Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Luka Jovic, Insomnia, dan Proses Adaptasi di Real Madrid

Luka Jovic ternyata menderita insomnia dan ia juga berbicara proses adaptasi di Real Madrid.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 04 Februari 2020
Luka Jovic, Insomnia, dan Proses Adaptasi di Real Madrid
Luka Jovic (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Striker Real Madrid Luka Jovic mengaku kecewa dengan performanya musim ini. Pemain asal Serbia tersebut mengatakan kalau masih belum maksimal dan terus mengasah permainannya bersama Los Blancos arahan Zinedine Zidane.

Los Merengues - julukan Real Madrid - menebus Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt pada bursa musim panas lalu seharga 60 juta euro atau sekitar Rp 911 miliar.

Madrid memboyong Jovic karena talenta besarnya sebagai striker serta prospek cerah sebagai suksesor Karim Benzema. Musim lalu, Jovic berhasil membukukan 27 gol dari 48 kali penampilan bersama Frankfurt di semua kompetisi.

Saat bersama Madrid, ia baru mencetak satu gol dalam 21 penampilannya bersama Madrid. Catatan buruknya bahkan sampai disoroti pelatih timnas Serbia Ljubisa Tumbakovic. Jovic tidak diikutsertakan dalam laga internasional timnas Serbia beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Real Madrid Keok, Performa Luka Jovic Mencemaskan

Luka Jovic, Penyerang Paling Tidak Produktif yang Didatangkan Real Madrid

5 Pemain Anyar yang Masih Tampil di Bawah Ekspektasi

Luka Jovic

"Sejujurnya, saya tidak puas dengan musim ini sebab saya tahu masih bisa berkembang. Terkadang saya melihat video permainan saya tahun lalu dan berpikir 'salahnya di mana?'," ucap Jovic dikutip dari Marca.

"Tapi kita semua tahu tekanan di Real Madrid sangat besar, terlebih mereka membayar saya 60 juta euro saat berusia 21 tahun. Saya berjuang keras hingga saat, tapi tetap tanpa hasil," lanjutnya.

Meski dalam kondisi tertekan hingga munculnya banyak berita negatif, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tetap sepenuhnya percaya kepada Jovic. Bagi Zidane, Jovic adalah pemain muda yang masih harus dibentuk dan beradaptasi di Real Madrid.

"Dia adalah pemain muda yang ingin mempelajari banyak hal. Dia sangat bagus. Dia akan mencetak banyak gol. Kami telah mendukungnya dan Anda harus menyikapinya dengan tenang," ucap Zidane soal Jovic.

Terlepas dari segala tekanan, Jovic mengaku menikmati waktu latihan di Madrid dibanding saat di Jerman. Lebih mengejutkan lagi, Jovic ternyata juga memiliki penyakit sulit tidur, insomnia.

"Yang paling penting di sini kita tidak perlu bangun pagi untuk berlatih, jadi itu membantu saya yang punya penyakit insomnia," ungkapnya.

Jovic mengatakan bahwwa setelah sesi latihan para pemain bisa berlatih sendiri di lapangan atau mendapatkan perawatan pijat secara gratis. Biasanya pada saat sore hari pun, para pemain Real Madrid memiliki waktu kosong.

Penulis: Alexander Matthew

Breaking News Real Madrid Luka Jovic

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan