baginya, keberhasilan tersebut bukan sekadar trofi, melainkan sebuah momen yang akan dikenang seumur hidup.
"Ini bukan hanya sebuah trofi. Ini adalah momen yang akan kita ingat selama sisa hidup kita," urai mantan asisten pelatih Pep Guardiola tersebut.